<?xml version='1.0' encoding='UTF-8'?><?xml-stylesheet href="http://www.blogger.com/styles/atom.css" type="text/css"?><feed xmlns='http://www.w3.org/2005/Atom' xmlns:openSearch='http://a9.com/-/spec/opensearchrss/1.0/' xmlns:georss='http://www.georss.org/georss' xmlns:gd='http://schemas.google.com/g/2005' xmlns:thr='http://purl.org/syndication/thread/1.0'><id>tag:blogger.com,1999:blog-8727524107436465935</id><updated>2011-04-22T05:19:55.664+07:00</updated><category term='Motivation Writers'/><category term='INSPIRING'/><category term='iklan gratis'/><category term='Rich Writers'/><category term='HOW TO WRITERS'/><category term='bisnis'/><category term='Smart Words'/><category term='menulis'/><category term='Rahasia Penulis'/><category term='Skill Writers'/><title type='text'>ARDA QUANTUM WRITERS</title><subtitle type='html'>Inspiring, Smart Words, Habit Writers, Motivation Writers, Skill Writers, Rich Writers, etc.</subtitle><link rel='http://schemas.google.com/g/2005#feed' type='application/atom+xml' href='http://ardawriters.blogspot.com/feeds/posts/default'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8727524107436465935/posts/default?max-results=100'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://ardawriters.blogspot.com/'/><link rel='hub' href='http://pubsubhubbub.appspot.com/'/><author><name>Arda Dinata</name><uri>http://www.blogger.com/profile/01342567880537584108</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='23' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/_kTh44erH7X0/SMrONi2QbEI/AAAAAAAAACs/cQwo8nvKEKc/S220/Foto+Arda+Dinata.jpg'/></author><generator version='7.00' uri='http://www.blogger.com'>Blogger</generator><openSearch:totalResults>24</openSearch:totalResults><openSearch:startIndex>1</openSearch:startIndex><openSearch:itemsPerPage>100</openSearch:itemsPerPage><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-8727524107436465935.post-6802671389632405316</id><published>2009-02-14T11:18:00.001+07:00</published><updated>2009-02-14T11:18:47.150+07:00</updated><title type='text'>INSPIRASI MENULIS</title><content type='html'>&lt;table cellspacing="0" cellpadding="0" border="0" &gt;&lt;tr&gt;&lt;td valign="top" style="font: inherit;"&gt;INSPIRASI MENULIS&lt;BR&gt;Udo Yamin Majdi&lt;BR&gt;&lt;BR&gt;Luar Biasa! Inilah kesan saya saat menghadiri acara presentasi lomba novel WIHDAH kemaren (Kamis, 12/02/2009). Selama saya di Mesir, hampir setiap tahun saya menjadi juri dalam lomba menulis di berbagai organisasi mahasiswa Indonesia Mesir (Masisir). Lomba kali ini, saya merasakan berbeda, selain memang lomba novel ini baru pertama kali diselenggarakan di kalangan Masisir, juga pesertanya luar biasa.&lt;BR&gt;&lt;BR&gt;Betapa tidak, meskipun mereka hanya enam orang, namun tak urung saya harus angkat topi kepada mereka. Sebab, sumber inspirasi dan proses mereka menulis sangat menakjubkan. Tadinya, saya mengira mereka ikut, memang sudah terbiasa menulis, fasilitas sangat mendukung, dan memiliki waktu luang yang banyak.&lt;BR&gt;&lt;BR&gt;Ternyata, tidak demikian, mereka penulis pemula dan novel itu adalah karya perdana mereka. Ditambah,  beberapa orang diantara mereka tidak memiliki komputer. Selain itu, ada yang menulis di tengah kesibukan mereka sebagai mahasiswi, isteri, dan ibu rumah tangga. Dan rata-rata mereka menulis novel itu selama satu bulan, bahkan ada yang hanya dua minggu.&lt;BR&gt;&lt;BR&gt;"Saya menulis naskah ini", ujar Martina Purnanisa saat mempresentasikan novelnya berjudul Mahkota Dua Bidadari, "selama 15 hari bertepatan kandungan saya hampir sembilan bulan. Al-hamdulillah, beberapa hari sebelum lahir, saya dapat merampungkannya. " Dari cerita itu, saya menangkap kondisi psikologis sangat mempengaruhi seseorang dalam menulis. Sebab, dalam novel itu, Martina menceritakan tentang seorang wanita meninggal dunia saat melahirkan dan anaknya selamat.&lt;BR&gt;&lt;BR&gt;Lain halnya dengan Nikmah Mawaddati. Ia terinspirasi menulis novel Dunia Anak Kecil Yang Hilang tentang anak autis, berawal dari bacaaannya. Ia membaca novel tentang autis. Novel perdananya itu, ia tulis --seperti empat temannya  yang lain-- dalam waktu satu bulan.&lt;BR&gt;&lt;BR&gt;Lebih menarik lagi adalah Safira Dyah Husaini. Ia menulis novel itu di warnet, sebab tinggal di asrama Jam'iyyah Syar'iyah yang tidak membolehkan adanya komputer. Dan parahnya, ketika ia menulis sudah mencapi 50 halaman lebih, flasdiscnya hilang, begitu juga dengan hasil jerih payahnya. Namun tidak menyurutkan semangatnya, untuk menulis kembali dan merampungkan novel berjudul Simalakama Kian Tercerahkan. Ceritanya tentang adat istiadat perjodohan di Madura itu, berawal dari realitas yang ia saksikan.&lt;BR&gt;&lt;BR&gt;Tak kalah serunya adalah novel Syair Cinta Cahaya. Novel ini ia angkat dari kisah nyata kakaknya, bercerita tentang dapat peluang untuk belajar di Jepang, namun tidak berangkat karena kendala uang dan pergulatannya menghadapi sakit jantung dan berakhir dengan kematian.&lt;BR&gt;&lt;BR&gt;"Selama ini", katanya Mayyadah penulis novel Purnama di Atas Piramida, "kita membaca berita tentang pemerkosaan. Namun jarang sekali  kita bertanya, bagaimana psikologis orang pernah diperkosa. Dari sinilah, saya terilham menulis novel saya ini." Novelnya itu, memang menceritakan bagaimana proses seorang wanita keluar dari trauma pemerkosaan.&lt;BR&gt;&lt;BR&gt;Dan, terakhir, berbeda dari kelima novel lainnya, novel Tiga Diara di Cleopatra, sangat kental dengan canda, tepatnya kita sebut novel komedi. Dan anehnya, novel tersebut ditulis oleh seorang ibu dari dua anak yang selama ini dikenal akhwat bercadar dan terkesan serius. Uniknya lagi, novel ceria ini, Mike Putri Rahayu tulis, saat jauh dari kegembiraan, sebab ditinggal suami umrah dan tinggal di rumah temannya. Meskipun banyak sekali humornya, namun novel itu merupakan kritik sosial, atau auto-kritik seorang mahasiswi terhadap beberapa kebiasaan buruk yang terjadi kalang Masir.&lt;BR&gt;&lt;BR&gt;Dari cerita saya tersebut, merupakan jawaban dari pertanyaan yang selama ini banyak orang tanyakan kepada saya: bagaimana cara mencari ide, atau cara mencari  inspirasi? Dari kisah itu pula, saya ingin menegaskan kembali, pertama: sumber inspirasi itu ada di mana-mana dan kapan saja, asalkan kita memang berniat untuk menulis. Coba perhatikan cara peserta lomba mencari inspirasi, ada yang dari pengalaman yang sedang ia alami, ada dari bacaan, ada dari pengalaman orang lain, ada dari berita, dana ada yang dari daya kritis.&amp;nbsp; &lt;BR&gt;&lt;BR&gt;Bila kita berniat menulis, maka kita akan merasakan seperti seorang tukang yang sedang memegang palu dan paku: semua yang ia lihat seakan-akan tempat menancapkan paku. Atau seperti yang sedang "kebelet" ingin nikah, semuanya yang ia lihat dan dengar, selalu ia sambungkan dengan pernikahan. Begitu juga dengan orang yang memang berniat menulis, apa yang ia lihat, ia dengar, dan ia rasakan, akan menjadi sumber inspirasi.&lt;BR&gt;&lt;BR&gt;Kedua, peralatan atau fasilitas, bukan segala-galanya untuk bisa menulis. Terbukti Safira dapat menyelesaikan novelnya, tanpa memiliki komputer. Berbeda  jauh dengan teman-teman kita yang memiliki komputer dan lap top, tidak ada karyanya, sebab tidak ada niat untuk menulis, sehingga sehari-hari komputer dan lap top mereka pergunakan untuk nonton film, main game, chatting, dan seterusnya.&lt;BR&gt;&lt;BR&gt;Ketiga, kesibukan bukan alasan untuk tidak menulis. Saya kira, seandainya Martina dan Mike tidak punya niat menulis, pasti mereka akan berkata, "Afwan, saya tidak ada waktu untuk menulis, sebab saya harus belajar, harus melayani suami, harus mengasuh anak, dan menjalani kewajiban yang lainnya!" Tapi alasan yang sering diutarakan banyak orang itu, tidak pernah keluar di mulut mereka. Sibuk dan niat menulis itu dua perkara berbeda. Betapa banyak orang yang sibuk, tapi bisa menulis. Sebaliknya, tidak sedikit yang punya waktu luang, namun tidak menghasilkan tulisan apapun.&lt;BR&gt;&lt;BR&gt;Nah, kalau mereka bisa, lalu mengapa kita tidak bisa? Ayo, jadikan kisah mereka itu sebagai sumber inspirasi dan sumber motivasi untuk  segera menulis. Tunggu apa lagi, segeralah menulis?!&lt;BR&gt;&lt;BR&gt;============ ========= ========= =========&lt;BR&gt;&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;&lt;/table&gt;&lt;br&gt;       &lt;hr size=1&gt; &lt;a href="http://sg.rd.yahoo.com/id/search/firefox/mail/signature/*http://downloads.yahoo.com/id/firefox/"&gt;Firefox 3&lt;/a&gt;: Lebih Cepat, Lebih Aman, Dapat Disesuaikan dan Gratis.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/8727524107436465935-6802671389632405316?l=ardawriters.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://ardawriters.blogspot.com/feeds/6802671389632405316/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=8727524107436465935&amp;postID=6802671389632405316' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8727524107436465935/posts/default/6802671389632405316'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8727524107436465935/posts/default/6802671389632405316'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://ardawriters.blogspot.com/2009/02/inspirasi-menulis.html' title='INSPIRASI MENULIS'/><author><name>Arda Dinata</name><uri>http://www.blogger.com/profile/01342567880537584108</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='23' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/_kTh44erH7X0/SMrONi2QbEI/AAAAAAAAACs/cQwo8nvKEKc/S220/Foto+Arda+Dinata.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-8727524107436465935.post-1046454388082332792</id><published>2009-01-27T21:48:00.001+07:00</published><updated>2009-01-27T21:48:39.718+07:00</updated><title type='text'>Share Market Sebelum Menulis Naskah</title><content type='html'>&lt;table cellspacing="0" cellpadding="0" border="0" &gt;&lt;tr&gt;&lt;td valign="top" style="font: inherit;"&gt;&lt;DIV&gt;&lt;STRONG&gt;&lt;FONT size=4&gt;&lt;A href="http://www.dynasis.biz/hpku" target=_blank&gt;&lt;IMG src="http://www.dynasis.biz/img-banner/banner-gif-1.gif" border=0&gt;&lt;/A&gt;&amp;nbsp;&lt;/FONT&gt;&lt;/STRONG&gt;&lt;/DIV&gt; &lt;DIV&gt;&lt;STRONG&gt;&lt;FONT size=4&gt;Share Market Sebelum Menulis Naskah&lt;/FONT&gt;&lt;BR&gt;&lt;/STRONG&gt;&lt;BR&gt;&lt;EM&gt;&lt;STRONG&gt;"Kebiasaan penulis, mereka menulis apa yang diinginkannya untuk ditulis. Dan hal terpenting justru malah dilupakan. Yaitu; apakah tulisan itu nanti akan dibutuhkan oleh calon pembaca, dan penerbit akan mau menerbitkannya!"&lt;/STRONG&gt;&lt;/EM&gt;&lt;/DIV&gt; &lt;DIV&gt;&amp;nbsp;&lt;/DIV&gt; &lt;P align=center&gt; &lt;TABLE class=MsoNormalTable style="WIDTH: 187.5pt; BORDER-COLLAPSE: collapse; mso-padding-alt: 1.5pt 1.5pt 1.5pt 1.5pt" cellSpacing=0 cellPadding=0 width=250 border=0&gt; &lt;TBODY&gt; &lt;TR style="HEIGHT: 12pt; mso-yfti-irow: 0; mso-yfti-firstrow: yes"&gt; &lt;TD style="BORDER-RIGHT: #ece9d8; PADDING-RIGHT: 1.5pt; BORDER-TOP: #ece9d8; PADDING-LEFT: 1.5pt; BACKGROUND: #f7fae0; PADDING-BOTTOM: 1.5pt; BORDER-LEFT: #ece9d8; WIDTH: 100%; PADDING-TOP: 1.5pt; BORDER-BOTTOM: #ece9d8; HEIGHT: 12pt" vAlign=top width="100%"&gt; &lt;P class=MsoNormal style="MARGIN: 0cm 0cm 0pt"&gt;&lt;B&gt;&lt;SPAN style="FONT-SIZE: 9pt; COLOR: black; FONT-FAMILY: Arial"&gt;&lt;A href="http://www.formulabisnis.com/?id=ilmukaya" target=_blank&gt;&lt;SPAN style="COLOR: #666eba; TEXT-DECORATION: none; text-underline: none"&gt;RAHASIA MENJADI KAYA RAYA&lt;/SPAN&gt;&lt;/A&gt;&lt;?xml:namespace prefix = o ns = "urn:schemas-microsoft-com:office:office" /&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/SPAN&gt;&lt;/B&gt;&lt;/DIV&gt;&lt;/TD&gt;&lt;/TR&gt; &lt;TR style="HEIGHT: 43.5pt; mso-yfti-irow: 1; mso-yfti-lastrow: yes"&gt; &lt;TD style="BORDER-RIGHT: #ece9d8; PADDING-RIGHT: 1.5pt; BORDER-TOP: #ece9d8; PADDING-LEFT: 1.5pt; PADDING-BOTTOM: 1.5pt; BORDER-LEFT: #ece9d8; WIDTH: 100%; PADDING-TOP: 1.5pt; BORDER-BOTTOM: #ece9d8; HEIGHT: 43.5pt; BACKGROUND-COLOR: transparent" vAlign=top width="100%"&gt; &lt;P class=MsoNormal style="MARGIN: 0cm 0cm 0pt"&gt;&lt;SPAN style="FONT-SIZE: 10pt; COLOR: black; FONT-FAMILY: Arial"&gt;Pusat Ilmu &amp;amp; Program Menjadi Kaya Raya&lt;BR&gt;Miliki Ilmu Rahasia MenJadi Kaya di Sini&lt;/SPAN&gt;&lt;SPAN style="FONT-SIZE: 9pt; COLOR: black; FONT-FAMILY: Arial"&gt;&lt;BR&gt;&lt;A href="http://www.formulabisnis.com/?id=ilmukaya" target=_blank&gt;http://ilmukaya.tk&lt;/A&gt; &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/SPAN&gt;&lt;/DIV&gt;&lt;/TD&gt;&lt;/TR&gt;&lt;/TBODY&gt;&lt;/TABLE&gt;&lt;/DIV&gt; &lt;P align=left&gt;&lt;BR&gt;Saya sering mendapatkan SMS dari orang yang meminta agar dibantu naskahnya untuk diterbitkan. Kemudian saya menanyakan naskah apa yang sudah dibuat. Jawaban mereka, hampir keseluruhan tulisan itu di mata saya jika diusahakan untuk ditawarkan ke penerbit pasti akan susah tembus. Saya hanya butuh analisa sedikit untuk membuat sebuah konklusi seperti itu. &lt;/DIV&gt; &lt;DIV&gt;&lt;BR&gt;Ya, karena naskah itu; pertama, terlalu biasa (klise), kedua, naskahnya sudah kelewat trend, ketiga, naskah sejenis sudah banyak sekali dibuat penulis dan konsepnya jauh lebih bagus dibandingkan garapan orang tersebut. Dan masih banyak lagi alasan-alasan yang masih logis untuk saya membuat konklusi 'naskah bakal ditolak'.&lt;/DIV&gt; &lt;DIV&gt;&lt;BR&gt;Selain mendapatkan realita seperti itu dari SMS, sering juga mendapatkan langsung bertemu dengan beberapa orang ketika usai mengadakan pelatihan. Kadang saya harus sedikit bersabar untuk menghadapi orang semacam itu. Karena saya sadar, mungkin dulu saya juga pernah mengalami hal demikian. Tetapi, saya ingin menyadarkan mereka atau semua saja yang berpikiran semaunya sendiri ketika menulis suatu naskah. Untuk itulah saya buat tulisan ini.&lt;/DIV&gt; &lt;DIV&gt;&lt;BR&gt;Yang bikin sebal, kadang orang yang minta bantuan kepada saya. suka ngotot kalau naskahnya bagus. Naskahnya unik. Naskahnya bla, bla, bla…. Pokoknya menurut mereka, naskah itu bagus dan patut untuk diterbitkan. Entah mereka melakukan analisa dari mana kok bisa menyebut naskah tersebut keren, unik, patut diterbitkan. Padahal ketika saya tanya adakah naskah sejenis yang ditulis orang lain, ia bilang tidak ada. Trus, ketika ditanya lagi apakah sudah survey ke toko-toko buku mencari naskah sejenis? Eh, jawabnya belum. Tapi tetap ngotot, masih bilang kalau naskah itu tidak ada yang nulis (kok bisa bilang begitu ya?).&lt;/DIV&gt; &lt;DIV&gt;&lt;BR&gt;Kadang untuk menjadi penulis, kita harus bisa rendah diri. Sadar diri. Mau introspeksi diri. Wah, jadi kemana-mena nih? Eh, tapi serius! Ini sangat penting. Untuk menjadi penulis kita perlu menanamkan sifat-sifat itu. Jadinya kita bisa belajar dari orang lain dan bisa menerima apa pendapat orang lain.&lt;/DIV&gt; &lt;DIV&gt;&lt;BR&gt;So, sebelum menulis sebenarnya ada hal yang penting untuk dilakukan. Yaitu; share market! Karena kita butuh meyakinkah kepada penerbit, bahwa naskah tersebut mempunyai target pembeli dan bakal laku. Dan cara meyakinkannya dengan logis, dengan analisa yang dilakukan sebelumnya. Tidak asal-asalan ngotot seperti dicerita saya sebelumnya.&lt;/DIV&gt; &lt;DIV&gt;&lt;BR&gt;Ingat, penerbit untuk mencetak buku dengan dana tidak sedikit. Dan karena penerbit adalah sebuah industry, tentunya tidak mau rugi. Bahkan wajib untuk mendapatkan laba dengan mencetak buku yang anda buat!&lt;/DIV&gt; &lt;DIV&gt;&lt;BR&gt;Pada dasarnya untuk melakukan share market mungkin setidaknya ada tiga cara yang bisa dilakukan. Ini menurut pengalaman pribadi dan dari beberapa orang yang sempat share juga dengan saya, yaitu;&lt;/DIV&gt; &lt;DIV&gt;&lt;BR&gt;1.&amp;nbsp;Nongkrong di toko buku besar seperti Gramedia atau Gunung Agung&lt;BR&gt;&amp;nbsp;&lt;BR&gt;Untuk menjadi penulis, kita wajid ke toko buku. Minimal sebulan sekali. Tapi tidak wajib untuk membeli buku. Yang wajib kita lakukan adalah hal gratis tapi sangat bermanfaat. Yaitu; mendata buku-buku di rak penjualan.&lt;BR&gt;&amp;nbsp;&lt;BR&gt;Kok, begitu?&lt;BR&gt;&amp;nbsp;&lt;BR&gt;Ya, datalah tema-tema buku yang lagi ngetrend. Lagi laku. Dari rak untuk dewasa, remaja, anak-anak, dari semua jenis buku. Yakinlah itu nanti akan sangat berguna untuk melakukan analisa buku yang akan kalian buat. Apakah penerbit nanti akan percaya kalau buku yang kalian buat itu akan laku atau tidak.&lt;BR&gt;&amp;nbsp;&lt;BR&gt;2.&amp;nbsp;Melihat catalog penerbit-penerbit&lt;BR&gt;&amp;nbsp;&lt;BR&gt;Kalau ada pameran, bazaar atau main ke penerbit, ambillah catalog-katalognya. Itu juga sangat berguna untuk melihat buku jenis apa yang diterbitkan oleh penerbit tersebut, juga kira-kira apa buku yang dibutuhkan tapi belum dicetak oleh penerbit  tersebut.&lt;BR&gt;&amp;nbsp;&lt;BR&gt;3.&amp;nbsp;Searching di Goegle&lt;BR&gt;&amp;nbsp;&lt;BR&gt;Ingat, hari gini zaman sudah modern choy! Tiap penerbit pasti punya blog atau web untuk mempublikasikan buku-buku mereka. Makanya, sering-seringlah cari alamatnya di paman goegle. Setelah itu, lihat catalog di web atau blog mereka. Buku apa yang sudah diterbitkan. Jenisnya seperti apa. Trus, itu jadikan bahan untuk membuat naskah yang kira-kira bisa kamu tawarkan di sana. Jangan lupa, catat nomor telp. Yang bisa dihubungi, dan emailnya.&lt;BR&gt;&amp;nbsp;&lt;BR&gt;Setelah melakukan ketiga langkah itu, ya setidaknya kalian bisalah untuk sedikit mawas diri. Tidak akan ngotot kalau naskahnya itu unik, keren. Kalau kalian mendapatkan naskah sejenis ternyata sudah buanyak diterbitin oleh penerbit yang berbeda-beda. Penulisnnya juga beda-beda pula!&lt;BR&gt;&amp;nbsp;&lt;BR&gt;Untuk melakukan share market, ada analisa lebih ringan lagi untuk memperkuat ketiga langkah yang dilakukan di atas. Ini berdasarkan analisa pribadi  ketika menerbitkan buku dan analisa dari kesuksesan teman-teman seprofesi.&lt;/DIV&gt; &lt;DIV&gt;&lt;BR&gt;Mau tahu, bagaimana langkahnya?&lt;BR&gt;Yup! Setidaknya ada empat point. Sebenarnya, ada banyak. Tapi, cukuplah empat point sebagai bonus pertemanan di dunia maya. &lt;BR&gt;&amp;nbsp;&lt;BR&gt;1. Menyesuaikan moment&lt;BR&gt;&amp;nbsp;&lt;BR&gt;Moment adalah merupakan bagian dari senajata ampuh untuk mempercayakan kepada penerbit bahwa buku kita punya target market. Coba, nanti bisa kalian perhatikan.&lt;BR&gt;&amp;nbsp;&lt;BR&gt;Contoh yang tidak jauh, seperti sekarang yang sudah mendekati pemilu 2009. Ini adalah moment bagus untuk membuat buku yang berkaitan dengan pemilu. Jika kalian membuat buku seputar pemilu, analisa calon presiden, atau biografi calon-calon presiden, trus ditawarkan ke penerbit. Kemungkinan besar akan mudah lolos. Karena pasar sudah jelas. &lt;BR&gt;&amp;nbsp;&lt;BR&gt;Semua yang berpolitik pasti tergelitik akan turut membelinya. Atau taruhlah, buku yang konkrit yang bisa kalian buat. Sekarang Negara kita lagi senang sekali dengan model guyonan yang bikin ketawa. Mungkin, naskah cerpen  konyol sudah kurang laku. Tapi, kalau kalian buatnya dengan menyesuaikan moment pemilu. Cerpen konyol di pemilu. Mungkin, akan bisa menarik di mata penerbit kumpulan cerpen tersebut.&lt;BR&gt;&amp;nbsp;&lt;BR&gt;Ini sebagian contoh moment. Masih banyak moment lain yang bisa di eksplor. Ingat ketika Obama mencalonkan presiden kemarin? Banyak penerbit langsung membuat buku tentang Obama.&lt;BR&gt;&amp;nbsp;&lt;BR&gt;Mungkin, kalian bisa mengambil moment lain yang lebih menarik dan lupa di pikirkan oleh orang lain. Seperti buku tentang Israel dan Hamas di Gaza.&amp;nbsp;&lt;BR&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&lt;BR&gt;2.&amp;nbsp;Adaptasi penurunan dari buku yang sedang laku&lt;/DIV&gt; &lt;DIV&gt;&lt;BR&gt;Untuk mengambil target pasar, kita bisa adaptasi dari buku yang sedang laku. Perhatikan! Tadi kan sudah menjelajah di paman goegle dan Gramedia. Tentunya di otak kalian sudah dipenuhi oleh buku-buku yang sekarang sedang laku.&lt;/DIV&gt; &lt;DIV&gt;&lt;BR&gt;So, dengan ide yang sama. Itu bisa dimainkan untuk menjadi calon buku kita loh! Yup! Ingat, buku Latahzan yang karangan dari orang Timur Tengah itu? Latahzan, tahun 2004-2006 laris manis di pasaran. Selanjutnya ada orang-orang cerdas melihat ada peluang pasar bagus dari ide buku tersebut. Selanjutnya mereka buatlah Latahzan juga. Tapi diturunkan target marketnya. Latahzan terjemahan dari Timur Tengah ditargetkan untuk kalangan dewasa dengan bahasa yang serius. Mereka kemudian menurunkan target marketnya untuk remaja, maka jadilah Latahzan For Teen, dan diturunkan lagi menjadi Latahzan For Kids. Semua buku turunan itu kemudian laris manis juga di pasaran.&lt;BR&gt;Atau yang paling dekat saat ini ada juga buku turunan yang laris manis. Yaitu; Ayat-Ayat Cinta For Kids, terbitan Zikrul Hakim. Menurunkan konsep dari novel fenomenal Ayat-Ayat Cinta.&lt;/DIV&gt; &lt;DIV&gt;&lt;BR&gt;3.&amp;nbsp;Adaptasi konsep dari buku yang ada&lt;/DIV&gt; &lt;DIV&gt;&lt;BR&gt;Kadang-kadang konsep buku yang sedang laku, hanya sesuai buat tergetnya. Tetapi tidak bisa dikonsumsi untuk kelangan yang berbeda. Seperti halnya buku tentang konsep financial planner oleh Safir Senduk dan kawan-kawan. Buku-buku mereka laku keras. Konsepnya tentang keuangan juga sangat menarik. Tetapi targetnya untuk orang dewasa. &lt;BR&gt;Sedangkan, pendidikan keuangan sebenarnya bukan langsung tiba-tiba dimulai ketika dewasa. Tetapi, justru bisa ditanamkan sejak dini. Karena melihat buku sejenis belum ada yang ditargetkan untuk anak remaja. Maka saya buatlah buku "Manajemen Uang Saku" dan diterbitkan di Nobel Edumedia. Kenapa manajemen uang saku? Ya, karena yang lebih dekat dalam pengelolaan keuangan untuk remaja adalah uang saku.&lt;/DIV&gt; &lt;DIV&gt;&lt;BR&gt;Ketika saya menjual naskah tersebut ke Nobel, tidak terlalu sulit. Bahkan dengan memberikan konsep saja, sudah langsung dipesan. Karena target marketnya jelas. Dibutuhkan oleh pembaca dan di searching di paman Goegle di penerbit-penerbit yang ada di Indonesia. Belum ada yang menerbitkan naskah sejenis.&lt;BR&gt;Mungkin anda juga bisa melakukan pengambilan konsep seperti ini!&lt;BR&gt;&amp;nbsp;&lt;BR&gt;4.&amp;nbsp;Perlawanan dari buku laku yang ada&lt;BR&gt;&amp;nbsp;&lt;BR&gt;Ini cara yang unik. Tetapi bisa juga menjadi efektif. Yaitu kita membuat lawan atau kebalikan dari konsep buku yang ada. Ini di Indonesia akhir-akhir banyak dipraktekkan oleh para penulis.&lt;BR&gt;&amp;nbsp;&lt;BR&gt;Ketika novel Harry Potter gila-gilaan penjualannya di pasaran. Muncullah anak kecil dari Yogya menulis buku perlawanannya. Yaitu; Aku Ingin Membunuh Harry Potter. Dan luar biasa, buku tersebut sangat diapresiasi oleh para pembaca.&lt;BR&gt;&amp;nbsp;&lt;BR&gt;Semua buku motivasi yang ada pasti membuat sebuah seruan to be positif  atau to be success. Kalau membuat buku lagi dengan konsep yang sejenis, maka akan jadi biasa. Maka, muncullah penulis luar biasa yang cerdas membalikkan konsep. Lalu ia membuat buku perlawanan, tetapi pada dasarnya juga memotivasi, dengan 'To Be Negative'. Buku tersebut pun maraih pasar cukup banyak dan sukses.&lt;BR&gt;&amp;nbsp;&lt;BR&gt;Ya, jejak kesuksesan seperti ini bisa juga anda lakukan!&lt;BR&gt;&amp;nbsp;&lt;BR&gt;So, pada dasarnya. Di sini tidak menutup keinginan anda untuk menulis apa yang anda inginkan. Tetapi, lebih ingin meluruskan apa yang seharusnya anda inginkan untuk ditulis.&lt;BR&gt;Karena antara penerbit dan penulis tidak bisa dipisahkan. Harus saling berhubungan. Untuk itu, tidak boleh apa yang ditulis penulis adalah hal yang tidak dibutuhkan penerbit. Sedangkan yang dibutuhkan penerbit, justru malah tidak ditulis oleh penulis.&lt;BR&gt;Untuk pengantar agar antara penerbit dan penulis sealur dalam ide membuat dan mencetak sebuah buku, share market mungkin bisa  mewujudkannya!&lt;BR&gt;Semoga bermanfaat!* **&lt;BR&gt;------------ ---&lt;BR&gt;R.W. Dodo, (track record: ketua FLP Cabang Ciputat, Manager Mata Pena Writer Literary Agent, Direktori penulis Menulisyuk.com, Mantan Staf Ahli Tim Kreatif BACA, Mantan Editor @Media, Pendiri Lingkar Sastra Tarbiyah (LST) UIN Jakarta) dan Redaktur Buletin SMART.&lt;BR&gt;Blog:&amp;nbsp;&amp;nbsp; - Multiply&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; : anakkata.multiply. com&lt;BR&gt;-&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; Blogspot : rwdodo.blogspot. com&lt;/DIV&gt;&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;&lt;/table&gt;&lt;br&gt;       &lt;hr size=1&gt; &lt;a href="http://sg.rd.yahoo.com/id/messenger/trueswitch/mailtagline/*http://id.messenger.yahoo.com/invite/"&gt; Mencari semua teman di Yahoo! Messenger? &lt;/a&gt;&lt;br&gt;Undang teman dari Hotmail, Gmail ke Yahoo! Messenger dengan mudah sekarang!&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/8727524107436465935-1046454388082332792?l=ardawriters.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://ardawriters.blogspot.com/feeds/1046454388082332792/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=8727524107436465935&amp;postID=1046454388082332792' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8727524107436465935/posts/default/1046454388082332792'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8727524107436465935/posts/default/1046454388082332792'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://ardawriters.blogspot.com/2009/01/share-market-sebelum-menulis-naskah.html' title='Share Market Sebelum Menulis Naskah'/><author><name>Arda Dinata</name><uri>http://www.blogger.com/profile/01342567880537584108</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='23' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/_kTh44erH7X0/SMrONi2QbEI/AAAAAAAAACs/cQwo8nvKEKc/S220/Foto+Arda+Dinata.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-8727524107436465935.post-486092828784352769</id><published>2009-01-20T00:52:00.001+07:00</published><updated>2009-01-20T00:52:27.371+07:00</updated><title type='text'>[penulislepas] 10 ALASAN NASKAH DITOLAK PENERBIT</title><content type='html'>&lt;table cellspacing="0" cellpadding="0" border="0" &gt;&lt;tr&gt;&lt;td valign="top" style="font: inherit;"&gt;--- Pada &lt;B&gt;Sen, 19/1/09, Ari Wulandari &lt;I&gt;&amp;lt;kinoysan@yahoo.com&amp;gt;&lt;/I&gt;&lt;/B&gt; menulis:&lt;BR&gt; &lt;BLOCKQUOTE style="PADDING-LEFT: 5px; MARGIN-LEFT: 5px; BORDER-LEFT: rgb(16,16,255) 2px solid"&gt; &lt;DIV id=yiv1566944275&gt;&lt;!--~-|**|PrettyHtmlStartT|**|-~--&gt;&lt;!--~-|**|PrettyHtmlEndT|**|-~--&gt;Beberapa hari yang lalu, seorang pembaca mengirimkan SMS pada saya, lalu curhat.&lt;BR&gt;&lt;BR&gt;Naskahnya sudah delapan kali ditolak oleh penerbit. Ditawarkan ke penerbit yang lain juga masih ditolak. Padahal, katanya kalau mengikuti lomba penulisan bahkan di tingkat provinsi dia juara satu dan selalu menang. Lalu, apa yang salah dan dia meminta saya untuk mengomentari tulisannya. &lt;BR&gt;&lt;BR&gt;Begitu lebih kurang isi SMS-nya.&lt;BR&gt;&lt;BR&gt;Karena berbagai alasan, saya tidak lagi membaca dan mengomentari naskah yang dikirim ke saya secara pribadi. Saya mengatakan biasanya karena segmen yang terbatas penerbit menolak naskah dan saya menyarankan agar dia terus menulis. Belum ditolak 100x. Penolakan, bagi saya adalah hal yang biasa. Yang membaca JADI PENULIS FIKSI? GAMPANG, KOK! pasti tahu bahwa saya menulis dan naskah cerpen saya dimuat pertama kali setelah ditolak puluhan kali.  &lt;BR&gt;&lt;BR&gt;Tak terhitung. Yang jelas bisa anda pikir berapa banyak kalau saya sudah mulai menulis dari kelas 1 SMP hampir setiap minggu mengirimkan ke media dan baru dimuat di awal saya kelas 3 SMP. Tapi saya tidak pernah jera karena saya yakin, saya menulis dengan kapasitas terbaik saya---dan sesuatu yang baik, cepat atau lambat pasti akan menghasilkan yang baik pula. Ingat-ingat itu aja biar semangat. &lt;BR&gt;&lt;BR&gt;Meskipun, tidak dipungkiri ada banyak penulis yang begitu menulis novel langsung diterima, diterbitkan dan jadi hits. Itu sih nggak usah diceritakan, anggap saja mereka beruntung. &lt;BR&gt;&lt;BR&gt;Saya tidak ingin ada orang yang mengatakan bahwa menulis itu hanya kemampuan segelintir orang. Nggak. Siapa saja bisa menulis. Siapa saja bisa menuangkan ide pikiran kreatif lewat tulisan, sama seperti setiap orang bisa berkomunikasi secara lisan. Hanya, masalahnya mau atau tidak. Sungguh-sungguh atau tidak.&lt;BR&gt;&lt;BR&gt;Nah, apa saja sih alasannya penerbit menolak  naskah kita? Ada banyak, tapi paling tidak ada 10 alasan yang saya ketahui. Bagi teman-teman editor, bisa menambahkan bila ada yang belum tercantum.&lt;BR&gt;&lt;BR&gt;1. Tidak sesuai orientasi penerbit.&lt;BR&gt;Misalnya, naskah anda tentang religi islam, sementara anda mengirimkan naskah ke penerbit yang major penerbitan dan orientasinya buku-buku komputer. Sebagus apapun naskah anda, jelas pasti tertolak. Cara untuk mengetahui major penerbitan, ya ke toko buku; lihat-lihat penerbit A, B, dst. Nerbitin buku apa aja. Kalau perlu, ya telpon editornya lah. Sekarang tiap penerbit kayaknya punya web dan bisa diketahui contact editor atau redaksinya.&lt;BR&gt;&lt;BR&gt;2. Segmen terbatas.&lt;BR&gt;Anda punya naskah bagus sekali, ditulis dengan bagus dan lengkap pula, tapi segmen pasarnya terbatas. Misalnya, cara membuat gudeg Jogja. Sebagus apapun naskah dan penulisan materi ini, pasti akan ditolak karena pangsa pasarnya yang sempit. Nggak semua orang Jogja juga mau membuat gudeg. Padahal  pasar buku adalah seluruh Indonesia. Orang Papua pasti nggak tertarik untuk baca buku tersebut.&lt;BR&gt;&lt;BR&gt;3. Klise atau mengulang tema buku yang sudah ada.&lt;BR&gt;Tema-tema yang sudah biasa, selalu kecenderungan ditolak oleh penerbit. Kecuali penulisnya punya massa yang bisa digerakkan untuk membeli bukunya. Misalnya, menulis buku tentang sholat. Well, itung aja di pasaran berapa banyak jenis buku tersebut. Biarpun penerbit yang anda tuju penerbit Islam, kalau anda bukan seorang dai yang populer, sangat kecil kemungkinan buku tersebut diterbitkan.&lt;BR&gt;&lt;BR&gt;4. Tidak memenuhi standar penerbitan.&lt;BR&gt;Masing-masing penerbit, memiliki standar (nilai) yang berbeda-beda terhadap naskah. Semakin besar dan solid penerbit, semakin tinggi pula standar penerimaan naskahnya dan prosesnya sering lebih lama. Jadi, kalau anda pemula nggak ada salahnya memulai menerbitkan dari penerbit yang kecil, yang lebih mudah dihubungi, dan biasanya lebih kekeluargaan daripada penerbit besar  dengan sistem manajemen yang strick. Tapi pastikan anda mencari penerbit yang solid dan kualified. &lt;BR&gt;&lt;BR&gt;5. Lagi nggak trend&lt;BR&gt;Apa ini? Pasar buku juga tidak lepas dari trend. Bahkan, ketika satu buku begitu bestseller, akan selalu muncul pengekor-pengekor yang kurang ajar; hampir keseluruhan model produksinya dibuat sama untuk mendompleng kesuksesan buku yang diikuti. Sah-sah aja, meskipun ini termasuk hal yang bikin saya mual. Kenapa, orang nggak berpikir lebih kreatif mencipta karya? &lt;BR&gt;&lt;BR&gt;Tulisan bagus pun, kalau lagi nggak musim dengan sukses pasti ditolak atau dipending penerbitannya. Kalau begitu nggak usah maksa. Simpan aja naskah anda dan keluarkan ketika sudah waktunya ngetrend. Yang penting naskah anda ditulis dengan kapasitas terbaik, pasti suatu saat bisa dijual.&lt;BR&gt;&lt;BR&gt;6. Penulisan yang berantakan.&lt;BR&gt;Yang jadi editor, pasti sudah sering banget nerima naskah dengan penulisan yang berantakan. Bukannya menyederhanakan tulisan sehingga  mudah dibaca, tapi di sana-sini muncul berbagai gambar, ilustrasi dan pilihan huruf yang bikin ilfill. &lt;BR&gt;&lt;BR&gt;Aduuuh, sebagus apapun naskah anda, bisa langsung ditendang. Dikembalikan tanpa dibaca karena bikin sakit mata. Tolooong.... ! Itu kenapa ada penerbit yang mencari para first reader untuk membaca naskah-naskah yang menyakitkan seperti ini. &lt;BR&gt;&lt;BR&gt;7. Naskah telanjang.&lt;BR&gt;Apa itu? Naskah yang nggak lengkap, lebih-lebih untuk nonfiksi; maksudnya nggak ada sinopsis, daftar isi, daftar pustaka, biodata, judul, dll. kelengkapan naskah. Lebih-lebih kalau penulisnya masih antah berantah dan belum dikenali oleh editor, bukan tak mungkin naskah anda langsung didepak dengan sukses.&lt;BR&gt;&lt;BR&gt;8. Ketahuan ngejiplak atau copy paste.&lt;BR&gt;Aduuuh, parah deh! Terinspirasi, mengadaptasi, mengolah kembali, dll. istilahnya adalah hal yang sah-sah aja dalam penulisan. Lebih-lebih untuk tulisan nonfiksi yang harus menyertakan sumber-sumber kutipan. Tapi kalau sampai  ngejiplak, wah… kok ya keterlaluan. Kalau mengutip, ya cantumkan saja sumbernya. Nggak ada larangan. &lt;BR&gt;&lt;BR&gt;Kalau sampai ketahuan ngejiplak, wis lah, tanpa sadar biasanya penulisnya masuk daftar hitam. Black list. Jadi, kreatiflah. Menulis sederhana, tapi pikiran kita dan olahan dengan gaya bahasa, jauh lebih berharga daripada menulis yang kelihatannya bermutu tapi jiplakan.&lt;BR&gt;&lt;BR&gt;9. Penulis bawel.&lt;BR&gt;Ada toh penulis yang bawel? Huuuh, banyak. Tanya aja sama editor. Sudah tahu kalau penerbit itu tiap hari menerima puluhan bahkan ratusan naskah, eeeh, tiap hari ditanyain soal naskahnya. Sebel kan? &lt;BR&gt;&lt;BR&gt;Nggak cuman penulis pemula aja, penulis senior juga banyak yang bawel. Permintaannya macem-macem, ribet, nggak mau revisi, dll. yang bikin kerja sama jadi nggak nyaman. &lt;BR&gt;&lt;BR&gt;Mbok ya sabar dan bisa kerja sama. Coba lah mengerti sistem kerja di penerbitan. &lt;BR&gt;&lt;BR&gt;Naskah diterima dari penulis, itu akan dimasukkan dalam bagian administrasi naskah.  Kemudian diantrikan untuk dibaca beberapa editor yang bersangkutan, lalu di saat sidang redaksi akan diputuskan apakah naskah tersebut layak atau tidak untuk diterbitkan. &lt;BR&gt;&lt;BR&gt;Untuk proses seperti ini saja, paling enggak butuh 3 bulan. Makin besar penerbit bisa makin lama, bisa jadi antrean naskah anda baru dibaca 1 tahun kemudian. Saya sudah pernah mengalami 1,5 tahun antri naskah; jadi jangan tiap hari anda tanya editor, "Naskah saya sudah terbit atau belum?" Kalau editornya lagi sebel, bisa lho, ditolak saja dan dikembalikan. &lt;BR&gt;&lt;BR&gt;Baru setelah naskah diputuskan diterima, kalau misalnya diterbitkan di saat itu, naskah akan diproses untuk editing (bahasa, materi, dll), diilustrasi, didesain covernya, dll. diproduksi, dipromosikan, didistribusikan, dll. Sebuah kerja panjang yang selayaknya juga dimengerti oleh penulis. &lt;BR&gt;&lt;BR&gt;Percayalah, penerbit juga pasti ingin menerbitkan buku bagus dan sekaligus menguntungkan. Naskah yang bagus dan  kompeten, sudahlah, nggak usah khawatir cepat atau lambat tetep akan diproduksi. &lt;BR&gt;&lt;BR&gt;Nah, daripada bawel ngerecokin editor setiap hari, lebih bagus kalau anda menanyakan sekali sebulan agar editor tidak lupa dan menulis naskah lain sambil menunggu jawaban.&lt;BR&gt;&lt;BR&gt;10. Nggak bisa diproduksi&lt;BR&gt;Ada toh naskah yang nggak bisa diproduksi? Banyak. Misalnya buku ensiklopedia dengan berbagai ilustrasi berwarna yang sangat mahal, dan tidak bisa dihitamputihkan. Kalau diproduksi, biayanya sangat mahal dan pasarnya belum jelas. Biasanya untuk urusan seperti ini, penerbit juga mikir berpuluh kali untuk menerimanya. Kecuali penulisnya membiayai sendiri ongkos penerbitannya, itu lain permasalahan.&lt;BR&gt;&lt;BR&gt;Nah, sekarang coba kalau naskah anda masih ditolak di penerbit, kira-kira masuk kelompok yang mana. Analisis dan kemudian mulailah menulis yang tidak akan ditolak. Selamat menulis dan bacalah JADI PENULIS FIKSI? GAMPANG, KOK! dijamin bisa menulis.... pasti...  karena menulis itu memang gampang...&lt;BR&gt;&lt;BR&gt;Salam,&lt;BR&gt;Ari Wulandari&lt;BR&gt;www.kinoysan. multiply. com&lt;BR&gt; &lt;DIV id=ygrp-text&gt; &lt;DIV&gt;&lt;BR&gt;&lt;BR&gt;&amp;nbsp;&lt;/DIV&gt;&lt;/DIV&gt;&lt;!--~-|**|PrettyHtmlStart|**|-~--&gt;&lt;SPAN style="COLOR: white"&gt;__._,_.___&lt;/SPAN&gt; &lt;/DIV&gt;&lt;/BLOCKQUOTE&gt;&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;&lt;/table&gt;&lt;br&gt;       &lt;hr size=1&gt; &lt;a href="http://sg.rd.yahoo.com/id/messenger/trueswitch/mailtagline/*http://id.messenger.yahoo.com/invite/"&gt; Selalu bersama teman-teman di Yahoo! Messenger&lt;/a&gt;&lt;br&gt; Tambahkan mereka dari email atau jaringan sosial Anda sekarang!&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/8727524107436465935-486092828784352769?l=ardawriters.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://ardawriters.blogspot.com/feeds/486092828784352769/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=8727524107436465935&amp;postID=486092828784352769' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8727524107436465935/posts/default/486092828784352769'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8727524107436465935/posts/default/486092828784352769'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://ardawriters.blogspot.com/2009/01/penulislepas-10-alasan-naskah-ditolak.html' title='[penulislepas] 10 ALASAN NASKAH DITOLAK PENERBIT'/><author><name>Arda Dinata</name><uri>http://www.blogger.com/profile/01342567880537584108</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='23' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/_kTh44erH7X0/SMrONi2QbEI/AAAAAAAAACs/cQwo8nvKEKc/S220/Foto+Arda+Dinata.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-8727524107436465935.post-7687672183741665060</id><published>2008-11-01T12:49:00.001+07:00</published><updated>2008-11-01T12:49:47.184+07:00</updated><title type='text'>Book Coaching-Menjadi Pendamping Penulis</title><content type='html'>&lt;table cellspacing="0" cellpadding="0" border="0" &gt;&lt;tr&gt;&lt;td valign="top" style="font: inherit;"&gt;&lt;!-- Main Column --&gt;&lt;!-- Main Column --&gt; &lt;CENTER&gt;&lt;A href="http://www.formulabisnis.com/?id=ilmukaya"&gt;&lt;IMG height=60 src="http://www.formulabisnis.com/images/bannerfb.gif" width=468 border=0&gt;&lt;/A&gt;&lt;BR&gt;&lt;BR&gt;&lt;/CENTER&gt; &lt;BLOCKQUOTE style="PADDING-LEFT: 5px; MARGIN-LEFT: 5px; BORDER-LEFT: rgb(16,16,255) 2px solid"&gt; &lt;DIV id=yiv764403032&gt; &lt;DIV id=ygrp-mlmsg style="WIDTH: 655px"&gt; &lt;DIV id=ygrp-msg style="PADDING-RIGHT: 25px; PADDING-LEFT: 0px; FLOAT: left; PADDING-BOTTOM: 0px; MARGIN: 0px; WIDTH: 470px; PADDING-TOP: 0px"&gt;&lt;!--~-|**|PrettyHtmlEndT|**|-~--&gt; &lt;DIV id=ygrp-text&gt; &lt;DIV&gt; &lt;TABLE cellSpacing=0 cellPadding=0 border=0&gt; &lt;TBODY&gt; &lt;TR&gt; &lt;TD vAlign=top&gt;Rekan sekalian,&lt;BR&gt;Sdh 2 bulan penuh saya absen dlm menampilkan artikel di blog saya EZONWRITING (http://ezonwriting .wordpress. com). Sekarang, artikel terbaru saya sdh saya upload di blog saya. Artikel ini bercerita tentang salah satu kasus terbaru pendampingan penulisan buku. Artikel ini sekaligus menjawab sejumlah pertanyaan (peserta workshop SPP maupun pembaca artikel2 saya) menyangkut apa yang saya lakukan jika saya mendampingi seorang penulis dalam menghasilkan sebuah buku. Dan, semoga artikel ini juga memperkaya khasanah dunia kepenulisan, khususnya bagi mereka yg berprofesi sbg editor dan writer coach. Selamat menikmati &amp;amp; ditunggu komentarnya. ...&lt;BR&gt;&lt;BR&gt;&lt;SPAN style="FONT-WEIGHT: bold"&gt;BOOK COACHING: MENJADI PENDAMPING PENULIS&lt;/SPAN&gt;&lt;BR style="FONT-WEIGHT: bold"&gt; &lt;P class=MsoNormal style="FONT-WEIGHT: bold"&gt;&lt;SPAN lang=EN-US&gt;Oleh: Edy Zaqeus*)&lt;/SPAN&gt;&lt;/DIV&gt; &lt;P class=MsoNormal style="FONT-WEIGHT: bold"&gt;&lt;SPAN lang=EN-US&gt;http://ezonwriting. wordpress. com/&lt;BR&gt;&lt;/SPAN&gt;&lt;/DIV&gt; &lt;P class=MsoNormal&gt;&lt;SPAN lang=EN-US&gt;Dua bulan saya nyaris absen total dari dunia maya. Maka, sudah semestinya bila saya membawa oleh-oleh buat pengunjung setia &lt;EM&gt;blog&lt;/EM&gt; ini. Dua hingga tiga bulan belakangan, saya memang sedang digempur habis oleh kesibukan atau aktivitas penulisan karya terbaru saya sekaligus pendampingan- pendampingan penulisan buku para klien. Dan, seperti kasus-kasus yang selama ini saya tangani, selalu saja ada hal menarik yang bisa dibagikan dan diambil pelajarannya.&lt;/SPAN&gt;&lt;/DIV&gt; &lt;P class=MsoNormal style="TEXT-INDENT: 0.25in"&gt;&lt;SPAN lang=EN-US&gt;Saya akan coba ceritakan kasus pendampingan saya dalam penulisan buku berjudul &lt;EM&gt;Rahasia Mendapatkan Nilai 100&lt;/EM&gt; (Sinotif, 2008) karya Hindra Gunawan. Kasus terakhir yang saya tangani ini terbilang sangat menarik, mengingat dalam waktu kurang dari tiga bulan, Hindra berhasil menuntaskan dan menerbitkan bukunya, sekaligus mendirikan sebuah penerbitan mandiri bernama Sinotif Publishing. &lt;/SPAN&gt;&lt;/DIV&gt; &lt;P class=MsoNormal style="TEXT-INDENT: 0.25in"&gt;&lt;SPAN lang=EN-US&gt;Tambah menarik lagi, mengingat si penulis adalah seorang pengajar sekaligus eksekutif lima perusahaan, yang sehari-hari benar-benar disibukkan oleh urusan bisnisnya, tetapi masih sanggup bagi waktu demi menyelesaikan penulisan buku setebal 200 halaman lebih itu. Dan, mendampingi penulis-penulis "gila" semacam ini memang salah satu kegemaran saya he he he….&lt;/SPAN&gt;&lt;/DIV&gt; &lt;P class=MsoNormal style="TEXT-INDENT: 0.25in"&gt;&lt;SPAN lang=EN-US&gt;Baik, ketika menerima tawaran sebagai &lt;EM&gt;coach&lt;/EM&gt; atau pendamping dalam proses penulisan buku ini, saya sempat membayangkan bahwa ini adalah sebuah proyek yang terbilang mudah dikerjakan. Klien atau penulis yang saya dampingi ini adalah seorang pengajar, trainer, hipnoterapis, sekaligus &lt;EM&gt;businessman&lt;/EM&gt; yang sangat menguasai bidang yang hendak dia tulis. &lt;/SPAN&gt;&lt;/DIV&gt; &lt;P class=MsoNormal style="TEXT-INDENT: 0.25in"&gt;&lt;SPAN lang=EN-US&gt;Tetapi, asumsi itu langsung saya koreksi begitu si klien menetapkan target bahwa buku harus bisa diterbitkan dalam kurun dua hingga tiga bulan. Alasannya, ada serentetan acara konferensi, seminar, atau ekspo yang bisa dimasuki oleh buku tersebut. Celakanya, buku benar-benar digagas, dirancang, dan harus ditulis dari nol sama sekali!&lt;/SPAN&gt;&lt;/DIV&gt; &lt;P class=MsoNormal style="TEXT-INDENT: 0.25in"&gt;&lt;SPAN lang=EN-US&gt;Begitu kontrak pendampingan kami tandatangani, saya langsung ancang-ancang strategi, dan saya komunikasikan dengan sejelas-jelasnya kepada klien ini. &lt;EM&gt;Pertama&lt;/EM&gt;, saya tegaskan bahwa antara &lt;EM&gt;coach&lt;/EM&gt; dan &lt;EM&gt;coache&lt;/EM&gt; (klien) harus sama-sama berkomitmen untuk bekerja keras, tahan banting, bila perlu 'setengah memaksakan diri' dalam beberapa langkah nantinya.&lt;/SPAN&gt;&lt;/DIV&gt; &lt;P class=MsoNormal style="TEXT-INDENT: 0.25in"&gt;&lt;EM&gt;&lt;SPAN lang=EN-US&gt;Kedua&lt;/SPAN&gt;&lt;/EM&gt;&lt;SPAN lang=EN-US&gt;, saya tekankan bahwa sebagai &lt;EM&gt;coach&lt;/EM&gt; atau pendamping, fungsi saya adalah memaksimalkan dan mengaktualkan potensi si klien melalui proses pembelajaran penulisan buku. Wujudnya adalah sebuah karya tulis yang harus benar-benar dirasakan sebagai karya orisinal si penulis, berkualitas, serta memuaskan diri sendiri atau target pembaca.&lt;/SPAN&gt;&lt;/DIV&gt; &lt;P class=MsoNormal style="TEXT-INDENT: 0.25in"&gt;&lt;EM&gt;&lt;SPAN lang=EN-US&gt;Ketiga&lt;/SPAN&gt;&lt;/EM&gt;&lt;SPAN lang=EN-US&gt;, saya juga tegaskan bahwa dalam beberapa tahapan nantinya, terkadang saya harus bersikap "keras" demi mempertahankan kefokusan klien. Mengapa? Sebab, dari berbagai kasus yang pernah saya tangani, sangat sering muncul sindrom "&lt;EM&gt;masterpiece&lt;/EM&gt;" dalam diri penulis-penulis pemula. Maksudnya, muncul hasrat untuk membuat karya selengkap dan sehebat mungkin pada kesempatan pertama menulis buku, sementara realitasnya mereka dihadang oleh konstrain waktu yang sulit diajak kompromi.&lt;/SPAN&gt;&lt;/DIV&gt; &lt;P class=MsoNormal style="TEXT-INDENT: 0.25in"&gt;&lt;EM&gt;&lt;SPAN lang=EN-US&gt;Keempat&lt;/SPAN&gt;&lt;/EM&gt;&lt;SPAN lang=EN-US&gt;, saya jelaskan berbagai risiko penulisan dan penerbitan buku dalam tenggat waktu yang sedemikian sempit. Kalau dalam waktu normal saja kita butuh ketelitian yang maksimal agar kita bisa menghasilkan naskah yang berkualitas, rapi, lengkap, dan minim kesalahan. Terlebih kalau konstrain waktunya "abnormal", pastilah butuh ketelitian dan ketekunan yang hitungannya ekstra maksimal he he he…&lt;/SPAN&gt;&lt;/DIV&gt; &lt;P class=MsoNormal style="TEXT-INDENT: 0.25in"&gt;&lt;EM&gt;&lt;SPAN lang=EN-US&gt;Kelima&lt;/SPAN&gt;&lt;/EM&gt;&lt;SPAN lang=EN-US&gt;, saya "peringatkan" di awal, bahwa saya akan mendera klien dengan anjuran dan ajakan yang terus-menerus supaya yang bersangkutan lebih percaya diri untuk menggali bahan-bahan penulisan dari pengalaman sendiri. Selebihnya, bolehlah ditambahkan dari berbagai literatur atau teori-teori dari pakar lainnya. Langkah ini, selain mempercepat proses penulisan, ternyata juga ampuh untuk menghadirkan banyak hal atau temuan baru ke dalam naskah buku kita.&lt;/SPAN&gt;&lt;/DIV&gt; &lt;P class=MsoNormal style="TEXT-INDENT: 0.25in"&gt;&lt;SPAN lang=EN-US&gt;Nah, ancang-ancang strategi beserta asumsi atau dugaan-dugaan saya ternyata sungguh-sungguh mewarnai proses pendampingan buku Hindra Gunawan ini. Dari sisi kerja keras, memang ada totalitas, yang mana jadwal pertemuan pendampingan pun bisa bertambah dua kali lipat. Sementara, klien harus menambah alokasi waktu pendampingan, riset, dan penulisan lebih dari yang diduga semula. Hasilnya, proses penulisan bisa sangat cepat, tetapi risikonya sampai membuat gusi si penulis yang vegetarian ini pecah dan berdarah-darah. Untuk semangat yang beginian, tanpa ragu-ragu saya beri nilai 100 he he he….&lt;/SPAN&gt;&lt;/DIV&gt; &lt;P class=MsoNormal style="TEXT-INDENT: 0.25in"&gt;&lt;SPAN lang=EN-US&gt;Dari segi kefokusan penulis, dugaan saya terbukti, bahwa sindrom "&lt;EM&gt;masterpiece&lt;/EM&gt;" akhirnya muncul. Tanda-tandanya? Klien menuntut diri untuk bisa menghasilkan karya yang jauh lebih hebat ketimbang pesaingnya, lebih lengkap, dan itu dilakukan dengan terus-menerus menambah jumlah literatur yang hendak dijadikan referensi. Bahkan, sampai pada detik-detik terakhir, penambahan-penambah an bab masih terus berlangsung, lengkap dengan segala kekuatan dan kelemahannya. &lt;/SPAN&gt;&lt;/DIV&gt; &lt;P class=MsoNormal style="TEXT-INDENT: 0.25in"&gt;&lt;SPAN lang=EN-US&gt;Ini idealisme yang harus dihargai, tetapi saya terus berpegang pada sikap pragmatis-realistis , karena yang dihadapi adalah limit waktu. Pada tahapan inilah, selain memfungsikan diri sebagai motivator kepenulisan, saya juga berubah wujud menjadi mitra pembelajaran yang sangat kritis, bahkan terbilang "keras" kepada klien. Tanpa sikap seperti ini, klien tidak akan fokus dan disiplin dalam mengejar target penyelesaian penulisan seperti yang sudah disepakati bersama. Dan, posisi yang saya pilih itu ternyata memberikan hasil sangat positif.&lt;/SPAN&gt;&lt;/DIV&gt; &lt;P class=MsoNormal style="TEXT-INDENT: 0.25in"&gt;&lt;SPAN lang=EN-US&gt;Dari sisi kebaruan karya, akhirnya tercapailah tujuan kami semula, bahwa buku yang dihasilkan sungguh-sungguh menyajikan banyak hal baru kepada pembaca. Klaim ini dibuktikan dengan banyaknya bab, contoh-contoh, kasus-kasus, kiat-kiat, dan argumentasi- argumentasi yang relatif baru karena digali dan diolah dari hasil riset, observasi langsung, atau dari pengalaman penulis serta orang-orang di sekitarnya. &lt;/SPAN&gt;&lt;/DIV&gt; &lt;P class=MsoNormal style="TEXT-INDENT: 0.25in"&gt;&lt;SPAN lang=EN-US&gt;Pada titik ini, saya dapatkan pernyataan kepuasan dari si penulisnya sendiri. Yang mana, proses pembelajaran tersebut telah mendorong dirinya untuk lebih fokus pada penyajian hal-hal baru dalam bukunya, ketimbang mengulang-ulang isi buku-buku yang pernah dia baca atau yang menjadi referensi penulisan.&lt;/SPAN&gt;&lt;/DIV&gt; &lt;P class=MsoNormal style="TEXT-INDENT: 0.25in"&gt;&lt;SPAN lang=EN-US&gt;Akhirnya, buku &lt;EM&gt;Rahasia Mendapatkan Nilai 100&lt;/EM&gt; berhasil diterbitkan tepat sesuai jadwal. Lepas dari sisi kekurangansempurnaa n produk akibat konstrain waktu, baik saya sebagai pendamping/konsulta n maupun si penulis merasakan suatu kepuasan atas hasil sebuah kerja keras bersama. Kepuasan itu bertambah lagi dengan munculnya kebanggaan dan rasa syukur, manakala kami melihat banyak orang tertarik membeli buku itu saat di-&lt;EM&gt;display&lt;/EM&gt; di sejumlah ajang ekspo, pelatihan, dan seminar. Selanjutnya, kita tunggu saja, apakah kombinasi penjualan langsung serta penjualan melalui jaringan toko-toko buku mampu menghantarkan buku tersebut ke tangga buku &lt;EM&gt;bestseller&lt;/EM&gt;.[ez]&lt;/SPAN&gt;&lt;/DIV&gt; &lt;P class=MsoNormal&gt;&lt;SPAN lang=EN-US&gt;&lt;/SPAN&gt;&lt;/DIV&gt; &lt;P class=MsoNormal&gt;&lt;EM&gt;&lt;SPAN lang=EN-US&gt;* Edy Zaqeus adalah seorang penulis buku bestseller, editor profesional, penerbit, trainer, dan konsultan penulisan/penerbita n.&lt;/SPAN&gt;&lt;/EM&gt;&lt;SPAN lang=EN-US&gt; &lt;EM&gt;&lt;SPAN&gt;&lt;/SPAN&gt;&lt;/EM&gt;&lt;/SPAN&gt;&lt;/DIV&gt; &lt;P class=MsoNormal style="TEXT-INDENT: 0.25in"&gt;&lt;SPAN lang=EN-US&gt;&lt;SPAN&gt;&lt;/SPAN&gt;&lt;/SPAN&gt;&lt;/DIV&gt; &lt;P class=MsoNormal style="TEXT-INDENT: 0.25in"&gt;&lt;SPAN lang=EN-US&gt;&lt;/SPAN&gt;&lt;/DIV&gt; &lt;P class=MsoNormal style="TEXT-INDENT: 0.25in"&gt;&lt;SPAN lang=EN-US&gt;&lt;SPAN&gt;&lt;/SPAN&gt;&lt;SPAN&gt;&lt;/SPAN&gt;&lt;/SPAN&gt;&lt;/DIV&gt; &lt;P class=MsoNormal style="TEXT-INDENT: 0.25in"&gt;&lt;SPAN lang=EN-US&gt;&lt;/SPAN&gt;&lt;/DIV&gt; &lt;P class=MsoNormal style="TEXT-INDENT: 0.25in"&gt;&lt;SPAN lang=EN-US&gt;&lt;/SPAN&gt;&lt;/DIV&gt;&lt;!-- Main Column --&gt;&lt;!-- Main Column --&gt; &lt;CENTER&gt;&lt;A href="http://www.formulabisnis.com/?id=ilmukaya"&gt;&lt;IMG height=60 src="http://www.formulabisnis.com/images/bannerfb.gif" width=468 border=0&gt;&lt;/A&gt;&lt;/CENTER&gt;&lt;/TD&gt;&lt;/TR&gt;&lt;/TBODY&gt;&lt;/TABLE&gt;&lt;/DIV&gt;&lt;/DIV&gt;&lt;/DIV&gt; &lt;DIV style="CLEAR: both; FONT-SIZE: 1px; COLOR: #fff"&gt;.&lt;/DIV&gt;&lt;/DIV&gt;&lt;IMG height=1 src="http://geo.yahoo.com/serv?s=97359714/grpId=16059271/grpspId=1705171464/msgId=4437/stime=1225482840/nc1=3848640/nc2=3848577/nc3=5028927" width=1&gt; &lt;BR&gt;&lt;SPAN style="COLOR: white"&gt;__,_._,___&lt;/SPAN&gt; &lt;!--~-|**|PrettyHtmlEnd|**|-~--&gt;&lt;!--~-|**|PrettyHtmlStart|**|-~--&gt; &lt;STYLE type=text/css&gt; &lt;!-- #yiv764403032 #ygrp-mkp{ border:1px solid #d8d8d8;font-family:Arial;margin:14px 0px;padding:0px 14px;} #yiv764403032 #ygrp-mkp hr{ border:1px solid #d8d8d8;} #yiv764403032 #ygrp-mkp #hd{ color:#628c2a;font-size:85%;font-weight:bold;line-height:122%;margin:10px 0px;} #yiv764403032 #ygrp-mkp #ads{ margin-bottom:10px;} #yiv764403032 #ygrp-mkp .ad{ padding:0 0;} #yiv764403032 #ygrp-mkp .ad a{ color:#0000ff;text-decoration:none;} --&gt; &lt;/STYLE&gt;  &lt;STYLE type=text/css&gt; &lt;!-- #yiv764403032 #ygrp-sponsor #ygrp-lc{ font-family:Arial;} #yiv764403032 #ygrp-sponsor #ygrp-lc #hd{ margin:10px 0px;font-weight:bold;font-size:78%;line-height:122%;} #yiv764403032 #ygrp-sponsor #ygrp-lc .ad{ margin-bottom:10px;padding:0 0;} --&gt; &lt;/STYLE&gt;  &lt;STYLE type=text/css&gt; &lt;!-- #yiv764403032 #ygrp-mlmsg {font-size:13px;font-family:arial, helvetica, clean, sans-serif;} #yiv764403032 #ygrp-mlmsg table {font-size:inherit;font:100%;} #yiv764403032 #ygrp-mlmsg select, #yiv764403032 input, #yiv764403032 textarea {font:99% arial, helvetica, clean, sans-serif;} #yiv764403032 #ygrp-mlmsg pre, #yiv764403032 code {font:115% monospace;} #yiv764403032 #ygrp-mlmsg * {line-height:1.22em;} #yiv764403032 #ygrp-text{ font-family:Georgia; } #yiv764403032 #ygrp-text p{ margin:0 0 1em 0;} #yiv764403032 #ygrp-tpmsgs{ font-family:Arial; clear:both;} #yiv764403032 #ygrp-vitnav{ padding-top:10px;font-family:Verdana;font-size:77%;margin:0;} #yiv764403032 #ygrp-vitnav a{ padding:0 1px;} #yiv764403032 #ygrp-actbar{ clear:both;margin:25px 0;white-space:nowrap;color:#666;text-align:right;} #yiv764403032 #ygrp-actbar .left{ float:left;white-space:nowrap;} #yiv764403032 .bld{font-weight:bold;} #yiv764403032 #ygrp-grft{ font-family:Verdana;font-size:77%;padding:15px 0;} #yiv764403032 #ygrp-ft{ font-family:verdana;font-size:77%;border-top:1px solid #666; padding:5px 0; } #yiv764403032 #ygrp-mlmsg #logo{ padding-bottom:10px;}  #yiv764403032 #ygrp-reco { margin-bottom:20px;padding:0px;} #yiv764403032 #ygrp-reco #reco-head { font-weight:bold;color:#ff7900;}  #yiv764403032 #reco-grpname{ font-weight:bold;margin-top:10px;} #yiv764403032 #reco-category{ font-size:77%;} #yiv764403032 #reco-desc{ font-size:77%;}  #yiv764403032 #ygrp-vital{ background-color:#e0ecee;margin-bottom:20px;padding:2px 0 8px 8px;} #yiv764403032 #ygrp-vital #vithd{ font-size:77%;font-family:Verdana;font-weight:bold;color:#333;text-transform:uppercase;} #yiv764403032 #ygrp-vital ul{ padding:0;margin:2px 0;} #yiv764403032 #ygrp-vital ul li{ list-style-type:none;clear:both;border:1px solid #e0ecee; } #yiv764403032 #ygrp-vital ul li .ct{ font-weight:bold;color:#ff7900;float:right;width:2em;text-align:right;padding-right:.5em;} #yiv764403032 #ygrp-vital ul li .cat{ font-weight:bold;} #yiv764403032 #ygrp-vital a{ text-decoration:none;}  #yiv764403032 #ygrp-vital a:hover{ text-decoration:underline;}  #yiv764403032 #ygrp-sponsor #hd{ color:#999;font-size:77%;} #yiv764403032 #ygrp-sponsor #ov{ padding:6px 13px;background-color:#e0ecee;margin-bottom:20px;} #yiv764403032 #ygrp-sponsor #ov ul{ padding:0 0 0 8px;margin:0;} #yiv764403032 #ygrp-sponsor #ov li{ list-style-type:square;padding:6px 0;font-size:77%;} #yiv764403032 #ygrp-sponsor #ov li a{ text-decoration:none;font-size:130%;} #yiv764403032 #ygrp-sponsor #nc{ background-color:#eee;margin-bottom:20px;padding:0 8px;} #yiv764403032 #ygrp-sponsor .ad{ padding:8px 0;} #yiv764403032 #ygrp-sponsor .ad #hd1{ font-family:Arial;font-weight:bold;color:#628c2a;font-size:100%;line-height:122%;} #yiv764403032 #ygrp-sponsor .ad a{ text-decoration:none;} #yiv764403032 #ygrp-sponsor .ad a:hover{ text-decoration:underline;} #yiv764403032 #ygrp-sponsor .ad p{ margin:0;} #yiv764403032 o{font-size:0;} #yiv764403032 .MsoNormal{ margin:0 0 0 0;} #yiv764403032 #ygrp-text tt{ font-size:120%;} #yiv764403032 blockquote{margin:0 0 0 4px;} #yiv764403032 .replbq{margin:4;} --&gt; &lt;/STYLE&gt; &lt;!--~-|**|PrettyHtmlEnd|**|-~--&gt;&lt;/DIV&gt;&lt;/BLOCKQUOTE&gt;&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;&lt;/table&gt;&lt;br&gt;       &lt;hr size=1&gt; &lt;a href="http://sg.rd.yahoo.com/id/mail/domainchoice/mail/signature/*http://mail.promotions.yahoo.com/newdomains/id/"&gt; Dapatkan nama yang Anda sukai! &lt;/a&gt; &lt;br&gt; Sekarang Anda dapat memiliki email di @ymail.com dan @rocketmail.com.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/8727524107436465935-7687672183741665060?l=ardawriters.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://ardawriters.blogspot.com/feeds/7687672183741665060/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=8727524107436465935&amp;postID=7687672183741665060' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8727524107436465935/posts/default/7687672183741665060'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8727524107436465935/posts/default/7687672183741665060'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://ardawriters.blogspot.com/2008/11/book-coaching-menjadi-pendamping.html' title='Book Coaching-Menjadi Pendamping Penulis'/><author><name>Arda Dinata</name><uri>http://www.blogger.com/profile/01342567880537584108</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='23' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/_kTh44erH7X0/SMrONi2QbEI/AAAAAAAAACs/cQwo8nvKEKc/S220/Foto+Arda+Dinata.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-8727524107436465935.post-475252667927324457</id><published>2008-10-19T23:36:00.000+07:00</published><updated>2008-10-19T23:45:43.383+07:00</updated><title type='text'>Rahasia Memulai Menulis</title><content type='html'>&lt;table cellspacing="0" cellpadding="0" border="0" &gt;&lt;tr&gt;&lt;td valign="top" style="font: inherit;"&gt;&lt;TABLE height=21 cellSpacing=0 cellPadding=0 width=530 border=0&gt; &lt;TBODY&gt; &lt;TR&gt; &lt;TD bgColor=#ffffff height=21&gt;&lt;A href="http://www.formulabisnis.com/?id=ilmukaya" target=_blank&gt;&lt;IMG src="http://www.jokosusilo.com/banner/bannertop-fb.jpg" border=0&gt;&lt;/A&gt; &lt;/TD&gt;&lt;/TR&gt;&lt;/TBODY&gt;&lt;/TABLE&gt; &lt;SCRIPT type=text/javascript&gt;&lt;!-- zone = "29"; pl = "1518"; shape = "1"; c_border = "0066CC"; c_background = "FFFFFF"; c_text1 = "0000ff"; c_text2 = "0000ff"; c_text3 = "000000"; c_text4 = "000000"; c_text5 = "000000"; c_text6 = "000000"; c_text7 = "00CC00"; c_text8 = "000000"; url = "https://www.ppcindo.com"; //--&gt;&lt;/SCRIPT&gt;  &lt;SCRIPT src="https://www.ppcindo.com/show.js" type=text/javascript&gt;&lt;/SCRIPT&gt; &lt;BR&gt;--- Pada &lt;B&gt;Ming, 19/10/08, Arda Dinata &lt;I&gt;&amp;lt;arul.dinata@gmail.com&amp;gt;&lt;/I&gt;&lt;/B&gt; menulis:&lt;BR&gt; &lt;BLOCKQUOTE style="PADDING-LEFT: 5px; MARGIN-LEFT: 5px; BORDER-LEFT: rgb(16,16,255) 2px solid"&gt;Dari: Arda Dinata &amp;lt;arul.dinata@gmail.com&amp;gt;&lt;BR&gt;Topik: [ARDA QUANTUM WRITERS] Rahasia Memulai Menulis&lt;BR&gt;Kepada: reusenews@yahoo.com&lt;BR&gt;Tanggal: Minggu, 19 Oktober, 2008, 10:45 PM&lt;BR&gt;&lt;BR&gt; &lt;DIV id=yiv532033363&gt;&lt;STRONG&gt;Oleh &lt;/STRONG&gt;&lt;A href="http://arda-dinata.blogspot.com/" target=_blank rel=nofollow&gt;&lt;STRONG&gt;ARDA DINATA&lt;/STRONG&gt;&lt;/A&gt;&lt;BR&gt;&lt;A href="http://ardaiq.blogspot.com/" target=_blank rel=nofollow&gt;&lt;STRONG&gt;http://ardaiq.blogspot.com&lt;/STRONG&gt;&lt;/A&gt;&lt;BR&gt;&lt;STRONG&gt;&lt;BR&gt;&lt;EM&gt;&lt;SPAN style="FONT-SIZE: 130%"&gt;"Mulailah dari apa yang ada, karena yang ada lebih dari cukup untuk memulai pekerjaan."&lt;BR&gt;(Mohammad Natsir)&lt;/SPAN&gt;&lt;/EM&gt;&lt;BR&gt;&lt;/STRONG&gt;&lt;BR&gt;Menulis adalah sebuah pekerjaan. Artinya kita harusnya serius ketika melakukan aktivitas pekerjaan agar hasilnya tidak mengecewakan. Begitupun, dengan kegiatan menulis. Kita harusnya terus berlatih tiada henti dalam mengasah ketrampilan menulis, sehingga hasilnya tidak mengecewakan.&lt;BR&gt;&lt;BR&gt;Banyak temen-temen di tanah air yang SMS dan kirim email ke saya menanyakan, "Bagaimana Pak rahasia untuk memulai menulis itu?"&lt;BR&gt;&lt;BR&gt;Aku kadang sekenanya saja menjawab, karena lewat SMS itu terbatas jawabannya. Untuk itu  tulisan ini mungkin bisa melengkapi jawaban saya yang pernah temen-temen terima sebelumnya.&lt;BR&gt;&lt;BR&gt;Ingat, sesuatu pekerjaan itu akan terasa mudah dan mengalir, bila yang kita lakukan itu betul-betul telah akrab dengan dunia kita sehari-hari. Resep ini pun bisa kita terapkan bagi temen-temen yang ingin belajar menulis.&lt;BR&gt;&lt;BR&gt;Untuk itu, mulailah bikin tulisan dari apa yang ada. Artinya, mulailah kita menulis dengan tema-tema yang kita sukai, kuasai, minati, ada dalam keseharian, dan pokoknya yang materinya betul-betul telah akrab dalam keseharian kita (baca: materinya betul-betul kita miliki, dan bahkan telah menguasainya… he….).&lt;BR&gt;&lt;BR&gt;Dengan bermodalkan hal-hal yang telah kita kuasai, maka saya yakin belajar menulis itu akan menjadi lancar, lancar dan lancar….! Coba saja kalau tidak percaya!!!! Hal ini diakui pula oleh Mohammad Natsir dengan ungkapannya: "Mulailah dari apa yang ada, karena yang ada lebih dari cukup untuk memulai  pekerjaan."&lt;BR&gt;&lt;BR&gt;Jadi, rahasia memulai bikin tulisan itu adalah dengan belajar menulis tentang sesuatu yang telah ada dalam diri kita. Itu adalah modal terbesar yang bisa kita manfaatkan dalam berlatih menulis. Bagaimana menurut Anda…. ???***&lt;BR&gt;&lt;BR&gt;&lt;STRONG&gt;&lt;EM&gt;Arda Dinata adalah penulis di beberapa blog dan pengasuh spirit jurnalistik di MIQRA Indonesia dan Majalah Inside, kini bekerja di Loka Litbang P2B2 Ciamis, Balitbangkes Depkes. R.I.&lt;/EM&gt;&lt;/STRONG&gt;&lt;BR&gt;&lt;BR&gt;Posted By Arda Dinata to &lt;A href="http://ardawriters.blogspot.com/2008/09/rahasia-memulai-menulis.html" target=_blank rel=nofollow&gt;ARDA QUANTUM WRITERS&lt;/A&gt; at 9/08/2008 08:31:00 AM&lt;/DIV&gt;&lt;/BLOCKQUOTE&gt;&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;&lt;/table&gt;&lt;br&gt;__________________________________________________&lt;br&gt;Apakah Anda Yahoo!?&lt;br&gt;Lelah menerima spam?  Surat Yahoo! memiliki perlindungan terbaik terhadap spam  &lt;br&gt;http://id.mail.yahoo.com&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/8727524107436465935-475252667927324457?l=ardawriters.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://ardawriters.blogspot.com/feeds/475252667927324457/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=8727524107436465935&amp;postID=475252667927324457' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8727524107436465935/posts/default/475252667927324457'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8727524107436465935/posts/default/475252667927324457'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://ardawriters.blogspot.com/2008/10/rahasia-memulai-menulis.html' title='Rahasia Memulai Menulis'/><author><name>Arda Dinata</name><uri>http://www.blogger.com/profile/01342567880537584108</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='23' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/_kTh44erH7X0/SMrONi2QbEI/AAAAAAAAACs/cQwo8nvKEKc/S220/Foto+Arda+Dinata.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-8727524107436465935.post-1014736242946140534</id><published>2008-09-08T08:38:00.001+07:00</published><updated>2008-09-09T09:17:39.360+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='HOW TO WRITERS'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Skill Writers'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='menulis'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Rahasia Penulis'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='INSPIRING'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Smart Words'/><title type='text'>Sukses Menulis Artikel</title><content type='html'>&lt;strong&gt;Oleh &lt;/strong&gt;&lt;a href="http://arda-dinata.blogspot.com/"&gt;&lt;strong&gt;ARDA DINATA&lt;/strong&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;Email: &lt;/strong&gt;&lt;a href="mailto:arda.dinata@gmail.com"&gt;&lt;strong&gt;arda.dinata@gmail.com&lt;/strong&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;&lt;br /&gt;MENURUT&lt;/strong&gt; kamus umum bahasa Indonesia susunan W.J.S. Poerwadarminta, artikel diartikan sebagai karya tulis lengkap dalam majalah, surat kabar dan lain sebagainya. Sedangkan Lasa HS mengungkapkan tulisan artikel itu merupakan pengungkapan ide, menceritakan pengalaman dalam bidang tertentu yang tidak dikaitkan dengan tugas-tugas akademik.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Oleh karena itu, perlu pembaca MIQRA INDONESIA ketahui bahwa umumnya teknik penulisan artikel ini tidak diajarkan pada semua program dan jenjang pendidikan. Kiranya hanya terbatas pada penataran maupun pendidikan formal di bidang jurnalistik.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pembaca MIQRA INDONESIA, penulis sering mendengar keluhan dari penulis pemula yang ingin menulis artikel ini. Misalnya berupa “Bagaimana sih…, memulainya?” atau pembaca MIQRA INDONESIA sudah berusaha menulis artikel dan beberapa kali mengirimkan artikelnya, tapi masih ditolak oleh surat kabar maupun majalah?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kenyataan memperlihatkan bahwa sebagian dari mereka ada yang putus asa, mundur teratur dan tidak mau mencoba lagi. Padahal, kalau saja mereka memiliki rasa optimis bahwa dirinya mampu menulis sebuah artikel, maka mungkin saja karya artikel berikutnya yang menjadi awal kesuksesannya. Syaratnya, kita harus mau belajar dari mereka yang telah sukses lebih dulu dan kita hendaknya mengkaji ulang setiap artikel yang telah ditulisnya. Coba pembaca MIQRA INDONESIA perhatikan dan telaah pada setiap artikel tersebut. Apakah artikel itu telah memenuhi ciri-ciri sebagai artikel atau belum?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Untuk membangunnya berikut ini beberapa saran yang mesti pembaca MIQRA INDONESIA perhatikan dalam menulis sebuah artikel di surat kabar atau majalah. Sebuah artikel berbeda dengan tulisan lainnya. Yakni tulisan artikel bahasannya harus aktual, singkat, jelas, dan memiliki daya tarik tersendiri. Jika tulisan fiksi mendasarkan diri pada olah imajinasi, berita pada fakta, maka tulisan artikel ini berdasarkan pada opini penulis yang sifatnya subyektif. Cara penulisannya pun harus runtut berdasarkan logika sesuai arah permasalahan yang dibahasnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dalam hal ini, pembaca MIQRA INDONESIA harus sadar betul kalau suatu surat kabar atau majalah itu bersifat bisnis, sehingga ia akan memuat atau menerbitkan sebuah artikel yang tidak hanya mengandalkan idealisme (baca: keilmuan) semata-mata, melainkan juga harus menarik dan disukai pembacanya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Atas dasar itu, bagi pembaca MIQRA INDONESIA yang ingin menjadi penulis (artikel), maka harus mengetahui terlebih dahulu ciri-ciri sebuah artikel tersebut. Secara sederhana dan umum, ciri-ciri yang harus dimiliki oleh sebuah artikel adalah seperti berikut ini.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Lugas, berarti artikel yang ditulis langsung menuju pada pokok bahasan (persoalan) dan tidak bertele-tele.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Logis, berarti segala informasi yang ditulis dalam artikel memiliki dasar dan alasan yang diterima akal sehat dan dapat diuji kebenarannya.&lt;br /&gt;Tuntas, berarti masalah yang dibahas ada titik penyelesaiannya secara mendalam dan tidak menggantung.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Obyektif, berarti keterangan yang diinformasikan dalam artikel sesuai dengan data dan fakta yang ada, bukan khayalan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Cermat, berarti berusaha menghindari berbagai kekeliruan, walau sekecil apapun dan usahakan bahasa yang digunakan dapat dipahami pembaca.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Terbuka dan tidak egois, berarti siap menerima kemungkinan tanggapan pendapat baru dan tidak melibatkan emosi berlebihan (tidak merasa diri paling benar).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Harus memperhatikan bahasa baku dan menggunakan kaidah tanda baca yang diakui, yaitu ejaan bahasa Indonesia yang disempurnakan (baca: EYD).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Selain itu, dalam menulis artikel ada beberapa hal yang perlu diperhatikan dan dipahami sebelum benar-benar pembaca MIQRA INDONESIA menulisnya. Yakni selain harus menggunakan bahasa jurnalistik, juga harus memperhatikan dan dipahami berkait dengan tema, kerangka tulisan (yang berisi: judul, lead, jembatan, tubuh tulisan, dan penutup), paragraf, kutipan, dan langkah menulis artikel itu sendiri.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;Bahasa Jurnalistik&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bahasa itu berfungsi sebagai alat penyampai ide dan informasi kepada orang lain. Begitu juga halnya dengan bahasa jurnalistik adalah bahasa yang digunakan oleh penerbitan pers kepada pembacanya. Hal ini mensyaratkan bahasa yang digunakan harus mengandung makna informatif, persuasif, dan secara konsensus merupakan kata-kata yang bisa dimengerti secara umum, harus singkat tapi jelas dan tidak bertele-tele. Dalam arti lain bahasa jurnalistik, dapat dikatakan sebagai bahasa tulisan yang paling mendekati bahasa lisan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dalam buku Jurnalistik Praktis susunan Titin Supartini (1993) mengungkapkan bahasa jurnalistik merupakan perpaduan bahasa yang baik, benar, dan menarik, yang mempunyai unsur intelektual, komunikatif dan estetika.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bahasa yang baik adalah bahasa yang selaras dengan kontekstualnya. Yang dipentingkan adalah unsur komunikatifnya. Bahasa yang baik juga akan terekspresi dalam cara penyampaian yang sistematis, sehingga mudah dicerna.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bahasa yang benar adalah bahasa yang berpatokan pada kaidah-kaidah bahasa yang berlaku. Bahasa yang benar adalah bersifat logis, kalimatnya efektif, dan unsur yang digunakan memiliki fungsi dan makna.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bahasa yang menarik adalah bahasa yang mampu memberikan suasana dinamis, segar, dan aktual, sehingga pembaca merasa betah membacanya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mempelajari bahasa jurnalistik, rasanya kurang lengkap bila pembaca MIQRA INDONESIA tidak mengetahui karakteristik bahasa jurnalistik versi FX. Koesworo, dkk.(Dibalik Tugas Kulit Tinta; 1994), yaitu:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;1. Sederhana, singkat-padat, jelas, langsung (to the point).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;2. Hidup, lincah, sesuai dengan zamannya, mengandung kekayaan bahasa rakyat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;3. Kalimat singkat dan kata-kata positif, mengandung banyak fakta dengan menggunakan kata sesedikit mungkin (more and less words).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;4. Bahasanya memasyarakat, dengan mengutamakan isi. Memperhatikan tata bahasa, tetapi tidak terlalu mengutamakannya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;5. Memiliki banyak gaya (style) bahasa. Yang dimaksud style adalah pemilihan dan penggunaan kata-kata sedemikian rupa, sehingga menghasilkan pengertian tertentu bagi pembacanya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Akhirnya, tidak ada kata lain yang pantas diajukan untuk pembaca MIQRA INDONESIA, selain selamat menulis dan semoga sukses berdakwah lewat tulisan artikel! Amin. Wallahu‘alam.***&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;&lt;em&gt;Arda Dinata adalah penulis di beberapa blog dan pengasuh spirit jurnalistik di MIQRA Indonesia dan Majalah Inside, kini bekerja di Loka Litbang P2B2 Ciamis, Balitbangkes Depkes. R.I.&lt;/em&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;MyBlog ARDA DINATA:&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;&lt;a href="http://arda-dinata.blogspot.com/"&gt;Dunia Kesehatan Lingkungan: http://arda-dinata.blogspot.com&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;a href="http://miqra.blogspot.com/"&gt;Dunia Inspirasi &amp;amp; Motivasi Hidup: http://miqra.blogspot.com&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;a href="http://www.blogger.com/~AKL%20KUTAMAYA/HSMM/Dunia%20Penulis%20Sukses:%20http:/arda-mediapenulis.blogspot.com"&gt;Dunia Penulis Sukses: http://arda-mediapenulis.blogspot.com&lt;/a&gt;&lt;a href="http://www.blogger.com/~AKL%20KUTAMAYA/HSMM/Dunia%20Kliping%20Terseleksi:%20http:/eklipingiptek.blogspot.com"&gt;Dunia Kliping Terseleksi: http://eklipingiptek.blogspot.com&lt;/a&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/8727524107436465935-1014736242946140534?l=ardawriters.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://ardawriters.blogspot.com/feeds/1014736242946140534/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=8727524107436465935&amp;postID=1014736242946140534' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8727524107436465935/posts/default/1014736242946140534'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8727524107436465935/posts/default/1014736242946140534'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://ardawriters.blogspot.com/2008/09/sukses-menulis-artikel.html' title='Sukses Menulis Artikel'/><author><name>Arda Dinata</name><uri>http://www.blogger.com/profile/01342567880537584108</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='23' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/_kTh44erH7X0/SMrONi2QbEI/AAAAAAAAACs/cQwo8nvKEKc/S220/Foto+Arda+Dinata.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-8727524107436465935.post-6071111766623031060</id><published>2008-09-08T08:36:00.000+07:00</published><updated>2008-09-08T08:37:54.858+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='HOW TO WRITERS'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Skill Writers'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Rahasia Penulis'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='INSPIRING'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Smart Words'/><title type='text'>Langkah Menulis Artikel di Media Massa</title><content type='html'>&lt;strong&gt;Oleh: Arda Dinata*)&lt;br /&gt;&lt;/strong&gt;&lt;a href="http://ardawriters.blogspot.com/"&gt;&lt;strong&gt;http://ardawriters.blogspot.com/&lt;/strong&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;a href="http://duniawriters.blogspot.com/"&gt;&lt;strong&gt;http://duniawriters.blogspot.com/&lt;/strong&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;&lt;em&gt;&lt;span style="font-size:130%;"&gt;&lt;br /&gt;“Ide-ide, gagasan-gagasan cemerlang, tema-tema yang mengharukan, gaya yang sederhana, kepribadian yang membentuk lahirnya sebuah karya adalah sebuah karangan yang senantiasa menarik.”&lt;br /&gt; (Wilson Nadeak).&lt;/span&gt;&lt;/em&gt;&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Langkah jitu menulis artikel adalah dengan langsung menuliskannya dalam bentuk kalimat demi kalimat. Bagaimana untuk memulai menulis kalimat itu?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Memulai sebuah kalimat, syaratnya sudah tentu harus terpikir dahulu, tema apa yang akan kita tulis dalam artikel tersebut. Bila masalah yang akan ditulis menjadi artikel itu sudah ada dalam pikiran (kepala) kita, tentu akan lebih mudah memulainya dalam menyusun sebuah kalimat.&lt;br /&gt;Dalam membuat kalimat, hendaknya kalimat pertama harus ada hubungannya dengan kalimat kedua. Begitu pun dengan kalimat-kalimat selanjutnya. Langkah-langkah demikian, tentu berlaku juga dalam menyusun alinea pertama harus sejalan dengan alinea kedua dan alinea berikutnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dalam menulis sebuah kalimat, harus sesuai dengan tujuan kalimat. Artinya kalimat itu tidak perlu panjang-panjang, agar mudah dimengerti oleh pembaca. Namun demikian, kalimat panjang bukan berarti tidak boleh, asalkan mudah dimengerti dan tidak bertele-tele.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Terkait langkah memulai menulis artikel di media massa ini, intinya kita harus segera mempraktekkannya. Dalam menjalankan praktek, menurut Roesli Lahani Yunus (2002), seorang (calon) penulis harus punya bermacam-macam kemampuan. Dia harus mampu berbahasa Indonesia yang baik dan benar, terutama dalam penulisannya. Dia harus rajin dan tekun membaca. Kemudian harus rajin menulis atau melatih diri untuk berbagai tulisan (artikel).&lt;br /&gt;Mempraktekkan semuanya itu, tentu bukan hanya untuk sekali atau sehari saja, tetapi setiap hari. Di sinilah gunanya latihan. Latihan berarti mempermahir seorang calon penulis artikel untuk menyusun kata-kata menjadi kalimat yang indah dan enak dibaca oleh siapa saja, hingga pembaca mengerti dari isi artikel yang kita tulis.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sejalan dengan itu, Asep Syamsul M. Romli (1999), menyebutkan rajin membaca adalah kunci sukses seorang penulis. Dengan membaca, ia tidak saja memiliki banyak pengetahuan dan referensi tentang berbagai masalah, tapi juga dapat mempelajari bagaimana orang lain mengemukakan pandangannya lewat bahasa tulisan (artikel) di media massa.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Lebih jauh, Romel (sapaan akrab Asep Syamsul M. Romli) menyebutkan paling tidak ada empat modal dasar yang mutlak dimiliki seseorang untuk dapat menulis artikel. Pertama, kemauan. Kemauan merupakan modal utama bagi seseorang untuk menggerakan dirinya mencapai sesuatu. Bahkan bukan sekadar kemauan, melainkan harus berupa ambisi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kemauan atau ambisi untuk dapat menulis akan menimbulkan semangat, keuletan, dan mendorong seseorang melakukan apa saja yang memungkinkannya mencapai kemampuan menulis.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kedua, motivasi menulis. Motivasi erat kaitannya dengan kemauan. Bahkan, motivasi inilah yang dapat memunculkan kemauan untuk (dapat) menulis. Karena, motivasi adalah niat. Maka niat yang terbaik dalam menulis, tentu dengan tujuan: berbagai wawasan, pengalaman, atau pengetahuan dengan pembaca; menyampaikan kebenaran; menyumbangkan pemikiran bagi orang lain atas pemecahan suatu masalah; dan sebagainya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ketiga, kemampuan. Setelah ada kemauan dan motivasi, tentunya harus ada kemampuan. Kemauan menulis tanpa kemampuan untuk melakukannya tidak akan menghasilkan. Begitu pula sebaliknya, jika kemampuan tidak disertai kemauan tidak ada karya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kemampuan menulis ini menyangkut persoalan bakat. Dan, bakat tidak akan berkembang atau dapat dioptimalkan tanpa latihan. Dengan demikian, bakat dan latihan merupakan dua hal utama untuk mencapai kemampuan prima. Kendatipun begitu, jika tidak ada bakat, latihan yang keras dan terus menerus akan mendatangkan kemampuan. Adapun kemampuan yang diperlukan untuk menulis artikel, antara lain: kemampuan mengamati fenomena; kemampuan berbahasa tulis; dan kemampuan berbahasa jurnalistik.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Akhirnya, agar langkah menulis artikel ini terencana dengan baik, maka rajin-rajinlah melakukan pola menggali ide setiap saat, mengumpulkan bahan atau referensi (dari buku, koran, majalah, kamus, kliping media massa, dan lainnya), baru selanjutnya segera kita mengikatnya dengan memulai menulis artikel.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dalam hal ini, ada saran yang baik dari Hadiyanto (2001), dalam “Membudayakan Kebiasaan Menulis (Sebuah Pengantar),” disebutkan belajar menulis atau membudayakan kebiasaan menulis harus dimulai dengan gaya bertutur atau bercerita. Misalnya, dengan menceritakan (menuliskan-pen) pengalaman hidup sehari-hari, pengalaman ketika melakukan perjalanan, atau menuliskan sesuatu berdasarkan hasil pengamatan terhadap alam sekitar kita, termasuk masyarakatnya. Bisa juga menceritakan pengalaman orang lain. Pokoknya, segala sesuatu yang bisa kita ceritakan kepada orang lain, baik formal maupun tidak formal, sangat baik sebagai bahan ketika mulai belajar menulis.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Adapun langkah-langkah menulis, yang dapat kita lakukan adalah antara lain: biasakan berpikir logis dan sistematis, menentukan tema yang kita kuasai, membatasi pembahasan tulisan artikel dengan membuat kerangka tulisan, menentukan lead pendahuluan yang tepat, membangun tubuh tulisan melalui pembuatan paragraf yang mengalir, dan mengakhiri tulisan artikel dengan “memuaskan” pembaca. Selamat belajar menulis, Anda pasti bisa menulis artikel di media massa!***&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;&lt;em&gt;*) Penulis adalah kolomnis dan pengasuh majelis jurnalistik di MIQRA Indonesia, &lt;/em&gt;&lt;/strong&gt;&lt;a href="http://www.miqrajurnalistik.blogspot.com/"&gt;&lt;strong&gt;&lt;em&gt;www.miqrajurnalistik.blogspot.com&lt;/em&gt;&lt;/strong&gt;&lt;/a&gt;&lt;strong&gt;&lt;em&gt;.&lt;/em&gt;&lt;/strong&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/8727524107436465935-6071111766623031060?l=ardawriters.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://ardawriters.blogspot.com/feeds/6071111766623031060/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=8727524107436465935&amp;postID=6071111766623031060' title='1 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8727524107436465935/posts/default/6071111766623031060'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8727524107436465935/posts/default/6071111766623031060'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://ardawriters.blogspot.com/2008/09/langkah-menulis-artikel-di-media-massa.html' title='Langkah Menulis Artikel di Media Massa'/><author><name>Arda Dinata</name><uri>http://www.blogger.com/profile/01342567880537584108</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='23' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/_kTh44erH7X0/SMrONi2QbEI/AAAAAAAAACs/cQwo8nvKEKc/S220/Foto+Arda+Dinata.jpg'/></author><thr:total>1</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-8727524107436465935.post-915756666416292401</id><published>2008-09-08T08:34:00.002+07:00</published><updated>2008-10-09T00:19:26.211+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='HOW TO WRITERS'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Motivation Writers'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='menulis'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Rahasia Penulis'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='INSPIRING'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Smart Words'/><title type='text'>Berprestasi Melalui Tulisan</title><content type='html'>&lt;strong&gt;Oleh &lt;/strong&gt;&lt;a href="http://arda-dinata.blogspot.com/"&gt;&lt;strong&gt;ARDA DINATA&lt;/strong&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;Email: &lt;/strong&gt;&lt;a href="mailto:arda.dinata@gmail.com"&gt;&lt;strong&gt;arda.dinata@gmail.com&lt;/strong&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;DUNIA&lt;/strong&gt; tulis menulis tidak hanya milik kaum wartawan. Siapa pun, kalau mau berlatih, bisa juga jadi penulis. Masalahnya, kadang-kadang kita tidak menyadari potensi yang dimiliki. Melalui tulisan ini, penulis mencoba berbagi pengalaman dalam bidang tulis menulis kepada pembaca MIQRA INDONESIA GROUP.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tujuan utama dalam tulis menulis, adalah dimengertinya setiap kalimat yang kita susun bagi para pembaca. Kalimatnya tepat, jelas, dan tidak membingungkan pembaca. Selain itu, tulis menulis bermaksud untuk mengungkapkan fakta, data, perasaan, sikap, isi hati dan pikiran secara efekif kepada pembaca.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bagi calon penulis, setidaknya ada tiga tahap yang harus dilalui. Yakni teknik penulisan, muatan atau isi, dan kontinuitas menulis. Barangkali pembaca MIQRA INDONESIA telah menguasai teknik penulisan dan isinya, tetapi malas untuk menulis secara kontinyu. Tentu hasilnya akan tersendat-sendat dikala menuangkan ide ke dalam tulisan. Atau pembaca MIQRA INDONESIA telah memiliki simpanan data, fakta dan ilmu pengetahuan sebagai calon isi tulisan. Tetapi, belum mengetahui teknik penulisan dan tidak secara kontinyu menulis, maka dapat dipastikan lebih sering menghadapi kegagalan. Sebaliknya, teknik dan kontinyuitas telah pembaca MIQRA INDONESIA miliki, tetapi tidak pernah berusaha menambah wawasan dan isi tulisan tersebut. Sehingga tulisan terasa kering, tidak berkembang dan membosankan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Berdasarkan pengalaman, tidak terlalu banyak syarat sebenarnya untuk memulai menulis. Awalanya, kita harus selalu mencoba menulis, menulis, dan menulis apa saja yang ada dalam pikiran serta banyak membaca. Kemudian hasil dari tulisan itu, kita kirim ke surat kabar tertentu. Tapi, tentunya sebelum tulisan tersebut kita kirimkan, terlebih dahulu kita perlu membaca ulang dan merevisinya beberapa kali. Barangkali, ada kata-kata yang kurang tepat atau rancu. Di sini yang perlu diperhatikan juga adalah masalah ‘selera’ redaksi surat kabar tersebut.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bagi seorang penulis, buku, membaca dan menulis adalah sebagian dari hidupnya. Penulis tanpa buku, akan menghasilkan tulisan yang hambar dan tidak berbobot. Sehingga ada seorang penulis yang mengatakan bahwa “Berbobot atau tidaknya sebuah tulisan, adalah karena ditunjang oleh banyaknya buku yang pernah dibaca penulisnya.”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dari aktivitas menulis tersebut, selain kita telah berdakwah lewat tulisan. Kita juga akan mendapatkan imbalan materi. Besarnya honorarium tergantung kebijaksanan redaksi surat kabar yang bersangkutan, berkisar antara Rp. 10.000 sampai 200.000 rupiah per tulisan (puisi, cerpen, artikel, resensi buku, dll), bahkan lebih. Cukup lumayan bukan?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bayangkan kalau pembaca MIQRA INDONESIA mampu menulis secara produktif. Misalnya, tiap hari mampu menulis satu tulisan, maka dalam satu minggu terkumpul tujuh buah tulisan. Lalu tulisan itu, kita kirimkan ke tujuh surat kabar dan ternyata dimuat, maka berapa pendapatan yang pembaca MIQRA INDONESIA terima? Sungguh luar biasa … bukan! Ini idealnya dan kenyataannya tergantung dari aktivitas dan kreatifitas diri kita sendiri.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Menurut The Liang Gie (1983), ada enam jenis nilai yang akan dilahirkan dalam tulis menulis, yaitu:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;1. Nilai kecerdasan (Intellectual value).&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dengan sering menulis yang antara lain berupa menghubungkan buah pikiran yang satu dengan yang lain, merencanakan rangka uraian yang sistematis dan logis serta menimbang-nimbang sesuatu perkataan yang tepat. Maka seseorang akan senantiasa bertambah daya pikirnya, kemampuan hayalnya sampai tingkat kecerdasannya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;2. Nilai pendidikan (Educational value).&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Seseorang pemula yang terus menulis, walaupun naskahnya belum berhasil diterbitkan atau berkali-kali ditolak. Sesungguhnya itu melatih diri menjadi tabah, ulet, dan tekun, sehingga akhirnya pada suatu hari mencapai keberhasilan. Setelah menjadi penulis yang berhasil, bilamana ia terus menghasilkan karya tulis, ini berarti ia dapat memelihara ketekunan kerja dan senantiasa berusaha memajukan diri. Itu semua merupakan nilai pendidikan yang sukar diperoleh dari sekolah manapun.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;3. Nilai kejiwaan (Psychological value).&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bilamana karena keuletan terus menerus menulis dan akhirnya tulisannya dapat dimuat dalam surat kabar terkenal atau diterbitkan sebagai buku oleh penerbit terkenal. Sehingga, lahirlah pada diri penulisnya kepuasan batin, kegembiraan kalbu, kebanggaan pribadi, dan kepercayaan diri.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;4. Nilai kemasyarakatan (Social value).&lt;br /&gt;&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;Seseorang penulis yang telah berhasil dengan karya-karya tulisannya, biasanya akan memperoleh penghargaan di masyarakat. Paling tidak, namanya dikenal oleh para penerbit, pengusaha toko buku dan sidang pembaca tertentu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;5. Nilai keuangan (Financial value).&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tentu saja, jerih payah dari seorang penulis yang berhasil akan menerima imbalan uang dari pihak yang menerbitkan karyanya, seperti yang penulis gambarkan di awal tulisan ini.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;6. Nilai filsafat (Philosophical value).&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Salah satu gagasan besar yang digumuli para ahli pikir sejak dulu ialah keabadian. Jasad orang-orang arif tidak pernah abadi, tetapi buah-buah pikiran mereka kekal diabadikan melalui karangn yang ditulis. Sampai hari ini, manusia modern mengetahui kearifan Plato melalui naskah percakapannya; kita mengetahui luasnya pemikiran Imam Al-Ghazali melalui karya-karya tulisnya; dll. Dunia Timur menyadari nilai ini dengan pepatahnya, “Segala sesuatu musnah, kecuali perkataan yang tertulis.” Bagaimana menurut Anda???***&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;&lt;em&gt;Arda Dinata adalah penulis di beberapa blog dan pengasuh spirit jurnalistik di MIQRA Indonesia dan Majalah Inside, kini bekerja di Loka Litbang P2B2 Ciamis, Balitbangkes Depkes. R.I.&lt;/em&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;MyBlog ARDA DINATA:&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;&lt;a href="http://arda-dinata.blogspot.com/"&gt;Dunia Kesehatan Lingkungan: http://arda-dinata.blogspot.com&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;a href="http://miqra.blogspot.com/"&gt;Dunia Inspirasi &amp;amp; Motivasi Hidup: http://miqra.blogspot.com&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;a href="http://www.blogger.com/~AKL%20KUTAMAYA/HSMM/Dunia%20Penulis%20Sukses:%20http:/arda-mediapenulis.blogspot.com"&gt;Dunia Penulis Sukses: http://arda-mediapenulis.blogspot.com&lt;/a&gt;&lt;a href="http://www.blogger.com/~AKL%20KUTAMAYA/HSMM/Dunia%20Kliping%20Terseleksi:%20http:/eklipingiptek.blogspot.com"&gt;Dunia Kliping Terseleksi: http://eklipingiptek.blogspot.com&lt;/a&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/8727524107436465935-915756666416292401?l=ardawriters.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://ardawriters.blogspot.com/feeds/915756666416292401/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=8727524107436465935&amp;postID=915756666416292401' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8727524107436465935/posts/default/915756666416292401'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8727524107436465935/posts/default/915756666416292401'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://ardawriters.blogspot.com/2008/09/berprestasi-melalui-tulisan.html' title='Berprestasi Melalui Tulisan'/><author><name>Arda Dinata</name><uri>http://www.blogger.com/profile/01342567880537584108</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='23' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/_kTh44erH7X0/SMrONi2QbEI/AAAAAAAAACs/cQwo8nvKEKc/S220/Foto+Arda+Dinata.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-8727524107436465935.post-8350715496564816579</id><published>2008-09-08T08:32:00.001+07:00</published><updated>2008-10-14T17:39:55.512+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='HOW TO WRITERS'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Motivation Writers'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Skill Writers'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='menulis'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='INSPIRING'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Smart Words'/><title type='text'>Karena itu Aku Menulis</title><content type='html'>Salzburg, Maret 2003, Amelia Hapsari&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ini Salzburg, sebuah kota di lereng gunung Alpen yang mulai menghangat di awal musim semi. Hutan masih kerontang karena musim dingin mengendapkan kehidupan pada coklat pucat dan kelabu yang muram. Tapi rumput-rumput kecil yang lembut dan keras hati sudah mulai tumbuh, menemani bunga-bunga liar putih kecil bertotol kuning di tengahnya, atau si lila mungil yang mulai bercokol di sela-sela semak yang belum tumbuh daunnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Salzburg masih belum tersentuh warna musim panas yang hijau-biru segar seperti dirinya dalam film “Sound of Music.” Tapi aku di sini, mulai detik ini, akan memulai suatu titik baru dalam hidupku. Aku akan menulis lagi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sejak aku mulai bisa mengeja kata dan melambangkan bahasa dengan coretan-coretan berbentuk alfabet yang bisa dibaca, aku sudah mulai menulis. Aku mengarang cerita tentang seorang anak yang dipungut oleh orang tuanya dan kemudian menemukan jati dirinya yang sesungguhnya. Cerita itu kutulis di atas kertas kalender harian yang disobek karena sudah lewat tanggalnya. Kertas-kertas itu kusembunyikan supaya kedua orang tuaku tidak mengetahui isinya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tentu saja itu hal yang mustahil, karena rumah kami ketika itu tidak mengenal privasi. Mama, Papa, aku, dan ketiga adikku tinggal tidur di sebuah kamar yang sama, baju-baju kami disimpan di lemari yang sama, dan alat-alat sekolah kami juga berbagi rak yang sama dengan buku-buku lain. Aku hanya merasa malu, bahwa aku sempat membayangkan cerita anak pungut itu. Ini semua gara-gara film drama cengeng Indonesia tahun 80-an yang kutonton di TVRI. Cerita itu tidak pernah selesai, dan kertasnya mungkin sudah kuenyahkan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Setelah itu aku masih selalu berusaha menulis dengan baik. Aku membuat buku kumpulan puisi bersama temanku Ninis pada kelas tiga SD. Kumpulan puisi itu sempat terbit sampai tiga edisi. Terbitannya cuma satu kopi, dari sobekan halaman tengah buku tulis yang kemudian dibendel dengan staples. Aku dan ninis memberi nilai satu sampai sepuluh karya-karya kami. Tentu saja karyaku sendiri kuberi nilai tinggi-tinggi. Curang sekali, ya? Tapi toh hanya Ninis yang protes, karena tidak pernah ada orang yang kami perbolehkan membacanya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Setelah aku di kelas lebih tinggi, lebih banyak membaca puisi, karya-karya itu kupandang norak dan tidak bermutu, maka gampang terbuang begitu saja. Ingatanku tentang usahaku menulis setelah itu adalah ketika aku kelas lima SD, dan ingin menulis tentang seorang gadis kecil yang pandai tapi sombong. Belum jadi satu halaman, orang-orang di rumahku sudah mulai berseliweran sambil berusaha mengintip, apa yang sedang aku tulis. Jangan salah sangka, aku yakin mereka bangga bahwa aku gemar menulis. Tapi keingintahuan mereka membuatku malas menulis lagi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Aku merasa bahwa suka menulis itu tidak normal, bahkan menulis itu bukan suatu cita-cita yang harus terus ditekuni. Mengapa? Ada tiga alasan yang pernah aku bayangkan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Yang pertama, menulis itu menghasilkan terlalu sedikit uang. Dilahirkan di keluarga wiraswastawan, aku selalu dididik untuk menghargai uang. Kami selalu hidup hemat, dan berusaha mengumpulkan uang.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kalau waktu dan tenaga yang dikeluarkan untuk menghasilkan sebuah tulisan yang baik digunakan untuk bekerja dalam bidang teknik, perdagangan, atau bidang lain yang lebih menguntungkan secara ekonomi, maka pekerjaan menulis boleh dikategorikan sebagai penggunaan waktu yang tidak terlalu produktif. Semua tulisan yang baik melalui proses riset dan pemikiran yang mendalam, digarap dengan teknik yang memakan waktu untuk berlatih dan berani salah, serta melibatkan proses pencarian gaya tulisan yang bertahun-tahun. Untuk sebuah ketrampilan yang ditempa sedemikian lama, penulis rata-rata mendapat penghasilan yang tidak seimbang. Apalagi kalau ia hanya menulis untuk dirinya sendiri. Apalagi kalau ia harus menghidupi keluarganya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Yang kedua, penulis itu terlihat memenuhi syarat untuk digolongkan jadi pemalas. Aku bisa membayangkan mempunyai suami seorang penulis yang bangun seenaknya, dengan pakaian seenaknya juga mulai menulis, makan dan tidur seenaknya, dan pergi seenaknya. Pasti dibutuhkan hati seluas samudra untuk menjadi istri seorang penulis. Sedangkan menjadi suami seorang penulis, aku belum bisa membayangkannya, karena tuntutan sebagai istri dan ibu di Indonesia hampir tidak bisa ditawar lagi. Keadaan ini, ditambah dengan harga tulisan yang tidak menentu, tidak adil bagi pasangan para penulis, apalagi anak-anak mereka.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Yang ketiga, penulis itu seringkali mau enaknya saja. Kritik sana kritik sini, tapi jarang benar-benar ikut serta untuk memperbaiki masalah, alias omdo (omong doang). Karena pengetahuan mereka di ranah teori dan banyaknya bacaan mereka yang memperluas wawasan, para penulis mudah menuding, apalagi menulis analisa yang membuat luka-luka pada pihak yang merasa tertuding. Karena itu penulis biasanya lekas dianggap idealis dan tidak realistis, sehingga cap omdo pada penulis ini mudah dilekatkan masyarakat sekitarnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Paling tidak, inilah gambaran orang tuaku tentang penulis. Gambaran yang sangat manusiawi dan wajar dimiliki siapapun. Karena ini, dan lebih karena tema-tema pelajaran mengarang dari SD sampai SMA tidak pernah jauh dari tema kebersihan lingkungan dan tema-tema apolitis yang membosankan lainnya, maka bertahun-tahun sejak lulus SD aku tidak menulis lagi. Kalau aku menulis, aku menulis di malam larut yang sepi, ketika aku sendiri, kemudian menyimpannya rapat-rapat dari dunia luar asing yang tidak memahamiku.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tapi mulai hari ini aku akan mulai menulis lagi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Aku menulis, karena seringkali aku tidak cukup luas untuk menampung muatan gundah atau marah yang menyerbuku. Sering kali juga rasa syukur itu meluap banjir dan butuh mengalir. Dan kalau aku sedih, aku butuh suatu ruang kosong untuk menuang air mataku dan meletakkan bebanku. Aku menulis karena ada yang minta dilahirkan melalui pena dan buku tulisku.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Aku menulis, karena identitasku sebagai minoritas di manapun aku berada. Kalau Anda belum pernah menjadi minoritas, beginilah rasanya. Sebagai seorang wanita, aku diharapkan untuk mencapai “kodratku,” sebagai ibu dan istri yang baik. Karena itu setiap kali aku berhadapan dengan laki-laki dalam konteks kerja, aku selalu ditatap dengan sorot mata yang berkata, “Nggak usah lah berkompetisi dengan kami, para laki-laki. Dua atau tiga tahun lagi kamu akan punya anak dan nggak akan punya waktu lagi buat bersaing dengan kami.”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sebagai seorang beretnis Cina di Indonesia, aku masih selalu merasa dicurigai, bahwa aku akan mewakili ide-ide prototip Cina yang menghalalkan segala cara hanya demi uang, atau hanya berorientasi pada perolehan laba sebesar-besarnya. Kalau aku ke Amerika, ke Eropa, atau ke negara lain yang katanya menjunjung sikap anti diskriminasi, segera aksen Jawa pada bahasa Inggris atau Jermanku membuat orang berpikir panjang untuk menilai bahwa aku sama kompetennya dengan mereka.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Aku juga hanya sedikit minum alkohol dan tidak merokok, yang segera membuatku dianggap kurang gaul atau terlalu konservatif di negara-negara Barat. Bahkan kalaupun aku ke Cina, tempat di mana aku secara fisik tidak akan kelihatan jauh berbeda dengan penduduk mayoritasnya, mereka akan bilang bahwa aku orang Indonesia, dari budaya yang tidak sama dengan mereka.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dengan menulis, aku menyampaikan diriku yang aku yakini, tanpa harus masuk ke dalam benteng-benteng sempit itu. Aku bisa bebas bersuara, tanpa perlu menampakkan wajahku, yang kadang membuat benteng-benteng tadi, atau tanpa memperlihatkan logat Jawaku, yang sering dianggap kampungan. Ketika orang membaca tulisanku, mereka akan membacanya pada sebuah sudut tenang sehingga aku dalam tulisanku bisa berbicara secara personal kepada mereka, tanpa dihalangi benteng-benteng aneh tadi. Dengan menulis, identitasku yang majemuk itu tidak lagi menjadi sandungan-sandungan, tetapi justru memperkaya nuansanya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dengan menulis, aku mendapat kesempatan untuk menyusun semua yang ingin kusampaikan beserta segala bentuk emosinya secara teratur, sehingga aku memperkenalkan perspektifku dengan lebih efektif dan berani. Dalam komunikasi langsung, kadang naluri Jawaku untuk menghindari konflik masih mendominasi keinginanku untuk terus terang dan terbuka dalam berbedaan pendapat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tulisan adalah senjataku, karena pada saat-saat tertentu aku merasa sebagai manusia yang sangat tidak berdaya. Ketika perang dinyatakan, ketika hak hidup manusia diinjak-injak, ketika yang berkuasa merampas, ketika alam tidak diindahkan, ketika melihat kebencian yang dilegitimasi oleh agama atau etnisitas, aku merasa lemah. Aku merasa kesepian dan sendirian dalam keinginan untuk menghentikan semua itu. Karena itu aku duduk sendiri dan menulis. Aku menulis sisa-sisa harapan di padang kegelisahanku.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Aku meyakini tulisanku sebagai sebutir biji atau spora lumut yang paling bandel yang akan tinggal di pikiran siapapun yang membacanya. Dengan paduan keadaan dan suatu kesempatan yang tepat, aku yakin bahwa suatu hari spora lumutku akan tumbuh di suatu tempat, menjadi perintis sebuah taman baru yang berbuah banyak.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Karena itulah rezim otoriter yang keji membenci para penulis. Mereka menghukum bahkan membunuh banyak penulis hebat hanya karena tulisannya. Karena tulisan adalah bom waktu yang bisa meledak ketika sejarah menghendakinya. Dan karena itulah aku menulis.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;MyBlog ARDA DINATA:&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;&lt;a href="http://arda-dinata.blogspot.com/"&gt;Dunia Kesehatan Lingkungan: http://arda-dinata.blogspot.com&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;a href="http://miqra.blogspot.com/"&gt;Dunia Inspirasi &amp;amp; Motivasi Hidup: http://miqra.blogspot.com&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;a href="http://www.blogger.com/~AKL%20KUTAMAYA/Inspirasi%20ARDA/Dunia%20Penulis%20Sukses:%20http:/ardapenulis.blogspot.com"&gt;Dunia Penulis Sukses: http://ardapenulis.blogspot.com&lt;/a&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/8727524107436465935-8350715496564816579?l=ardawriters.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://ardawriters.blogspot.com/feeds/8350715496564816579/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=8727524107436465935&amp;postID=8350715496564816579' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8727524107436465935/posts/default/8350715496564816579'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8727524107436465935/posts/default/8350715496564816579'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://ardawriters.blogspot.com/2008/09/karena-itu-aku-menulis.html' title='Karena itu Aku Menulis'/><author><name>Arda Dinata</name><uri>http://www.blogger.com/profile/01342567880537584108</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='23' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/_kTh44erH7X0/SMrONi2QbEI/AAAAAAAAACs/cQwo8nvKEKc/S220/Foto+Arda+Dinata.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-8727524107436465935.post-2941488813056396692</id><published>2008-09-08T08:31:00.002+07:00</published><updated>2008-10-19T22:45:39.365+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='HOW TO WRITERS'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Motivation Writers'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Skill Writers'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='menulis'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='INSPIRING'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Smart Words'/><title type='text'>Rahasia Memulai Menulis</title><content type='html'>&lt;strong&gt;Oleh &lt;/strong&gt;&lt;a href="http://arda-dinata.blogspot.com/"&gt;&lt;strong&gt;ARDA DINATA&lt;/strong&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;a href="http://ardaiq.blogspot.com/"&gt;&lt;strong&gt;http://ardaiq.blogspot.com&lt;/strong&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;&lt;br /&gt;&lt;em&gt;&lt;span style="font-size:130%;"&gt;"Mulailah dari apa yang ada, karena yang ada lebih dari cukup untuk memulai pekerjaan."&lt;br /&gt;(Mohammad Natsir)&lt;/span&gt;&lt;/em&gt;&lt;br /&gt;&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;Menulis adalah sebuah pekerjaan. Artinya kita harusnya serius ketika melakukan aktivitas pekerjaan agar hasilnya tidak mengecewakan. Begitupun, dengan kegiatan menulis. Kita harusnya terus berlatih tiada henti dalam mengasah ketrampilan menulis, sehingga hasilnya tidak mengecewakan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Banyak temen-temen di tanah air yang SMS dan kirim email ke saya menanyakan, “Bagaimana Pak rahasia untuk memulai menulis itu?”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Aku kadang sekenanya saja menjawab, karena lewat SMS itu terbatas jawabannya. Untuk itu tulisan ini mungkin bisa melengkapi jawaban saya yang pernah temen-temen terima sebelumnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ingat, sesuatu pekerjaan itu akan terasa mudah dan mengalir, bila yang kita lakukan itu betul-betul telah akrab dengan dunia kita sehari-hari. Resep ini pun bisa kita terapkan bagi temen-temen yang ingin belajar menulis.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Untuk itu, mulailah bikin tulisan dari apa yang ada. Artinya, mulailah kita menulis dengan tema-tema yang kita sukai, kuasai, minati, ada dalam keseharian, dan pokoknya yang materinya betul-betul telah akrab dalam keseharian kita (baca: materinya betul-betul kita miliki, dan bahkan telah menguasainya… he….).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dengan bermodalkan hal-hal yang telah kita kuasai, maka saya yakin belajar menulis itu akan menjadi lancar, lancar dan lancar….! Coba saja kalau tidak percaya!!!! Hal ini diakui pula oleh Mohammad Natsir dengan ungkapannya: “Mulailah dari apa yang ada, karena yang ada lebih dari cukup untuk memulai pekerjaan.”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jadi, rahasia memulai bikin tulisan itu adalah dengan belajar menulis tentang sesuatu yang telah ada dalam diri kita. Itu adalah modal terbesar yang bisa kita manfaatkan dalam berlatih menulis. Bagaimana menurut Anda…. ???***&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;&lt;em&gt;Arda Dinata adalah penulis di beberapa blog dan pengasuh spirit jurnalistik di MIQRA Indonesia dan Majalah Inside, kini bekerja di Loka Litbang P2B2 Ciamis, Balitbangkes Depkes. R.I.&lt;/em&gt;&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;MyBlog ARDA DINATA:&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;&lt;a href="http://arda-dinata.blogspot.com/"&gt;Dunia Kesehatan Lingkungan: http://arda-dinata.blogspot.com&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;a href="http://miqra.blogspot.com/"&gt;Dunia Inspirasi &amp;amp; Motivasi Hidup: http://miqra.blogspot.com&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;a href="http://www.blogger.com/~AKL%20KUTAMAYA/HSMM/Dunia%20Penulis%20Sukses:%20http:/arda-mediapenulis.blogspot.com"&gt;Dunia Penulis Sukses: http://arda-mediapenulis.blogspot.com&lt;/a&gt;&lt;a href="http://www.blogger.com/~AKL%20KUTAMAYA/HSMM/Dunia%20Kliping%20Terseleksi:%20http:/eklipingiptek.blogspot.com"&gt;Dunia Kliping Terseleksi: http://eklipingiptek.blogspot.com&lt;/a&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/8727524107436465935-2941488813056396692?l=ardawriters.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://ardawriters.blogspot.com/feeds/2941488813056396692/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=8727524107436465935&amp;postID=2941488813056396692' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8727524107436465935/posts/default/2941488813056396692'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8727524107436465935/posts/default/2941488813056396692'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://ardawriters.blogspot.com/2008/09/rahasia-memulai-menulis.html' title='Rahasia Memulai Menulis'/><author><name>Arda Dinata</name><uri>http://www.blogger.com/profile/01342567880537584108</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='23' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/_kTh44erH7X0/SMrONi2QbEI/AAAAAAAAACs/cQwo8nvKEKc/S220/Foto+Arda+Dinata.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-8727524107436465935.post-3480837884456508801</id><published>2008-09-08T08:29:00.001+07:00</published><updated>2008-09-22T09:24:05.918+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='HOW TO WRITERS'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Motivation Writers'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Skill Writers'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='menulis'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='INSPIRING'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Smart Words'/><title type='text'>Menulis: Menemukan Siapa Kita?</title><content type='html'>&lt;strong&gt;Oleh &lt;/strong&gt;&lt;a href="http://arda-dinata.blogspot.com/"&gt;&lt;strong&gt;ARDA DINATA&lt;/strong&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;&lt;a href="http://ardadinata.tk/"&gt;http://ardadinata.tk&lt;/a&gt;&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;&lt;br /&gt;&lt;em&gt;&lt;span style="font-size:130%;"&gt;”Saat kamu meletakkan pena di kertas dan menuangkan pikiranmu, kamu mulai menemukan apa yang kamu ketahui tentang dirimu sendiri, juga tentang dunia.”&lt;br /&gt;(Caryn Mirriam-Goldberg&lt;/span&gt;&lt;/em&gt;)&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;KALAU&lt;/strong&gt; mau jujur, dalam hidup ini yang paling sulit itu sesungguhnya bila disuruh untuk menilai diri sendiri. Makanya, para psikolog biasanya untuk mengetahui dan memperbaiki perilaku seseorang, salah satunya adalah menyarankan dengan cara meminta pendapat atau penilaian dari orang lain yang terdekat dengan kita.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hasilnya, sudah dapat dipastikan nilai kejujuran tentang pribadi kita akan muncul. Baik mengenai kebiasaan, kelebihan, kekurangan, hal-hal yang paling disenangi, dan hal lainnya. Pokoknya, hasil penilaian mereka itu sangat membantu kita dalam melakukan instropeksi dan perbaikan diri.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Lantas, pertanyaannya adalah bisakah kita menemukan sendiri tentang siapa diri kita ini sesungguhnya? Jawabnya, bisa! Yakni dengan menulis. Ya, dengan kegiatan menulis secara jujur mengenai segala hal yang kita lakukan setiap hari. Kita dapat menulis dan menelaah tentang apa yang disukai atau dibenci sekalipun, apa yang menyakitkan, apa yang kita butuhkan, apa yang dapat kita berikan, serta apa yang diinginkan sesungguhnya dalam hidup ini.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dari dokumentasi tertulis seperti itulah, nantinya kita dapat merekap ulang dan menyimpulkan tentang segala sesuatu menyangkut diri kita. Temanya dapat kita golongkan menjadi: kebiasaan, keburukan, kebaikan, kebencian, kesenangan, hobi, dan persepsi tentang kehidupan itu sendiri atau lainnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Di sini, syaratnya hanya satu. Kita dituntut untuk selalu jujur ketika menuangkan pikiran, ide, dan inspirasi kita itu dalam bentuk tulisan. Tanpa kejujuran, maka yang didapat nantinya bukan pribadi diri kita yang sesungguhnya. Pokoknya, kebiasaan menulis ini dapat membantu memahami diri dan keberadaan kita di dunia dengan lebih baik. Terkait dengan itu, Robert Duncan, pernah mengungkapkan bahwa menulis adalah salah satu cara memangkas bagian permukaan sesuatu untuk menjelajahi atau memahami banyak hal.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Atas dasar itu, pantas saja Caryn Mirriam-Goldberg menyimpulkan ada 12 alasan, mengapa kita perlu menulis, yaitu:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;· Menulis membantu menemukan siapa dirimu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;· Menulis dapat membantu percaya diri dan meningkatkan kebanggaan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;· Saat menulis, kamu mendengar pendapat unikmu sendiri.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;· Menulis menunjukkan apa yang dapat kamu berikan pada dunia.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;· Dengan menulis, kamu mencari jawaban terhadap pertanyaan dan menemukan pertanyaan baru untuk ditanyakan.&lt;br /&gt;· Menulis meningkatkan kreativitas.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;· Dengan menulis, kamu dapat berbagi dengan orang lain.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;· Menulis memberimu tempat untuk melampiaskan amarah/ ketakutan, kesedihan, dan perasaan menyakitkan lainnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;· Kamu dapat membantu menyembuhkan diri dengan menulis.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;· Menulis memberimu kesenangan dan cara mengungkapkannya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;· Menulis membuatmu lebih hidup.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;· Kamu dapat menemukan impianmu melalui menulis.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sungguh luar biasa dan menyenangkan ke-12 manfaat dari aktivitas menulis itu, saya pun telah merasakan dari manfaat-manfaat tersebut. Dampaknya, tentu hidup kita akan semakin lebih hidup.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jadi, dalam hidup ini tidak ada alasan untuk tidak menulis. Untuk itu, menulislah mulai sekarang untuk menemukan dirimu sendiri. Menulis yu...., yukk!!!***&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;&lt;em&gt;Arda Dinata adalah penulis di beberapa blog dan pengasuh spirit jurnalistik di MIQRA Indonesia dan Majalah Inside, kini bekerja di Loka Litbang P2B2 Ciamis, Balitbangkes Depkes. R.I.&lt;/em&gt;&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;MyBlog ARDA DINATA:&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;&lt;a href="http://arda-dinata.blogspot.com/"&gt;Dunia Kesehatan Lingkungan: http://arda-dinata.blogspot.com&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;a href="http://miqra.blogspot.com/"&gt;Dunia Inspirasi &amp;amp; Motivasi Hidup: http://miqra.blogspot.com&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;a href="http://www.blogger.com/~AKL%20KUTAMAYA/HSMM/Dunia%20Penulis%20Sukses:%20http:/arda-mediapenulis.blogspot.com"&gt;Dunia Penulis Sukses: http://arda-mediapenulis.blogspot.com&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;a href="http://www.blogger.com/~AKL%20KUTAMAYA/HSMM/Dunia%20Kliping%20Terseleksi:%20http:/eklipingiptek.blogspot.com"&gt;Dunia Kliping Terseleksi: http://eklipingiptek.blogspot.com&lt;/a&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/8727524107436465935-3480837884456508801?l=ardawriters.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://ardawriters.blogspot.com/feeds/3480837884456508801/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=8727524107436465935&amp;postID=3480837884456508801' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8727524107436465935/posts/default/3480837884456508801'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8727524107436465935/posts/default/3480837884456508801'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://ardawriters.blogspot.com/2008/09/menulis-menemukan-siapa-kita.html' title='Menulis: Menemukan Siapa Kita?'/><author><name>Arda Dinata</name><uri>http://www.blogger.com/profile/01342567880537584108</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='23' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/_kTh44erH7X0/SMrONi2QbEI/AAAAAAAAACs/cQwo8nvKEKc/S220/Foto+Arda+Dinata.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-8727524107436465935.post-6455948131800241864</id><published>2008-09-08T08:28:00.001+07:00</published><updated>2008-09-10T09:30:16.321+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='HOW TO WRITERS'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Motivation Writers'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Skill Writers'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='menulis'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='INSPIRING'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Smart Words'/><title type='text'>Menulis Dengan Ilham</title><content type='html'>&lt;strong&gt;Oleh &lt;/strong&gt;&lt;a href="http://arda-dinata.blogspot.com/"&gt;&lt;strong&gt;ARDA DINATA&lt;/strong&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;Email: &lt;/strong&gt;&lt;a href="mailto:arda.dinata@gmail.com"&gt;&lt;strong&gt;arda.dinata@gmail.com&lt;/strong&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;&lt;br /&gt;&lt;em&gt;&lt;span style="font-size:130%;"&gt;"Saya menulis dengan ilham."&lt;br /&gt;(HAMKA)&lt;/span&gt;&lt;/em&gt;&lt;br /&gt;&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;Ilham berarti petunjuk yang datang dari Tuhan dan terbit di hati; atau merupakan bisikan hati. Ilham juga dapat diartikan sebagai sesuatu yang menggerakkan seorang penulis untuk membuat tulisan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jadi, keberadaan ilham ini merupakan sesuatu yang sangat berarti bagi seorang penulis. Untuk itu, segera ikat ilham yang muncul di hati seorang penulis itu dengan menuliskan kata-kata dan kalimat ilham tersebut dalam sebuah (kertas, buku) kumpulan-kumpulan ide secara khusus. Sebab, ingat ilham itu belum tentu datang lagi menghampiri kita di kemudian waktu. Kalau pun hadir kembali, itu pun prosesnya saya yakin cukup lama dan susah memancingnya. Ada yang pernah merasakannya?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Setelah ilham itu kita catat, HAMKA seorang Ulama dan penulis produktif pada jamannya, menyarankan dengan mengatakan: “Membuat karangan jangan ditunda-tunda, setelah bahan terkumpul baru menulis.” Inilah anjuran HAMKA kepada anaknya, Rusydi Hamka.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Untuk itu, saran saya, begitu ilham menghampiri kita, maka segera menuliskannya dalam bentuk tulisan. Biarkan pikiran kita mengalir menuliskannya. Baru setelah kita selesai menulis, rehat sejenak dengan merujuk pada sumber pustaka yang kita punyai (buku, kliping, kamus, dll) sesuai tema terkait dengan ilham tersebut.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Berdasarkan pengalaman, bila kebiasaan membaca kita bagus dan didukung pengarsipan dokumentasi sumber pustaka yang baik, pengembangan ilham itu akan mengalir dengan sendirinya. Pokoknya, kita akan konek (secara alami) dengan tema-tema referensi sejenis yang kita miliki. Kalau udah begini…, indah banget rasanya…!!!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jadi, segera ikat ilham yang hinggap dalam pikiran dan hati kita dengan segera menuliskannya. Yang jelas dari kebiasaan membaca yang baik, ilham (baru pun) itu akan muncul dan sekaligus akan memperlancar menuangkan ilham dalam media tulisan. Bagaimana menurut Anda, setuju …..???***&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;&lt;em&gt;Arda Dinata adalah penulis di beberapa blog dan pengasuh spirit jurnalistik di MIQRA Indonesia dan Majalah Inside, kini bekerja di Loka Litbang P2B2 Ciamis, Balitbangkes Depkes. R.I.&lt;br /&gt;&lt;/em&gt;&lt;br /&gt;MyBlog ARDA DINATA:&lt;br /&gt;&lt;/strong&gt;&lt;a href="http://arda-dinata.blogspot.com/"&gt;Dunia Kesehatan Lingkungan: http://arda-dinata.blogspot.com&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;a href="http://miqra.blogspot.com/"&gt;Dunia Inspirasi &amp;amp; Motivasi Hidup: http://miqra.blogspot.com&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;a href="http://www.blogger.com/~AKL%20KUTAMAYA/HSMM/Dunia%20Penulis%20Sukses:%20http:/arda-mediapenulis.blogspot.com"&gt;Dunia Penulis Sukses: http://arda-mediapenulis.blogspot.com&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;a href="http://www.blogger.com/~AKL%20KUTAMAYA/HSMM/Dunia%20Kliping%20Terseleksi:%20http:/eklipingiptek.blogspot.com"&gt;Dunia Kliping Terseleksi: http://eklipingiptek.blogspot.com&lt;/a&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/8727524107436465935-6455948131800241864?l=ardawriters.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://ardawriters.blogspot.com/feeds/6455948131800241864/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=8727524107436465935&amp;postID=6455948131800241864' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8727524107436465935/posts/default/6455948131800241864'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8727524107436465935/posts/default/6455948131800241864'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://ardawriters.blogspot.com/2008/09/menulis-dengan-ilham.html' title='Menulis Dengan Ilham'/><author><name>Arda Dinata</name><uri>http://www.blogger.com/profile/01342567880537584108</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='23' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/_kTh44erH7X0/SMrONi2QbEI/AAAAAAAAACs/cQwo8nvKEKc/S220/Foto+Arda+Dinata.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-8727524107436465935.post-8645282883801485652</id><published>2008-09-08T08:26:00.000+07:00</published><updated>2008-09-08T08:28:18.616+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='HOW TO WRITERS'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Motivation Writers'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Skill Writers'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='INSPIRING'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Smart Words'/><title type='text'>Kesalahan Besar Calon Penulis</title><content type='html'>&lt;strong&gt;Oleh &lt;/strong&gt;&lt;a href="http://arda-dinata.blogspot.com/"&gt;&lt;strong&gt;ARDA DINATA&lt;/strong&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;Email: &lt;/strong&gt;&lt;a href="mailto:arda.dinata@gmail.com"&gt;&lt;strong&gt;arda.dinata@gmail.com&lt;/strong&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;&lt;br /&gt;"Hindarilah kesalahan besar, yaitu kesalahan tidak berbuat apa-apa!" (Mohammad Natsir)&lt;br /&gt;&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;Banyak orang ingin bikin tulisan, tapi itu hanya sekedar keinginan. Dia sibuk dengan berbagai macam pikiran yang membuatnya tidak melakukan apa-apa. Hanya sekedar ingin dan ingin.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Padahal, kalau kita mau jujur, belajar menulis itu tidak lain dengan segera menuliskannya. Tepatnya, lakukan menulis, menulis, dan menulis. Buang jauh pikiran yang menghambat Anda dalam belajar menulis.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Misalnya, Bagaimana kalau aku macet di jalan ketika menulis?, Bagaimana kalau ideku terus-terus mengalir atau sebaliknya ideku tidak muncul-muncul?, dan bla.., bla… segudang pertanyaan yang bikin kita tidak menulis-nulis.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pokoknya, tugas pertama kita ketika belajar menulis adalah hanya satu. Yakni terus bikin tulisan, tulisan, dan tulisan. Lupakan (untuk sementara) masalah tata bahasa, gaya bahasa, dll. Nanti juga masalah itu ada waktunya. Gunakan media blog misalnya untuk menuangkan latihan-latihan kita dalam menulis. Sebab, kesalahan terbesar bagi para calon penulis ialah tidak menulis apa-apa.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bukankah belajar menulis itu, seperti belajar berenang. Artinya, kalau kita ingin menjadi penulis, maka kuncinya dengan terus menulis. Dalam hal ini, tepat apa yang dikatakan Mohammad Natsir bahwa “hindarilah kesalahan besar, yaitu kesalahan tidak berbuat apa-apa.”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hal terakhir itulah kesalahan besar calon penulis. Yakni tidak menulis apa-apa. Bagaimana menurut pendapat Anda, setuju…..????***&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Arda Dinata adalah penulis di beberapa blog dan pengasuh spirit jurnalistik di MIQRA Indonesia dan Majalah Inside, kini bekerja di Loka Litbang P2B2 Ciamis, Balitbangkes Depkes. R.I.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;MyBlog ARDA DINATA:&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;&lt;a href="http://arda-dinata.blogspot.com/"&gt;Dunia Kesehatan Lingkungan: http://arda-dinata.blogspot.com&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;a href="http://miqra.blogspot.com/"&gt;Dunia Inspirasi &amp;amp; Motivasi Hidup: http://miqra.blogspot.com&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;a href="http://www.blogger.com/~AKL%20KUTAMAYA/HSMM/Dunia%20Penulis%20Sukses:%20http:/arda-mediapenulis.blogspot.com"&gt;Dunia Penulis Sukses: http://arda-mediapenulis.blogspot.com&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;a href="http://www.blogger.com/~AKL%20KUTAMAYA/HSMM/Dunia%20Kliping%20Terseleksi:%20http:/eklipingiptek.blogspot.com"&gt;Dunia Kliping Terseleksi: http://eklipingiptek.blogspot.com&lt;/a&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/8727524107436465935-8645282883801485652?l=ardawriters.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://ardawriters.blogspot.com/feeds/8645282883801485652/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=8727524107436465935&amp;postID=8645282883801485652' title='1 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8727524107436465935/posts/default/8645282883801485652'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8727524107436465935/posts/default/8645282883801485652'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://ardawriters.blogspot.com/2008/09/kesalahan-besar-calon-penulis.html' title='Kesalahan Besar Calon Penulis'/><author><name>Arda Dinata</name><uri>http://www.blogger.com/profile/01342567880537584108</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='23' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/_kTh44erH7X0/SMrONi2QbEI/AAAAAAAAACs/cQwo8nvKEKc/S220/Foto+Arda+Dinata.jpg'/></author><thr:total>1</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-8727524107436465935.post-4848299793284088173</id><published>2008-09-06T12:52:00.001+07:00</published><updated>2008-09-06T13:01:46.761+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='iklan gratis'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Skill Writers'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='menulis'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='bisnis'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Rich Writers'/><title type='text'>bisnis, menulis, iklan gratis</title><content type='html'>Pasang Iklan ke Ribuan Iklan Baris Gratis « Kumpulan bisnis pulsa ...&lt;br /&gt;Caranya antara lain dengan memasang logo Growurl.com, menulis review, ... Web penyedia jasa pemasangan iklan gratis ini berbeda tampilan dari yang lain, ...ke.web.id/1000iklan/ - 56k - Tembolok - Halaman sejenis&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Karir atau bisnis Anda pun bertambah sukses karena kemampuan ...&lt;br /&gt;Iklan Gratis Plus Berita terkini · Home · Iklan Plus. Karir atau bisnis Anda pun bertambah sukses karena kemampuan menulis! Subcribe via RSS ...iklan.plusberita.com/karir-atau-bisnis-anda-pun-bertambah-sukses-karena-kemampuan-menulis.html - 42k - Tembolok - Halaman sejenis&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pasang Iklan Baris Gratis » Internet » menulis itu mudah dan bisa ...&lt;br /&gt;tips menulis mudah dan murah untuk hobi, presentasi dan passive income ... 2008 Pasang Iklan Baris Gratis  Iklan Baris Gratis Selamanya  Silahkan Pakai ...iklangratis.net/2008/08/menulis-itu-mudah-dan-bisa-dilakukan-oleh-siapa-saja-dan-kapan-saja.html - 22k - Tembolok - Halaman sejenis&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pasang Iklan Baris Gratis » Peluang Bisnis&lt;br /&gt;Aug 22nd, 2008 • Category: Peluang Bisnis. -menulis berbagai macam ... Iklan Baris Gratis Selamanya  Silahkan Pakai Sepuasnya  Masukkan Iklan Baris Anda ...iklangratis.net/category/peluang-bisnis - 25k - Tembolok - Halaman sejenisHasiltemuan lainnya dari iklangratis.net »&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Iklan Baris Gratis Tanpa Daftar - Tahukah Anda Bahwa Menulis Awal ...&lt;br /&gt;Type iklan : Free Ads. August 27th, 2008  Kategori Bisnis  .... PERHATIAN : Iklan Baris Gratis Tanpa Daftar Tidak Bertanggung Jawab Atas Segala Isi Iklan ...bjm.promo.web.id/bisnis/tahukah-anda-bahwa-menulis-awal-bisnis-online.html - 36k - Tembolok - Halaman sejenis&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Iklan 100 Level  Promosi Bisnis CaraSukses.com  Menulis Itu ...&lt;br /&gt;Jadi setiap pebisnis online adalah wajib mempunyai ketrampilan menulis. Tentu saja menulis itu di ... Iklan Gratis! Fasilitas Gratis! Plus Bisnis Fantastis! ...iklan.carasukses.com/tips.php?c=menulis-di-blog&amp;amp;settips=0&amp;amp;id=100level - 38k - Tembolok - Halaman sejenis&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;RAHASIA MENULIS SALES LETTER AMPUH! :: Iklan Baris Gratis&lt;br /&gt;4 Sep 2008 ... Iklan Baris Gratis - RAHASIA MENULIS SALES LETTER AMPUH! ... Kerja  Bisnis Online  Lowongan  Internet Marketing  Bisnis Internet  Inves ...www.forumiklan.com/detailiklan/118923/RAHASIA-MENULIS-SALES-LETTER-AMPUH! - 22k - Tembolok - Halaman sejenis&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bagaimana Cara Menulis Skripsi &amp;amp; Tesis Sendiri  Media Iklan Gratis&lt;br /&gt;4 Sep 2008 ... Media Iklan Gratis Iklan Barisnya Gratis, Layanan Tetap Maksimal ... Label Iklan: blog agobisnis, Blog bisnis, Blog busana, Blog internet, ...media-gratis.com/bagaimana-cara-menulis-skripsi-tesis-sendiri-2.html - 26k - Tembolok - Halaman sejenis&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Menulis  IKLAN BARIS GRATIS&lt;br /&gt;Portal Iklan Baris Situs iklan baris gratis, tanpa daftar ... Rahasia Memulai Bisnis Bikin Duit dalam waktu 30 Menit; Simak Testimonial salah satu member ...indodirectory.net/tag/menulis - 61k - Tembolok - Halaman sejenis&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bisnis Gratis » Membaca Menulis Praktek Sukses&lt;br /&gt;Training Bisnis Gratis Plus Iklan Baris Gratis Untuk Bisnis Internet Anda Agar ... Di bisnis internet, orang menulis dan membaca. Sedangkan di dunia bisnis ...bisnisgratis.net/membaca-menulis-praktek-sukses - 12k - Tembolok - Halaman sejenis&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/8727524107436465935-4848299793284088173?l=ardawriters.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://ardawriters.blogspot.com/feeds/4848299793284088173/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=8727524107436465935&amp;postID=4848299793284088173' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8727524107436465935/posts/default/4848299793284088173'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8727524107436465935/posts/default/4848299793284088173'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://ardawriters.blogspot.com/2008/09/bisnis-menulis-iklan-gratis.html' title='bisnis, menulis, iklan gratis'/><author><name>Arda Dinata</name><uri>http://www.blogger.com/profile/01342567880537584108</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='23' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/_kTh44erH7X0/SMrONi2QbEI/AAAAAAAAACs/cQwo8nvKEKc/S220/Foto+Arda+Dinata.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-8727524107436465935.post-3585411997539009674</id><published>2008-07-30T12:40:00.002+07:00</published><updated>2008-07-30T12:43:18.273+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Motivation Writers'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Skill Writers'/><title type='text'>Writing Literature</title><content type='html'>Writing Literature Essays&lt;br /&gt;Submitted by &lt;a href="http://www.articletrader.com/author/dmbh-1585.html"&gt;dmbh&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;During the two year IGCSE course you will be expected to write about the texts you study in a variety of ways. You may be asked to write a diary or monologue in role as on of the characters, rewrite the story for a different audience, write a newspaper article about the story etc. But the most common way of responding to literature is through an essay which are are asked to 'discuss...','compare...','give a personal response...' Etc. Essays like this are called literary criticism, and you need to be able to analyse the text and describe your response. There are certain basic techniques for writing in this way.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Techniques of Literary Criticism&lt;br /&gt;1. Answer the question&lt;br /&gt;2. Write in an appropriate style&lt;br /&gt;3. Support your answer with evidence&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;1. Answer the questionImagine you were asked one of these typical IGCSE questions:&lt;br /&gt;• Comment on the role of X in helping the audience understand the play.&lt;br /&gt; • Compare and contrast the characters X and Y.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;In order to answer the question successfully you need to be absolutely clear about what you are being asked to do. The question will definitely not ask you to retell the storyline. This is the biggest mistake students make - retelling the storyline rather than answering the question.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Start by underlining or writing out key words from the questions, and then make notes. In your notes you should be writing down the key points you will make in your essay. Choose your own preferred style of making notes but some useful suggestions are spider-diagrams or lists.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;2. Write in an appropriate style&lt;br /&gt;• Literary criticism requires a fairly formal style. That means that you should:&lt;br /&gt;• Use standard English&lt;br /&gt;• Avoid contractions (e.g. isn't, aren't)&lt;br /&gt; • Use precise vocabulary and avoid using slang ie use 'the children' rather than 'the kids'&lt;br /&gt;• Write in substantial paragraphs, usually two, three or four to a side of A4.&lt;br /&gt;• Use an introduction if you need to define the title, or explain your approach to the questions. Otherwise, dive straight into your first point.&lt;br /&gt;• Try to use an impersonal style e.g. 'one fo the main themes in the play 'All My Sons' is the extent to which an individual is responsible to other members of society.'&lt;br /&gt; • Use cohesive devises to add variety and clarity to your writing: however, although, therefore, then, at first, later...and so on.&lt;br /&gt; • Show that you are answering the question by echoing its phrasing at the start of a new paragraph.&lt;br /&gt;• Avoid sounding like you are having a chat with your best friend.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;3. Support your opinions with evidenceOne of the most important techniques when writing literature essays is to use quotations to support your ideas. There are two ways of using quotations:&lt;br /&gt;1. Place long quotations (more than one sentence) in a separate paragraph e.g. Like all tragic heroes Keller makes a mistake which results in his downfall and eventual death. He is guilty of placing his family above the wider family of society and expects everyone else to do the same.'There's nothing he could do that I wouldn't forgive. Because he's my son...I'm his father and he's my son, and if there is something bigger than that I'll put a bullet in my head.' (-Arthur Miller, All My Sons)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;2. Embed short quotations into your own sentences. E.g. Joe Keller is a man in his sixties who believes that 'there is nothing bigger than family.'(-Arthur Miller, All My Sons)Finally there is no substitute for detailed knowledge and understanding of the text. Students who demonstrate they are extremely familiar with the characters, action and background of a text generally score high grades in their exams and on their class assignments. Take time to reread each book, play or poem studied.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/8727524107436465935-3585411997539009674?l=ardawriters.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://ardawriters.blogspot.com/feeds/3585411997539009674/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=8727524107436465935&amp;postID=3585411997539009674' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8727524107436465935/posts/default/3585411997539009674'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8727524107436465935/posts/default/3585411997539009674'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://ardawriters.blogspot.com/2008/07/writing-literature.html' title='Writing Literature'/><author><name>Arda Dinata</name><uri>http://www.blogger.com/profile/01342567880537584108</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='23' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/_kTh44erH7X0/SMrONi2QbEI/AAAAAAAAACs/cQwo8nvKEKc/S220/Foto+Arda+Dinata.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-8727524107436465935.post-5281719304746910988</id><published>2008-07-30T12:34:00.002+07:00</published><updated>2008-07-30T12:39:26.271+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='HOW TO WRITERS'/><title type='text'>Tips for Writing Articles</title><content type='html'>&lt;strong&gt;Tips for Writing Articles in an Effective Manner Revealed&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;Submitted by &lt;a href="http://www.articletrader.com/author/limalan.88-7246.html"&gt;limalan8.8&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;If you want to get the most out of your article marketing efforts, then your article must be effective. It is the efficacy of the article that makes for increased sales generation. Writing articles will help you in the building of a powerful online presence. Given below are a few tips that might just help you in the writing of an effective article.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;Write a Good Article&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Everybody wants to write a good article. After all, nobody would like to write a bad article. However, the word good means different things for different writers. For some it would be writing articles that are informative, for others it would mean an article that has a lot of flowery language, while for many other writers it would mean using keywords in each and every sentence. One must realize that a good article means an article that is able to convey the information to the target audience in a way such that they are able to understand the topic and thus base their decision based on the content of that article.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;The Conversational Mode&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;It’s best to talk like a friend while writing articles. Don’t write like a teacher giving instructions to students, unless specifically asked to do so. A conversational style of writing also enables a writer to connect with the conversation that might be going through a readers mind. This also allows a writer to build trust through his or her article as they connect with the reader in one form or the other. As a writer, your job is to not only write good article but also form a bond with the reader. You must get in touch with their thoughts and ideas.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;Lay your Foundation in Simplicity&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;While you are writing articles, you must make sure that people understand your articles. This can only be accomplished if you write in a simple language. Article marketing concentrates on all kinds of people, which mean that there will be people, who do not have a firm hold of the nuances of the English language, who will read your articles. You need to configure your articles in a way such that even the average readers understand your written word.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;The Keyword Quotient&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;A large part of writing articles is dictated by the integration of keywords into the content. Only articles having keywords are effective, when it comes to article marketing. This is because keywords make it easier for search engine spiders to recognize the efficacy of a particular article and thus rank them at the top of the pile. The efficacy of article marketing is dependent on the use of keywords and keyword phrases in the article. This has to be accomplished in a natural manner and it must not look like the keywords have been put in the article, just for the heck of it, without any thought whatsoever.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;These tips would definitely help you write effective articles. There are many more, but keeping these in mind will also help you immeasurably.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/8727524107436465935-5281719304746910988?l=ardawriters.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://ardawriters.blogspot.com/feeds/5281719304746910988/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=8727524107436465935&amp;postID=5281719304746910988' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8727524107436465935/posts/default/5281719304746910988'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8727524107436465935/posts/default/5281719304746910988'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://ardawriters.blogspot.com/2008/07/tips-for-writing-articles.html' title='Tips for Writing Articles'/><author><name>Arda Dinata</name><uri>http://www.blogger.com/profile/01342567880537584108</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='23' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/_kTh44erH7X0/SMrONi2QbEI/AAAAAAAAACs/cQwo8nvKEKc/S220/Foto+Arda+Dinata.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-8727524107436465935.post-4432364695118222814</id><published>2008-07-26T02:33:00.002+07:00</published><updated>2008-07-26T02:36:47.850+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Rich Writers'/><title type='text'>Writers were supported by. the rich</title><content type='html'>&lt;div align="center"&gt;&lt;strong&gt;&lt;span style="font-size:130%;"&gt;Inspiring, Smart Words, Habit Writers, Motivation Writers, Skill Writers, Rich Writers, etc.&lt;/span&gt;&lt;/strong&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;a class="l" onmousedown="return clk('http://www.richwriters.com/press/Press%20Release-Lisa%20Delman-March%202007.pdf','','','res','1','&amp;amp;sig2=SeFc4z1vsJ8lJZk4XmHVgQ')" href="http://www.richwriters.com/press/Press%20Release-Lisa%20Delman-March%202007.pdf"&gt;Welcome to RICHWRITERS.COM&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;RICHWRITERS.COM. This domain is for sale! Click here for details. RICHWRITERS.COM. Not what you're looking for? Related Searches ...www.richwriters.com/press/Press%20Release-Lisa%20Delman-March%202007.pdf - 67k -&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a class="l" onmousedown="return clk(this.href,'','','res','2','&amp;amp;sig2=YRV2q1Vy_bY3ONsNYy4sUg')" href="http://www.schoolhistory.co.uk/year7links/romans/whatdone.pdf"&gt;Task:&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;Jenis Berkas: PDF/Adobe Acrobat - the rich. Writers were supported by. the rich. Many writers have been. influenced by the Romans including. Shakespeare (Julius Caesar, Antony and ...www.schoolhistory.co.uk/year7links/romans/whatdone.pdf -&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a class="l" onmousedown="return clk('http://www.scar.utoronto.ca/~humdiv/English/English%20Brochure/Brochure2007-2008Revised2.pdf','','','res','3','&amp;amp;sig2=P10aWpcfXl8HBf0IHO6kmA')" href="http://www.scar.utoronto.ca/~humdiv/English/English%20Brochure/Brochure2007-2008Revised2.pdf"&gt;English at the University of Toronto, Scarborough 2007-08 TEACHING ...&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;Jenis Berkas: PDF/Adobe Acrobat - &lt;a onmousedown="return clk('http://209.85.175.104/search?q=cache:Fcj0fY0F93oJ:www.scar.utoronto.ca/~humdiv/English/English%2520Brochure/Brochure2007-2008Revised2.pdf+%22Rich+Writers%E2%80%9D+filetype:pdf&amp;amp;hl=id&amp;amp;ct=clnk&amp;amp;cd=3&amp;amp;gl=id','','','html','3','&amp;amp;sig2=BuIVPlNhu2sai2fszhIntg')" href="http://209.85.175.104/search?q=cache:Fcj0fY0F93oJ:www.scar.utoronto.ca/~humdiv/English/English%2520Brochure/Brochure2007-2008Revised2.pdf+%22Rich+Writers%E2%80%9D+filetype:pdf&amp;amp;hl=id&amp;amp;ct=clnk&amp;amp;cd=3&amp;amp;gl=id"&gt;Versi HTML&lt;/a&gt;to contemporary Canadian poets to a whole host of rich writers in between. We will discuss such. topics as form, genre, politics, story, and voice. ...www.scar.utoronto.ca/~humdiv/English/English%20Brochure/Brochure2007-2008Revised2.pdf -&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a class="l" onmousedown="return clk(this.href,'','','res','4','&amp;amp;sig2=9IH3QQ1pz4OLGGKZBFj8ew')" href="http://www.uufrappahannock.org/sermons/ReworkedFromShirleyArchive/20040704_WonderOfUsHearing.pdf"&gt;1 THE WONDERS OF US Making Sense of our Senses -- #3 HEARING Tom ...&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;Jenis Berkas: PDF/Adobe Acrobat - The literature of deafness is extraordinarily rich. Writers and thinkers from. Herodotus to Guy de Maupassant have written about their own deafness or the ...www.uufrappahannock.org/sermons/ReworkedFromShirleyArchive/20040704_WonderOfUsHearing.pdf&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a class="l" onmousedown="return clk(this.href,'','','res','5','&amp;amp;sig2=P8OTPq5Ji6fQF-4e96RR1A')" href="http://iki.elte.hu/tanszekek/angol/FA_FICHAND.pdf"&gt;Ákos Farkas Lectures on the History of English Fiction An outline&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;Jenis Berkas: PDF/Adobe Acrobat - &lt;a onmousedown="return clk('http://209.85.175.104/search?q=cache:I0OIQ6XXarMJ:iki.elte.hu/tanszekek/angol/FA_FICHAND.pdf+%22Rich+Writers%E2%80%9D+filetype:pdf&amp;amp;hl=id&amp;amp;ct=clnk&amp;amp;cd=5&amp;amp;gl=id','','','html','5','&amp;amp;sig2=qiqr68rjDbKCAT5PHrJxAQ')" href="http://209.85.175.104/search?q=cache:I0OIQ6XXarMJ:iki.elte.hu/tanszekek/angol/FA_FICHAND.pdf+%22Rich+Writers%E2%80%9D+filetype:pdf&amp;amp;hl=id&amp;amp;ct=clnk&amp;amp;cd=5&amp;amp;gl=id"&gt;Versi HTML&lt;/a&gt;Rich writers:. handicraftsman made 45 pounds a year, Jonathan Swift received 200 pounds on. Gulliver's Travels. Poorer, cheap writers: Grub Street. ...iki.elte.hu/tanszekek/angol/FA_FICHAND.pdf -&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a class="fl" href="http://www.google.co.id/search?hl=id&amp;amp;lr=&amp;amp;rlz=1T4ADBR_enID214ID216&amp;amp;q=related:iki.elte.hu/tanszekek/angol/FA_FICHAND.pdf"&gt;&lt;/a&gt;&lt;a class="l" onmousedown="return clk(this.href,'','','res','6','&amp;amp;sig2=IWz2C8bQrAbD6ck8rpHUYw')" href="http://www.lasalle.edu/library/vietnam/FilmIndex/Assets/T4270_THAT_MAN_BOLT.pdf"&gt;From: Reviews and Criticism of Vietnam War Theatrical and ...&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;Jenis Berkas: PDF/Adobe Acrobat - Credits: directors, Henry Levin, David Lowell Rich ; writers, Quentin Werty,. Charles Johnson. Cast: Fred Williamson, Byron Webster, Miko Mayama, ...www.lasalle.edu/library/vietnam/FilmIndex/Assets/T4270_THAT_MAN_BOLT.pdf -&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a class="fl" href="http://www.google.co.id/search?hl=id&amp;amp;lr=&amp;amp;rlz=1T4ADBR_enID214ID216&amp;amp;q=related:www.lasalle.edu/library/vietnam/FilmIndex/Assets/T4270_THAT_MAN_BOLT.pdf"&gt;&lt;/a&gt;&lt;a class="l" onmousedown="return clk(this.href,'','','res','7','&amp;amp;sig2=IcsHoCSFRh1f5Pmw_mY2dw')" href="http://www.reec.uiuc.edu/publications/Center_News/news_spring03.pdf"&gt;EU topia:&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;Jenis Berkas: PDF/Adobe Acrobat - remarks, is extraordinarily rich. Writers. are exploring new styles and delving into. subjects that were once suppressed or. banned by the Soviet government ...www.reec.uiuc.edu/publications/Center_News/news_spring03.pdf -&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a class="fl" href="http://www.google.co.id/search?hl=id&amp;amp;lr=&amp;amp;rlz=1T4ADBR_enID214ID216&amp;amp;q=related:www.reec.uiuc.edu/publications/Center_News/news_spring03.pdf"&gt;&lt;/a&gt;&lt;a class="l" onmousedown="return clk(this.href,'','','res','8','&amp;amp;sig2=so-KFjA2k0TEp5zOPpjpqw')" href="http://www.poemhunter.com/i/ebooks/pdf/ravikiran_arakkal_2007_10.pdf"&gt;RAVIKIRAN ARAKKAL - poems -&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;Jenis Berkas: PDF/Adobe AcrobatAnd narrations for the rich writers. Who is at fault? the time, the father,. We the wise men who marks our body. In defference to the sensation? ...www.poemhunter.com/i/ebooks/pdf/ravikiran_arakkal_2007_10.pdf -&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a class="fl" href="http://www.google.co.id/search?hl=id&amp;amp;lr=&amp;amp;rlz=1T4ADBR_enID214ID216&amp;amp;q=related:www.poemhunter.com/i/ebooks/pdf/ravikiran_arakkal_2007_10.pdf"&gt;&lt;/a&gt;&lt;a class="l" onmousedown="return clk(this.href,'','','res','9','&amp;amp;sig2=1iWpcsfO3hjXivP9y1Aemg')" href="http://www.melroseschools.com/curriculum2/benchmarks/English_Language_Arts_Benchmarks.pdf"&gt;Benchmarks: English Language Arts&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;Jenis Berkas: PDF/Adobe Acrobat -&lt;br /&gt;&lt;a onmousedown="return clk('http://209.85.175.104/search?q=cache:PnzwpIJjoWEJ:www.melroseschools.com/curriculum2/benchmarks/English_Language_Arts_Benchmarks.pdf+%22Rich+Writers%E2%80%9D+filetype:pdf&amp;amp;hl=id&amp;amp;ct=clnk&amp;amp;cd=9&amp;amp;gl=id','','','html','9','&amp;amp;sig2=kEQDTkaEmNETmBzk6xgKFw')" href="http://209.85.175.104/search?q=cache:PnzwpIJjoWEJ:www.melroseschools.com/curriculum2/benchmarks/English_Language_Arts_Benchmarks.pdf+%22Rich+Writers%E2%80%9D+filetype:pdf&amp;amp;hl=id&amp;amp;ct=clnk&amp;amp;cd=9&amp;amp;gl=id"&gt;&lt;/a&gt;investigate the history of New England and its rich writers through the study of the. Salem Witch Trials, Walden Pond and Thoreau) ...www.melroseschools.com/curriculum2/benchmarks/English_Language_Arts_Benchmarks.pdf&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a class="l" onmousedown="return clk(this.href,'','','res','10','&amp;amp;sig2=sOOZBFsMUVfLsQfgZgUWqA')" href="http://www.freevenice.org/Beachhead/Dec2007/Beachhead-color.pdf"&gt;H A P P Y H O L I D A Y S&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;Jenis Berkas: PDF/Adobe Acrobat - fancy-pants rich writers need more money, just. give us our shows back. But to the members of. the Guild (and for those trying to be in the ...www.freevenice.org/Beachhead/Dec2007/Beachhead-color.pdf&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/8727524107436465935-4432364695118222814?l=ardawriters.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://ardawriters.blogspot.com/feeds/4432364695118222814/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=8727524107436465935&amp;postID=4432364695118222814' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8727524107436465935/posts/default/4432364695118222814'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8727524107436465935/posts/default/4432364695118222814'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://ardawriters.blogspot.com/2008/07/writers-were-supported-by-rich.html' title='Writers were supported by. the rich'/><author><name>Arda Dinata</name><uri>http://www.blogger.com/profile/01342567880537584108</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='23' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/_kTh44erH7X0/SMrONi2QbEI/AAAAAAAAACs/cQwo8nvKEKc/S220/Foto+Arda+Dinata.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-8727524107436465935.post-4822831275258739018</id><published>2008-07-26T02:30:00.000+07:00</published><updated>2008-07-26T02:33:04.830+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Skill Writers'/><title type='text'>A Guide to Writing Competency</title><content type='html'>&lt;a class="l" onmousedown="return clk(this.href,'','','res','1','&amp;amp;sig2=xHshHtixzN4JCUMejfEAnA')" href="http://ieeexplore.ieee.org/iel1/47/9137/00406731.pdf?arnumber=406731"&gt;"Professional communication" and the "odor of mendacity": the ...&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;skill; writers have it, but scientists do not. PLATO,. QUINTILIAN, AND. SUCH. Interestingly, Piato’s judgment of medical writers antici- ...ieeexplore.ieee.org/iel1/47/9137/00406731.pdf?arnumber=406731 -&lt;br /&gt;&lt;a class="fl" href="http://www.google.co.id/search?hl=id&amp;amp;lr=&amp;amp;rlz=1T4ADBR_enID214ID216&amp;amp;q=related:ieeexplore.ieee.org/iel1/47/9137/00406731.pdf?arnumber=406731"&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;a class="l" onmousedown="return clk(this.href,'','','res','2','&amp;amp;sig2=01NtgMEb7tYXQdTpvl9PTA')" href="http://www.springerlink.com/index/T73157WV271H1473.pdf"&gt;A capacity theory of writing: Working memory in composition&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;processes employed by low-skill writers are qualitatively different from those ... ployed by low-skill writers also limit the scope and effectiveness of the ...www.springerlink.com/index/T73157WV271H1473.pdf -&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a class="l" onmousedown="return clk(this.href,'','','res','3','&amp;amp;sig2=fOg_ZwnIBLjcUDVvEPSOTw')" href="http://tcr.sagepub.com/cgi/reprint/10/3/275.pdf"&gt;‘Our desires are ungovernable’&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;specifically of the aerosol variety. This was justified on one of three bases:. skill, intent and aesthetics. In relation to skill, writers saw a parallel ...tcr.sagepub.com/cgi/reprint/10/3/275.pdf&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a class="l" onmousedown="return clk(this.href,'','','res','4','&amp;amp;sig2=m7Cqp7jJLoN1ZVTcnp_IBw')" href="http://applij.oxfordjournals.org/cgi/reprint/28/2/189.pdf"&gt;amm002 189..210&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;active skill; writers must hold a pen or. pencil and paper, must make visible. marks on the paper, etc. REFERENCES. Atkinson, J. and J. Heritage. 1984. ...applij.oxfordjournals.org/cgi/reprint/28/2/189.pdf -&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a class="l" onmousedown="return clk(this.href,'','','res','5','&amp;amp;sig2=bkXjxbzfeggPTxXvJEs07A')" href="http://www.compulsivereader.com/html/images/mediakitMB.pdf"&gt;Media Kit for Magdalena Ball&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;Jenis Berkas: PDF/Adobe Acrobat - other art/craft/skill, writers need to work at their craft. Inspiration hardly comes into it. If you aren't putting words on ...www.compulsivereader.com/html/images/mediakitMB.pdf -&lt;br /&gt;&lt;a class="fl" href="http://www.google.co.id/search?hl=id&amp;amp;lr=&amp;amp;rlz=1T4ADBR_enID214ID216&amp;amp;q=related:www.compulsivereader.com/html/images/mediakitMB.pdf"&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;a class="l" onmousedown="return clk(this.href,'','','res','6','&amp;amp;sig2=9xXk3P8JCUjwXhtnjXNG9g')" href="http://jbt.sagepub.com/cgi/reprint/15/3/372.pdf"&gt;Communication Journal of Business and Technical&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;uncovering of the gap also requires some skill. Writers must identify. themselves with the previous work while critiquing its comprehen- ...jbt.sagepub.com/cgi/reprint/15/3/372.pdf -&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a class="fl" href="http://www.google.co.id/search?hl=id&amp;amp;lr=&amp;amp;rlz=1T4ADBR_enID214ID216&amp;amp;q=related:jbt.sagepub.com/cgi/reprint/15/3/372.pdf"&gt;&lt;/a&gt;&lt;a class="l" onmousedown="return clk('http://www.volunteeringaustralia.org/files/R3Q9Y0OQY0/Revised%20Writers%20Guide%202.pdf','','','res','7','&amp;amp;sig2=df-168R_sZdGQXBfKSLsFA')" href="http://www.volunteeringaustralia.org/files/R3Q9Y0OQY0/Revised%20Writers%20Guide%202.pdf"&gt;A Guide to Writing Competency Based Training Materials&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;Jenis Berkas: PDF/Adobe Acrobat - It is a skill writers. need to develop and use. The materials that you write need to be appropriate to the range of people that will be. using them. ...www.volunteeringaustralia.org/files/R3Q9Y0OQY0/Revised%20Writers%20Guide%202.pdf&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a class="l" onmousedown="return clk(this.href,'','','res','8','&amp;amp;sig2=MlyFn1I0IB1Fi8j3hIWPvQ')" href="http://www.ppt.org/documents/SG3003AintMisbehavin.pdf"&gt;Ain't Misbehavin' Study Guide&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;Jenis Berkas: PDF/Adobe Acrobat - Fine artists, poets, writers and intellectuals were amazing the world with their skill. Writers like Langston. Hughes, Countee Cullen, James Weldon Johnson, ...www.ppt.org/documents/SG3003AintMisbehavin.pdf -&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a class="fl" href="http://www.google.co.id/search?hl=id&amp;amp;lr=&amp;amp;rlz=1T4ADBR_enID214ID216&amp;amp;q=related:www.ppt.org/documents/SG3003AintMisbehavin.pdf"&gt;&lt;/a&gt;&lt;a class="l" onmousedown="return clk('http://www.morelearning.net/KS3/WritingSkills/Speech%20writing%201.pdf','','','res','9','&amp;amp;sig2=3-0E2iIEIIpaSxbGxzazaQ')" href="http://www.morelearning.net/KS3/WritingSkills/Speech%20writing%201.pdf"&gt;Writing Skills The skill of speech writing&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;Jenis Berkas: PDF/Adobe AcrobatWriting an effective speech is a skill. Writers use what are called rhetorical devices to make. their speeches sound good, to make people listen to them and ...www.morelearning.net/KS3/WritingSkills/Speech%20writing%201.pdf -&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a class="fl" href="http://www.google.co.id/search?hl=id&amp;amp;lr=&amp;amp;rlz=1T4ADBR_enID214ID216&amp;amp;q=related:www.morelearning.net/KS3/WritingSkills/Speech%20writing%201.pdf"&gt;&lt;/a&gt;&lt;a class="l" onmousedown="return clk(this.href,'','','res','10','&amp;amp;sig2=lsd3Gxg-OCZaKmaPZ6ofgg')" href="http://www.grad.english.ttu.edu/rschafer/2311/newsletter.pdf"&gt;Technical Communication: What is it anyway?&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;Jenis Berkas: PDF/Adobe Acrobat - of specialized skill. Writers were hired to transmit information from not only scientific and. electronic industries but also those of medicine, ...www.grad.english.ttu.edu/rschafer/2311/newsletter.p&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/8727524107436465935-4822831275258739018?l=ardawriters.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://ardawriters.blogspot.com/feeds/4822831275258739018/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=8727524107436465935&amp;postID=4822831275258739018' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8727524107436465935/posts/default/4822831275258739018'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8727524107436465935/posts/default/4822831275258739018'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://ardawriters.blogspot.com/2008/07/guide-to-writing-competency.html' title='A Guide to Writing Competency'/><author><name>Arda Dinata</name><uri>http://www.blogger.com/profile/01342567880537584108</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='23' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/_kTh44erH7X0/SMrONi2QbEI/AAAAAAAAACs/cQwo8nvKEKc/S220/Foto+Arda+Dinata.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-8727524107436465935.post-4073365408290483326</id><published>2008-07-26T02:15:00.000+07:00</published><updated>2008-07-26T02:17:45.965+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Motivation Writers'/><title type='text'>Thinking and Writing in Honors</title><content type='html'>&lt;a class="l" onmousedown="return clk(this.href,'','','res','1','&amp;amp;sig2=_1XnsrsaOLWHbx3WrYuffQ')" href="http://www.nhn.ou.edu/~jeffery/writer_help/write_for_sale.pdf"&gt;Walsh FICTION THAT SELLS&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;Jenis Berkas: PDF/Adobe Acrobat - Motivation Writers’ Journal. People in real life don’t react to a situation unless. they have a reason. To make characters come alive you ...www.nhn.ou.edu/~jeffery/writer_help/write_for_sale.pdf -&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a class="l" onmousedown="return clk('http://www.usm.maine.edu/honors/2007-2008%20syllabi/100syl2007.pdf','','','res','2','&amp;amp;sig2=6fwjGT14QBZerCjtfvUEZw')" href="http://www.usm.maine.edu/honors/2007-2008%20syllabi/100syl2007.pdf"&gt;1 Thinking and Writing in Honors: Focus on the Essay Honors 100 ...&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;Jenis Berkas: PDF/Adobe Acrobat - To develop writerly motivation. Writers notice and engage just about everything in. relationship to themselves. But their subjects are not chosen at random. ...www.usm.maine.edu/honors/2007-2008%20syllabi/100syl2007.pdf -&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a class="l" onmousedown="return clk(this.href,'','','res','3','&amp;amp;sig2=lI-VWRyjsrwrYmcxiH8m3Q')" href="http://www.usm.maine.edu/honors/100Briggs2005.pdf"&gt;Thinking and Writing in Honors&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;Jenis Berkas: PDF/Adobe Acrobat - To develop writerly motivation. Writers notice and engage just about everything in relationship. to themselves: from the noise in a public bathhouse ...www.usm.maine.edu/honors/100Briggs2005.pdf -&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a class="l" onmousedown="return clk(this.href,'','','res','4','&amp;amp;sig2=CZs8uDnh8yvHbDrMrSGPhw')" href="http://tcr.sagepub.com/cgi/reprint/10/3/275.pdf"&gt;‘Our desires are ungovernable’&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;rarely do writers mention the thrill accompanying the breaking of the law. as their primary motivation. Writers may be on the edge—in the sense that ...tcr.sagepub.com/cgi/reprint/10/3/275.pdf -&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a class="l" onmousedown="return clk(this.href,'','','res','5','&amp;amp;sig2=NGdlM2zsS9l6i5RYihJ8EQ')" href="http://tcr.sagepub.com/cgi/reprint/10/3/275.pdf?ck=nck"&gt;Theoretical Criminology&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;as their primary motivation. Writers may be on the edge—in the sense that. Theoretical Criminology 10(3). 292. © 2006 SAGE Publications. ...tcr.sagepub.com/cgi/reprint/10/3/275.pdf?ck=nck -&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a class="l" onmousedown="return clk(this.href,'','','res','6','&amp;amp;sig2=iZRsPQw2D_S2cquv9gGDDw')" href="http://mars.gmu.edu/dspace/bitstream/1920/3021/1/Cassidy_Lauren.pdf"&gt;Untitled&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;Jenis Berkas: PDF/Adobe Acrobat - and skills); more motivation (writers encourage each other); multiple sources of feedback. during draft stages; opportunities for less experienced writers ...mars.gmu.edu/dspace/bitstream/1920/3021/1/Cassidy_Lauren.pdf -&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a class="l" onmousedown="return clk('http://www.msu.edu/~john2429/Wikipedia%20as%20Collective%20Action.pdf','','','res','7','&amp;amp;sig2=jg72Q3SjkPuc54C3UEOslg')" href="http://www.msu.edu/~john2429/Wikipedia%20as%20Collective%20Action.pdf"&gt;WIKIPEDIA AS COLLECTIVE ACTION: PERSONAL INCENTIVES AND ENABLING ...&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;Jenis Berkas: PDF/Adobe Acrobat - ... benefit from increased usage of their contributions, as it. provides a motivation (writers and editors work in anticipation of others finding their ...www.msu.edu/~john2429/Wikipedia%20as%20Collective%20Action.pdf -&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a class="l" onmousedown="return clk(this.href,'','','res','8','&amp;amp;sig2=LAa-_dU8LGzdB_dCawi2iQ')" href="http://www.jsc.nasa.gov/news/columbia/107_onboard_archive/messages/nfhJan232003.pdf"&gt;Houston Chronicle's JSC News From Home&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;Jenis Berkas: PDF/Adobe Acrobatwell as motivation. Writers are able to participate in a. common atmosphere with members who believe in the. written word. ...www.jsc.nasa.gov/news/columbia/107_onboard_archive/messages/nfhJan232003.pdf&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/8727524107436465935-4073365408290483326?l=ardawriters.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://ardawriters.blogspot.com/feeds/4073365408290483326/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=8727524107436465935&amp;postID=4073365408290483326' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8727524107436465935/posts/default/4073365408290483326'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8727524107436465935/posts/default/4073365408290483326'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://ardawriters.blogspot.com/2008/07/thinking-and-writing-in-honors.html' title='Thinking and Writing in Honors'/><author><name>Arda Dinata</name><uri>http://www.blogger.com/profile/01342567880537584108</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='23' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/_kTh44erH7X0/SMrONi2QbEI/AAAAAAAAACs/cQwo8nvKEKc/S220/Foto+Arda+Dinata.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-8727524107436465935.post-2553657259556333030</id><published>2008-07-26T02:12:00.000+07:00</published><updated>2008-07-26T02:15:13.773+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Smart Words'/><title type='text'>The Smart Words Program</title><content type='html'>&lt;a class="l" onmousedown="return clk('http://www.smartstarters.com.au/Words%20Order%20Form.pdf','','','res','1','&amp;amp;sig2=1qMV4mQ7hCjfbjmpinQuyQ')" href="http://www.smartstarters.com.au/Words%20Order%20Form.pdf"&gt;PURCHASE ORDER WORD STUDY&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;Jenis Berkas: PDF/Adobe Acrobat - Smart Words Starter Phrases Level B Supplementary Reading ... Smart Words (Level A) Bingo Cards (32 cards double sided and. laminated plus 12 teacher cards) ...www.smartstarters.com.au/Words%20Order%20Form.pdf - &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a class="l" onmousedown="return clk('http://www.smartshapes.com.au/pdf/smart%20words%20-%20complete%2008.pdf','','','res','2','&amp;amp;sig2=XPx-JOTWazV_4U-08s03_A')" href="http://www.smartshapes.com.au/pdf/smart%20words%20-%20complete%2008.pdf"&gt;The Smart Words Program&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;Jenis Berkas: PDF/Adobe Acrobat - An extract from Smart Words Level A B, Manual for Teachers, ... process, the Smart Words program uses a sequential, developmental list of words from Level C ...www.smartshapes.com.au/pdf/smart%20words%20-%20complete%2008.pdf -&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a class="l" onmousedown="return clk(this.href,'','','res','3','&amp;amp;sig2=I2zPPDk28K4yIkTgXqJscw')" href="http://www.handyman-central.net/PDFs/SmartWords_Autumn07.pdf"&gt;Smart words Autumn07&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;Jenis Berkas: PDF/Adobe Acrobat - 2 • Smart Words For Smart Homeowners. Call me for minor and major tasks in and. around your home and office. ✓. We are insured. ...www.handyman-central.net/PDFs/SmartWords_Autumn07.pdf -&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a class="l" onmousedown="return clk(this.href,'','','res','4','&amp;amp;sig2=tdm1WjX0kDqKikwiLpmQlQ')" href="http://www.npci.org.uk/medicines_management/skills/objectives/resources/pt_objectives_smartwords.pdf"&gt;SMART Words&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;Jenis Berkas: PDF/Adobe Acrobat - SMART Words. A list of some words you might use when writing. SMART objectives. NPC materials may be downloaded / copied freely by people employed by the ...www.npci.org.uk/medicines_management/skills/objectives/resources/pt_objectives_smartwords.pdf&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a class="l" onmousedown="return clk(this.href,'','','res','5','&amp;amp;sig2=JrxydTDEeJ76tLooJ8yxXg')" href="http://www.smartwords.biz/resume/jgever-resume.pdf"&gt;VITA: JOHN K. GEVER 1349 Valley View Ave. Wheeling, WV 26003 (304 ...&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;Jenis Berkas: PDF/Adobe Acrobat - VITA: JOHN K. GEVER. 1349 Valley View Ave. Wheeling, WV 26003. (304) 243-0826 ! (304) 780-9772. E-mail: jgever@nasw.org. Citizenship: U.S.A. ...www.smartwords.biz/resume/jgever-resume.pdf -&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a class="fl" href="http://www.google.co.id/search?hl=id&amp;amp;lr=&amp;amp;rlz=1T4ADBR_enID214ID216&amp;amp;q=related:www.smartwords.biz/resume/jgever-resume.pdf"&gt;&lt;/a&gt;&lt;a class="l" onmousedown="return clk('http://www.zskvitkova.cz/Lists/Oznameni/Attachments/14/Smart%20Words%20of%20Wisdom%20from%20Bill%20Gates.pdf','','','res','6','&amp;amp;sig2=mQZgk9wF4C2FWZqirZmMxQ')" href="http://www.zskvitkova.cz/Lists/Oznameni/Attachments/14/Smart%20Words%20of%20Wisdom%20from%20Bill%20Gates.pdf"&gt;Smart Words of Wisdom from Bill Gates Love him or hate him, he ...&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;Jenis Berkas: PDF/Adobe Acrobat - Smart Words of Wisdom from Bill Gates. Love him or hate him, he sure hits the nail on the head with this one! To anyone with ...www.zskvitkova.cz/Lists/Oznameni/Attachments/14/Smart%20Words%20of%20Wisdom%20from%20Bill%20Gates.pdf -&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a class="l" onmousedown="return clk('http://www.movingsmart.co.nz/IM_Custom/ContentStore/Assets/5/54/cd3a25a02f9c45d338a730ef98d37df2/Order%20Form%20Pg%201.pdf','','','res','7','&amp;amp;sig2=99QDa3Sdc6FWDW6F-8AgoQ')" href="http://www.movingsmart.co.nz/IM_Custom/ContentStore/Assets/5/54/cd3a25a02f9c45d338a730ef98d37df2/Order%20Form%20Pg%201.pdf"&gt;Moving Smart Ltd, Gill Connell Smart Words Teachers Manual Smart ...&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;Jenis Berkas: PDF/Adobe Acrobat - Smart Words Level Book A-B. 420A. 51.50. Smart Words Level Book C-F ... Smart Words Level Book O-S. 424A. 60.95. Smart Words Level Book T-X ...www.movingsmart.co.nz/.../Assets/5/54/cd3a25a02f9c45d338a730ef98d37df2/Order%20Form%20Pg%201.pdf -&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a class="l" onmousedown="return clk('http://www.smartwords.co.uk/cl/examples/amss2/Tennis%20Brochure%20low%20res.pdf','','','res','8','&amp;amp;sig2=Q2n54Bxo5NzkaU1mPVJYig')" href="http://www.smartwords.co.uk/cl/examples/amss2/Tennis%20Brochure%20low%20res.pdf"&gt;Tennis Brochure A4.indd&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;Jenis Berkas: PDF/Adobe Acrobat - COVENEY PC RETFORD TENNIS CLUB, ATHERSTONE TENNIS CLUB, KIMPTON. TENNIS CLUB, HEATH &amp;amp; REACH PARISH COUNCIL, WIMBLINGTON PARISH. COUNCIL, CORBY RUGBY CLUB, ...www.smartwords.co.uk/cl/examples/amss2/Tennis%20Brochure%20low%20res.pdf -&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a class="l" onmousedown="return clk(this.href,'','','res','9','&amp;amp;sig2=hHHNTVjyT2OzI18L_1-yHQ')" href="http://erpi.com/elm/11902.6214584194409849476.pdf"&gt;XPRESS LIMINAIRES[7]QX&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;Jenis Berkas: PDF/Adobe Acrobat - Task 3 Ads and Marketing ................................................ 116. Final Task: Speak Out Against Advertising .......... 118. Smart Words Review ...erpi.com/elm/11902.6214584194409849476.pdf -&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a class="l" onmousedown="return clk(this.href,'','','res','10','&amp;amp;sig2=V4zVv4ETuRGWB4j-dciyGg')" href="http://sitebuilder.yodelaustralia.com.au/sites/5068/caterpillar_order2.pdf"&gt;BMB Price List SS Jan 2008.pub&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;Jenis Berkas: PDF/Adobe Acrobat - &lt;a onmousedown="return clk('http://209.85.175.104/search?q=cache:SbYYb5HSAE8J:sitebuilder.yodelaustralia.com.au/sites/5068/caterpillar_order2.pdf+%22Smart+Words%E2%80%9D+filetype:pdf&amp;amp;hl=id&amp;amp;ct=clnk&amp;amp;cd=10&amp;amp;gl=id','','','html','10','&amp;amp;sig2=ors5gRr36VJf628Lqp0zmQ')" href="http://209.85.175.104/search?q=cache:SbYYb5HSAE8J:sitebuilder.yodelaustralia.com.au/sites/5068/caterpillar_order2.pdf+%22Smart+Words%E2%80%9D+filetype:pdf&amp;amp;hl=id&amp;amp;ct=clnk&amp;amp;cd=10&amp;amp;gl=id"&gt;Versi HTML&lt;/a&gt;SMART WORDS WORD STUDY PROGRAMME (Bulluss and Coles) ... Smart Words Student Workbooks C… D… E… F… G… H... I …J… K… L… M… N… O… P… Q… R… S… T… U...V… W… X.. ...sitebuilder.yodelaustralia.com.au/sites/5068/caterpillar_order2.pdf&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/8727524107436465935-2553657259556333030?l=ardawriters.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://ardawriters.blogspot.com/feeds/2553657259556333030/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=8727524107436465935&amp;postID=2553657259556333030' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8727524107436465935/posts/default/2553657259556333030'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8727524107436465935/posts/default/2553657259556333030'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://ardawriters.blogspot.com/2008/07/smart-words-program.html' title='The Smart Words Program'/><author><name>Arda Dinata</name><uri>http://www.blogger.com/profile/01342567880537584108</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='23' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/_kTh44erH7X0/SMrONi2QbEI/AAAAAAAAACs/cQwo8nvKEKc/S220/Foto+Arda+Dinata.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-8727524107436465935.post-3622499841614578814</id><published>2008-07-15T14:37:00.000+07:00</published><updated>2008-07-15T14:45:47.121+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='HOW TO WRITERS'/><title type='text'>Elements of Writing Novel</title><content type='html'>&lt;p&gt;&lt;strong&gt;Elements of Writing Novel&lt;br /&gt;&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;“Theme, theme, and theme. That’s the very first thing pop up in my mind when I’m ready to create new story.”&lt;br /&gt;— Nicholas Sparks, author of A Walk to Remember and The Notebook&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Having only imagination is not enough. You have to go through the core of the story and feel every single breath of it.”&lt;br /&gt;— Stephen King&lt;/strong&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;strong&gt;“If you're going to have a complicated story you must work to a map. Otherwise you can never make a map of it afterwards.”&lt;br /&gt;— J.R.R. Tolkien, author of The Lord of The Rings and The Hobbit&lt;/strong&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;strong&gt;“Every good book begins with good characters.”&lt;br /&gt;— Jasmine Creswell&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Don’t blab your story out to everyone. Only show it to those who will give constructive criticism.”&lt;br /&gt;— Sitta Karina, author of Lukisan Hujan&lt;/strong&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Ada 7 elemen utama yang penting banget dalam menulis sebuah cerita—terutama novel.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;1. TemaWhat is my story about?What is the purpose of my story?&lt;/p&gt;&lt;p&gt;2 hal di atas adalah pertanyaan wajib yg harus kamu jawab sebelum mulai membuat cerita, barulah setelah itu akan terbentuk TEMA cerita.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Tema adalah struktur dasar (backbone) cerita yang mendasar dan amat penting. Dengan tema, desain keseluruhan ceritamu akan tepat, kata-kata akan mengalir, dan karaterisasi tokoh dapat terbentuk lebih baik.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;“Theme, theme, and theme. That’s the very first thing pop up in my mind when I’m ready to create new story.”&lt;br /&gt;— Nicholas Sparks, author of A Walk to Remember and The Notebook&lt;/p&gt;&lt;p&gt;2. PlotPlot adalah sesuatu yang terjadi atau dilakukan oleh si tokoh/karakter. Buatlah plot dalam point-point penting, lalu pecah lagi dalam sub-plot (apabila perlu). Jangan lupa sertakan KONFLIK.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Konflik terjadi karena aksi-reaksi dari para karakter tsb. Dalam konflik ini, karakter akan ‘fight for a goal’, ‘learn in the process’, serta ‘grow’.Itulah hidup—dan begitu juga dengan cerita yg kalian buat… ?&lt;/p&gt;&lt;p&gt;“Having only imagination is not enough. You have to go through the core of the story and feel every single breath of it.” — Stephen King &lt;/p&gt;&lt;p&gt;3. SettingMerupakan latar belakang tempat, waktu, serta keadaan dari cerita tsb. Setting memiliki peran dalam mempengaruhi mood/atmosphere cerita, serta membuat cerita kita lebih realistis.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;“If you're going to have a complicated story you must work to a map. Otherwise you can never make a map of it afterwards.”&lt;br /&gt;— J.R.R. Tolkien, author of The Lord of The Rings and The Hobbit&lt;/p&gt;&lt;p&gt;4. Point of View&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Point of View/sudut pandang adalah posisi yang digunakan penulis dalam menceritakan ceritanya. PoV terdiri dari 3 macam:&lt;/p&gt;&lt;p&gt;1) Sudut pandang orang pertamaMenggunakan kata ‘aku,saya,-ku’. Pemilihan terhadap PoV ini dikarenakan penulis:a. membuat cerita lebih ‘personal’b. Menyelami pemikiran 1 karakter sajac. membuat seolah-olah penulis langsung berbicara dengan pembaca&lt;/p&gt;&lt;p&gt;2) Sudut pandang orang ketiga—terbatasMenggunakan kata ‘dia,mereka,-nya’. Pemilihan terhadap PoV ini dikarenakan penulis:a. menyediakan lebih banyak info tentang para karakter &amp;amp; kejadian-kejadianb. memperlihatkan kejadian melalui mata dari 1 karakterc. Encourage pembaca untuk mencari tahu tentang si karakter&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Pada PoV ini, penulis tahu karakter seseorang seolah-olah atas apa yang dilakukan &amp;amp; dikatakan karakter lainnya, sehingga pembaca dapat menilai keseluruhan cerita dengan lebih obyektif.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;3) Sudut pandang orang ketiga—tak terbatasMenggunakan kata ‘dia,mereka,-nya’. Pemilihan terhadap PoV ini dikarenakan penulis:&lt;/p&gt;&lt;p&gt;a. menciptakan full view tentang semua karakter &amp;amp; kejadian&lt;/p&gt;&lt;p&gt;b. memperlihatkan apa yang semua karakter rasakan dan pikirkan&lt;/p&gt;&lt;p&gt;c. menciptakan sudut yang luas terhadap keseluruhan cerita&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Perbedaannya dgn no.2 adalah: si penulis di sini menjadi orang yang ‘tahu segalanya’.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Pembaca berkesempatan menilai cerita dari segala aspek, dan dapat lebih obyektif lagi daripada PoV orang ke-3 terbatas.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;5. KarakterisasiDalam cerita ada yg namanya tokoh utama (main character) dan tokoh pengganggu (obstacle character).&lt;/p&gt;&lt;p&gt;• Tokoh utama : tokoh yang memiliki belief sesuai dengan filosofi/goal dari cerita. Ia juga tokoh yang mendapat simpati &amp;amp; paling dicintai pembaca. Biasanya tokoh utama adalah si protagonist (the good guy).&lt;/p&gt;&lt;p&gt;• Tokoh pengganggu : tokoh yang memiliki belief bertolak belakang dengan filosofi/goal cerita, sehingga terjadi konflik dengan si tokoh utama. Ia disebut juga si antagonis (the bad guy).&lt;/p&gt;&lt;p&gt;“Every good book begins with good characters.”&lt;br /&gt;— Jasmine Creswell&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Penulis dapat menciptakan karakter yang tak terlupakan melalui karakterisasi, yaitu beberapa cara lain untuk mengatakan/memperlihatkan kepada si pembaca mengenai karakter dalam cerita, a.l. :&lt;/p&gt;&lt;p&gt;1.Sifat karakter. Contoh: ketus, ramah, suka bercanda&lt;/p&gt;&lt;p&gt;2.Aksi dari karakter.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;3.Latar belakang karakter. Contoh: masa kecil, pengalaman masa lalu&lt;/p&gt;&lt;p&gt;4.Reaksi dari satu karakter terhadap sifat karakter lain&lt;/p&gt;&lt;p&gt;5.Dialog para karakter&lt;/p&gt;&lt;p&gt;6.Perasaan, pemikiran, serta keinginan si karakter&lt;/p&gt;&lt;p&gt;7.Komentar dari karakter lain tentang orang tsb&lt;/p&gt;&lt;p&gt;8.Perasaan, pemikiran, dan aksi dari karakter lain&lt;/p&gt;&lt;p&gt;9.Komentar langsung dari penulis mengenai sifat asli &amp;amp; kepribadian karakter tsb&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Here’s some tips to bring characters to life:&lt;/p&gt;&lt;p&gt;o Cari nama yang (menurut kamu) sreg dan unusual!&lt;/p&gt;&lt;p&gt;o Beri si karakter sebuah history atau latar belakang (ia nggak tiba-tiba muncul, kan?Keberadaannya di dalam cerita pasti memiliki suatu alasan)&lt;/p&gt;&lt;p&gt;o Beri dia sense of style tertentu (sesuai dengan setting &amp;amp; backbone ceritamu)&lt;/p&gt;&lt;p&gt;o Think about his/her taste. (what she like/dislike? Favorite things?)&lt;/p&gt;&lt;p&gt;“Don’t blab your story out to everyone. Only show it to those who will give constructive criticism.”&lt;br /&gt;— Sitta Karina, author of Lukisan Hujan&lt;/p&gt;&lt;p&gt;6. DescriptionDeskripsi merupakan penciptaan dari mental images yang membuat pembaca ‘melihat’ dan mengalami suatu perasaan &amp;amp; kejadian seperti dirinya yang menjadi tokoh dalam cerita tsb.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;br /&gt;Deskripsi yang ‘tepat’ menciptakan mood yang akan menggelitik emosi pembaca.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Coba bandingkan 2 bagian kalimat di bawah:&lt;/p&gt;&lt;p&gt;A&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Hari ini langit cerah.Alika dan Dimaz memutuskan untuk menghabiskan waktu di taman karena mereka memiliki waktu luang, dimana pada minggu sebelumnya keduanya sibuk, hingga mereka hampir lupa akan tempat ini.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;B&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Di hari ini untung saja matahari membagi sinarnya yang tidak terlalu terik, serta semilir angin sejuk juga ikut menambah cerah suasana yang sempat dingin menyelimuti Alika dan Dimaz.Cerah dan damai. Bahkan lembutnya wangi bunga mawar pink itu ikut menggelitik hidung Dimaz.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Benar-benar kini waktu yang tepat untuk sekedar leha-leha di taman, setelah seminggu penuh keduanya disibukkan dengan segala rutinitas yang membuat kian sesak bernapas. Kesibukan yang membuat keduanyahampir tidak dapat menikmati keindahan tempat rahasia berdua ini lagi.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;See the difference, right?Dalam memaparkan deskripsi, penting sekali bagi penulis untuk memberikan detail.Detail yang tepat, dimasukkan pada saat yang tepat, memberi kesempatan pembaca untuk menyelami pemikiran inner karakter; ke dalam rasa takut, penasaran, stres, senang, benci.. yang kadang tidak dapat dijelaskan hanya dengan kata-kata ‘ia senang’, ‘mereka nampak sedih’, dsb.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Deskripsi tidak dibuat begitu saja, mengalir saja. Deksripsi harus dipikirkan baik-baik, karena dari awal cerita berjalan sampai cerita itu selesai, deskripsi menciptakan impression, sudut pandang, inti sari cerita bagi si pembaca.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Seorang pembaca dapat menikmati cerita tsb—tergantung ketepatan dan relevansi deskripsi yang dipaparkan penulis.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;“saya senang banget kalau ternyata "buah keisengan" saya waktu SMP bisa terbit dan dibaca teman-teman…”&lt;br /&gt;— Dyan Nuranindya, penulis Dealova&lt;/p&gt;&lt;p&gt;7. Quotes &amp;amp; Dialogue&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Dialog bukan sekedar percakapan, karena dialoglah yang membuat cerita terus berjalan.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Ada 4 tujuan utama dari suatu dialog:&lt;/p&gt;&lt;p&gt;• Memaparkan informasi tentang latar belakang karakter atau backstory&lt;/p&gt;&lt;p&gt;• Menambah tensi/ketegangan dari suatu kejadian/adegan&lt;/p&gt;&lt;p&gt;• Membuat cerita terus bergulir (flowing)&lt;/p&gt;&lt;p&gt;• Memperlihatkan motivasi, emosi, perkembangan, dan perspektif dari si karakter&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Hindari pengulangan informasi dalam suatu dialog, maupun percakapan basa-basi yang tidak memberi info apapun. Contoh:&lt;/p&gt;&lt;p&gt;“Hai, Ga. Apa kabar?”&lt;/p&gt;&lt;p&gt;“Baik, Ko. Elo gimana?”&lt;/p&gt;&lt;p&gt;“Baik juga. Baru pulang lo? Tadi pergi ke mana?”&lt;/p&gt;&lt;p&gt;“Ke Blowfish. Elo dari mana?”&lt;/p&gt;&lt;p&gt;“Dari rumah temen. Ada acara apa di Blowfish?”&lt;/p&gt;&lt;p&gt;“Friendship Night SMA gue.”&lt;/p&gt;&lt;p&gt;“Oh. Ketemu Adis dong…”&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Itu hanya sepenggal percakapan antara Aga dan Yuko. Bukan dialog. Sebaiknya dialog yang terjadi antara Aga dan Yuko diubah menjadi seperti ini:&lt;br /&gt;“Hey, Ga,” Yuko menyapa cowok di seberangnya, setengah terkejut, sampai suaranya turun seoktaf lebih rendah,”apa kabar?”&lt;/p&gt;&lt;p&gt;“Baik, Ko,” respon Aga, sama kagetnya. “Elo sendiri… gimana?”&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Mereka saling bertanya dari mana gerangan masing-masing selarut ini. Dan Yuko adalah orang yang pertama kali terdiam ketika mendengar tempat tujuan sang sobat barusan. “Friendship Night SMA gue.”&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Adis, batin Yuko, terasa miris di hatinya.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;“Ada Adis di sana?” tanya Yuko, menjaga agar suaranya tidak bergetar.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;“Yeah, ada.”&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Yuko ingin berteriak marah. Kalah.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Setelah lama mereka bertiga mencoba mendinginkan kepala masing-masing, ternyata pada akhirnya Adis memilih Aga. Bukan dirinya…Jangan lupa untuk selalu menggabungkan dialog, dengan deskripsi, serta detail yang tepat, OK? ?&lt;/p&gt;&lt;p&gt;“Saya hanya menulis apa yang saya rasa. Kebetulan saya perempuan, saya menulis tentang perempuan.”&lt;br /&gt;— Djenar Maesa Ayu, penulis Mereka Bilang, Saya Monyet&lt;/p&gt;&lt;p&gt;QUOTE (ucapan) seseorang yg langsung harus selalu menggunakan tanda petik (‘ dan “).Berikut ini adalah pedoman penggunaan tanda petik tunggal (‘) dan ganda (“) yang baku pada direct quotation:o Shina berkata,”Tenang saja. Besok masih ada waktu.”o "Jangan bergerak," bisiknya dengan bengis, "atau kukubur benda ini selamanya."o Siapa yang bertanya “apakah besok libur?”o Reno menjelaskan,”Tadi Bianca berkata,’Bajunya dibuang saja.’ ”o Inez berseru dengan ceria,”Semalam aku dan Niki nonton ‘Alexander The Great’ di PIM.Sumpah, Collin Farrell ganteng berat!”&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;span style="color:#ff0000;"&gt;&lt;strong&gt;ARDA DINATA&lt;/strong&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;a href="http://ardawriters.blogspot.com/"&gt;http://ardawriters.blogspot.com&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color:#ff0000;"&gt;&lt;strong&gt;BLOGGING SUCCESS:&lt;/strong&gt;&lt;/span&gt;  &lt;a href="http://ardaiq.blogspot.com/"&gt;INSPIRING SUCCESS&lt;/a&gt;  &lt;a href="http://duniawriters.blogspot.com/"&gt;WORDS WRITERS&lt;/a&gt;  &lt;a href="http://ardarich.blogspot.com/"&gt;ARDA RICH&lt;/a&gt;  &lt;a href="http://spritualityhealth.blogspot.com/"&gt;SPRITUALITY HEALTH&lt;/a&gt;  &lt;a href="http://ardawriters.blogspot.com/"&gt;ARDA WRITERS&lt;/a&gt;  &lt;a href="http://ardainspiring.blogspot.com/"&gt;INTELLEGENCE INSPIRING&lt;/a&gt;  &lt;a href="http://wisdombusiness.blogspot.com/"&gt;INTERNET WISDOM BUSINESS&lt;/a&gt;&lt;br /&gt; &lt;/p&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/8727524107436465935-3622499841614578814?l=ardawriters.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://ardawriters.blogspot.com/feeds/3622499841614578814/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=8727524107436465935&amp;postID=3622499841614578814' title='1 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8727524107436465935/posts/default/3622499841614578814'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8727524107436465935/posts/default/3622499841614578814'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://ardawriters.blogspot.com/2008/07/elements-of-writing-novel.html' title='Elements of Writing Novel'/><author><name>Arda Dinata</name><uri>http://www.blogger.com/profile/01342567880537584108</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='23' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/_kTh44erH7X0/SMrONi2QbEI/AAAAAAAAACs/cQwo8nvKEKc/S220/Foto+Arda+Dinata.jpg'/></author><thr:total>1</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-8727524107436465935.post-7588369326513696554</id><published>2008-06-25T08:19:00.002+07:00</published><updated>2008-06-25T08:21:53.438+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='HOW TO WRITERS'/><title type='text'>Claim Yourself As Writer</title><content type='html'>&lt;span style="font-size:130%;color:#ff0000;"&gt;&lt;strong&gt;Claim Yourself As Writer&lt;/strong&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;&lt;span style="color:#ff0000;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;&lt;span style="font-size:130%;color:#ff0000;"&gt;Dunia Inspirasi, Ilmu &amp;amp; Ikhtiar Sukses:&lt;/span&gt;&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;&lt;span style="font-size:130%;color:#ff0000;"&gt;&lt;a href="http://ardaiq.blogspot.com/"&gt;http://ardaiq.blogspot.com&lt;/a&gt;&lt;/span&gt;&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color:#3333ff;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color:#3333ff;"&gt;Until you name yourself Writer, you will never be a writer who writes (and keeps writing).         Most writers I know, especially those who have not published, say, “I want to be a writer.” Or “I’m a [fill in the blank] and I like to write.” Or “I’ve always dreamed of being a writer.” But they don’t actually call themselves a writer. Think of all the other names you give yourself: man/woman, mother/father, wife/husband, friend, teacher, technician, masseuse, lawyer, gardener, chef. &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color:#3333ff;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color:#3333ff;"&gt;We take each of these names as a way of identifying ourselves, both to others and to ourselves. We are what we say we are. In some cultures, new names are assumed when character-evolving events take place. These names indicate the person has been transformed. If you announce you are a writer, rather than simply mouthing that you want to be or you’d like to be, you may be transformed. Try it. Right now. Speak your name out loud followed by, “I’m a writer.” &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color:#3333ff;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color:#3333ff;"&gt;Let yourself experience the sensations you feel when you sound out the words. “But I haven’t been published yet,” you might say, as if this were the thing that would give you the right to call yourself writer. After all, when you tell people you’re a writer, don’t they always ask, “Oh, and what have you published?”         &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color:#3333ff;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color:#3333ff;"&gt;Listen to this: Being published doesn’t have anything to do with being a writer! It has to do with earning money as a writer. Maybe. Getting some kind of validation and recognition, perhaps notoriety and fame. Though truth be told, the majority of published writers don’t earn all that much money or notoriety or fame. We might say, to be published is to be published is to be published. To be sure, getting published is the aim of many of us. After all, we write to communicate, and having an audience is the flip side of the communication coin. But it is not the reason we write. We write because it is what we must do. Anne Sexton said, “When I am writing I am doing the thing I was meant to do.        &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color:#3333ff;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color:#3333ff;"&gt;” Besides, once we are published, this doesn’t mean we will stop writing. We will continue to write. This is what writers do. I have this vision of me at my writing table, a fat roll of butcher’s paper at one end and a take-up reel with a crank at the other end. The paper just keeps passing beneath my pen and I just keep writing. As the old joke goes, “Old writers never die, they just keep revising the ending.”&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/8727524107436465935-7588369326513696554?l=ardawriters.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://ardawriters.blogspot.com/feeds/7588369326513696554/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=8727524107436465935&amp;postID=7588369326513696554' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8727524107436465935/posts/default/7588369326513696554'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8727524107436465935/posts/default/7588369326513696554'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://ardawriters.blogspot.com/2008/06/claim-yourself-as-writer.html' title='Claim Yourself As Writer'/><author><name>Arda Dinata</name><uri>http://www.blogger.com/profile/01342567880537584108</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='23' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/_kTh44erH7X0/SMrONi2QbEI/AAAAAAAAACs/cQwo8nvKEKc/S220/Foto+Arda+Dinata.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-8727524107436465935.post-3210081998988019730</id><published>2008-06-25T08:14:00.001+07:00</published><updated>2008-06-25T08:18:19.131+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='HOW TO WRITERS'/><title type='text'>How to Become a Writer Who Writes</title><content type='html'>&lt;p&gt;&lt;strong&gt;&lt;span style="font-size:130%;color:#ff0000;"&gt;How to Become a Writer Who Writes&lt;/span&gt;&lt;/strong&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;strong&gt;&lt;span style="color:#ff0000;"&gt;Dunia Inspirasi, Ilmu &amp;amp; Ikhtiar Sukses: &lt;/span&gt;&lt;/strong&gt;&lt;strong&gt;&lt;span style="color:#ff0000;"&gt;&lt;a href="http://ardaiq.blogspot.com/"&gt;http://ardaiq.blogspot.com&lt;/a&gt;&lt;/span&gt;&lt;/strong&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;span style="color:#3333ff;"&gt;Gertrude Stein wrote, “To write is to write is to write is to write is to write is to write is to write.” Who can say what she meant (she also wrote, “Rose is a rose is a rose is a rose”), except perhaps exactly what she wrote: that writing is all and everything of it, the beginning and the end. That to write is to write. We just do it. How to get started writing? Write. How to keep going? Write. &lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;span style="color:#3333ff;"&gt;Sadly, for many of us it just isn’t that simple. We have trouble getting started, we have trouble keeping the pace and, too often, we simply give up or our enthusiasm and determination trickle away, like a stream petering out. &lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;span style="color:#3333ff;"&gt;But because writing is in our hearts and souls and DNA, after a few weeks or months or even years, we’re back at it again. More determined than ever that, this time, we’ll stay with it.Maybe we do and maybe we don’t. In my experience as a teacher, more often than not people don’t stay with it. For some, the cycle repeats and repeats. Because we can’t keep the thing going, we begin to judge ourselves failures at writing, our self-esteem goes the way of our tossed out pages, and after a while, it becomes more and more difficult to begin again. &lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;span style="color:#3333ff;"&gt;This is heartbreaking. Because we are writers and when we aren’t being fully and wholly ourselves — when a piece of ourselves is missing — we can never feel at home in the world or at peace within ourselves. Writing is who we are. Not all of who we are, but enough of who we are that when we’re not writing, we’re not whole.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/8727524107436465935-3210081998988019730?l=ardawriters.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://ardawriters.blogspot.com/feeds/3210081998988019730/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=8727524107436465935&amp;postID=3210081998988019730' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8727524107436465935/posts/default/3210081998988019730'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8727524107436465935/posts/default/3210081998988019730'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://ardawriters.blogspot.com/2008/06/how-to-become-writer-who-writes.html' title='How to Become a Writer Who Writes'/><author><name>Arda Dinata</name><uri>http://www.blogger.com/profile/01342567880537584108</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='23' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/_kTh44erH7X0/SMrONi2QbEI/AAAAAAAAACs/cQwo8nvKEKc/S220/Foto+Arda+Dinata.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-8727524107436465935.post-7301489189218439976</id><published>2008-06-14T08:45:00.003+07:00</published><updated>2008-06-24T23:37:00.682+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='INSPIRING'/><title type='text'>Success Writers Article [Sukses Menulis Artikel]</title><content type='html'>&lt;div align="justify"&gt;&lt;span style="color:#3333ff;"&gt;Oleh: &lt;/span&gt;&lt;strong&gt;&lt;span style="font-size:130%;color:#ff0000;"&gt;Arda Dinata&lt;/span&gt;&lt;/strong&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;strong&gt;&lt;span style="font-size:130%;color:#ff0000;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/strong&gt; &lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;strong&gt;&lt;span style="font-size:130%;color:#ff0000;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/strong&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;span style="color:#3333ff;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;span style="color:#3333ff;"&gt;MENURUT kamus umum bahasa Indonesia susunan W.J.S. Poerwadarminta, artikel diartikan sebagai karya tulis lengkap dalam majalah, surat kabar dan lain sebagainya. Sedangkan Lasa HS mengungkapkan tulisan artikel itu merupakan pengungkapan ide, menceritakan pengalaman dalam bidang tertentu yang tidak dikaitkan dengan tugas-tugas akademik.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;span style="color:#3333ff;"&gt;&lt;/span&gt; &lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;span style="color:#3333ff;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;span style="color:#3333ff;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;span style="color:#3333ff;"&gt;Oleh karena itu, perlu pembaca MIQRA INDONESIA ketahui bahwa umumnya teknik penulisan artikel ini tidak diajarkan pada semua program dan jenjang pendidikan. Kiranya hanya terbatas pada penataran maupun pendidikan formal di bidang jurnalistik.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;span style="color:#3333ff;"&gt;&lt;/span&gt; &lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;span style="color:#3333ff;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;span style="color:#3333ff;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;span style="color:#3333ff;"&gt;Pembaca MIQRA INDONESIA, penulis sering mendengar keluhan dari penulis pemula yang ingin menulis artikel ini. Misalnya berupa “Bagaimana sih…, memulainya?” atau pembaca MIQRA INDONESIA sudah berusaha menulis artikel dan beberapa kali mengirimkan artikelnya, tapi masih ditolak oleh surat kabar maupun majalah?&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;span style="color:#3333ff;"&gt;&lt;/span&gt; &lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;span style="color:#3333ff;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;span style="color:#3333ff;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;span style="color:#3333ff;"&gt;Kenyataan memperlihatkan bahwa sebagian dari mereka ada yang putus asa, mundur teratur dan tidak mau mencoba lagi. Padahal, kalau saja mereka memiliki rasa optimis bahwa dirinya mampu menulis sebuah artikel, maka mungkin saja karya artikel berikutnya yang menjadi awal kesuksesannya. Syaratnya, kita harus mau belajar dari mereka yang telah sukses lebih dulu dan kita hendaknya mengkaji ulang setiap artikel yang telah ditulisnya. &lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;span style="color:#3333ff;"&gt;&lt;/span&gt; &lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;span style="color:#3333ff;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;span style="color:#3333ff;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;span style="color:#3333ff;"&gt;Coba pembaca MIQRA INDONESIA perhatikan dan telaah pada setiap artikel tersebut. Apakah artikel itu telah memenuhi ciri-ciri sebagai artikel atau belum?Untuk membangunnya berikut ini beberapa saran yang mesti pembaca MIQRA INDONESIA perhatikan dalam menulis sebuah artikel di surat kabar atau majalah. Sebuah artikel berbeda dengan tulisan lainnya. Yakni tulisan artikel bahasannya harus aktual, singkat, jelas, dan memiliki daya tarik tersendiri. Jika tulisan fiksi mendasarkan diri pada olah imajinasi, berita pada fakta, maka tulisan artikel ini berdasarkan pada opini penulis yang sifatnya subyektif. Cara penulisannya pun harus runtut berdasarkan logika sesuai arah permasalahan yang dibahasnya.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;span style="color:#3333ff;"&gt;&lt;/span&gt; &lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;span style="color:#3333ff;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;span style="color:#3333ff;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;span style="color:#3333ff;"&gt;Dalam hal ini, pembaca MIQRA INDONESIA harus sadar betul kalau suatu surat kabar atau majalah itu bersifat bisnis, sehingga ia akan memuat atau menerbitkan sebuah artikel yang tidak hanya mengandalkan idealisme (baca: keilmuan) semata-mata, melainkan juga harus menarik dan disukai pembacanya.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;span style="color:#3333ff;"&gt;&lt;/span&gt; &lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;span style="color:#3333ff;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;span style="color:#3333ff;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;span style="color:#3333ff;"&gt;Atas dasar itu, bagi pembaca MIQRA INDONESIA yang ingin menjadi penulis (artikel), maka harus mengetahui terlebih dahulu ciri-ciri sebuah artikel tersebut. Secara sederhana dan umum, ciri-ciri yang harus dimiliki oleh sebuah artikel adalah seperti berikut ini.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;span style="color:#3333ff;"&gt;&lt;/span&gt; &lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;span style="color:#3333ff;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;span style="color:#3333ff;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;span style="color:#3333ff;"&gt;1. Lugas, berarti artikel yang ditulis langsung menuju pada pokok bahasan (persoalan) dan tidak bertele-tele.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;span style="color:#3333ff;"&gt;&lt;/span&gt; &lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;span style="color:#3333ff;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;span style="color:#3333ff;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;span style="color:#3333ff;"&gt;2. Logis, berarti segala informasi yang ditulis dalam artikel memiliki dasar dan alasan yang diterima akal sehat dan dapat diuji kebenarannya.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;span style="color:#3333ff;"&gt;&lt;/span&gt; &lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;span style="color:#3333ff;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;span style="color:#3333ff;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;span style="color:#3333ff;"&gt;3. Tuntas, berarti masalah yang dibahas ada titik penyelesaiannya secara mendalam dan tidak menggantung.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;span style="color:#3333ff;"&gt;&lt;/span&gt; &lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;span style="color:#3333ff;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;span style="color:#3333ff;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;span style="color:#3333ff;"&gt;4. Obyektif, berarti keterangan yang diinformasikan dalam artikel sesuai dengan data dan fakta yang ada, bukan khayalan.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;span style="color:#3333ff;"&gt;&lt;/span&gt; &lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;span style="color:#3333ff;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;span style="color:#3333ff;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;span style="color:#3333ff;"&gt;5. Cermat, berarti berusaha menghindari berbagai kekeliruan, walau sekecil apapun dan usahakan bahasa yang digunakan dapat dipahami pembaca.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;span style="color:#3333ff;"&gt;&lt;/span&gt; &lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;span style="color:#3333ff;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;span style="color:#3333ff;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;span style="color:#3333ff;"&gt;6. Terbuka dan tidak egois, berarti siap menerima kemungkinan tanggapan pendapat baru dan tidak melibatkan emosi berlebihan (tidak merasa diri paling benar).&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;span style="color:#3333ff;"&gt;&lt;/span&gt; &lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;span style="color:#3333ff;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;span style="color:#3333ff;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;span style="color:#3333ff;"&gt;7. Harus memperhatikan bahasa baku dan menggunakan kaidah tanda baca yang diakui, yaitu ejaan bahasa Indonesia yang disempurnakan (baca: EYD).&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;span style="color:#3333ff;"&gt;&lt;/span&gt; &lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;span style="color:#3333ff;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;span style="color:#3333ff;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;span style="color:#3333ff;"&gt;Selain itu, dalam menulis artikel ada beberapa hal yang perlu diperhatikan dan dipahami sebelum benar-benar pembaca MIQRA INDONESIA menulisnya. Yakni selain harus menggunakan bahasa jurnalistik, juga harus memperhatikan dan dipahami berkait dengan tema, kerangka tulisan (yang berisi: judul, lead, jembatan, tubuh tulisan, dan penutup), paragraf, kutipan, dan langkah menulis artikel itu sendiri.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;span style="color:#3333ff;"&gt;&lt;/span&gt; &lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;span style="color:#3333ff;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;span style="color:#3333ff;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;span style="color:#3333ff;"&gt;Bahasa JurnalistikBahasa itu berfungsi sebagai alat penyampai ide dan informasi kepada orang lain. Begitu juga halnya dengan bahasa jurnalistik adalah bahasa yang digunakan oleh penerbitan pers kepada pembacanya. Hal ini mensyaratkan bahasa yang digunakan harus mengandung makna informatif, persuasif, dan secara konsensus merupakan kata-kata yang bisa dimengerti secara umum, harus singkat tapi jelas dan tidak bertele-tele. Dalam arti lain bahasa jurnalistik, dapat dikatakan sebagai bahasa tulisan yang paling mendekati bahasa lisan.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;span style="color:#3333ff;"&gt;&lt;/span&gt; &lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;span style="color:#3333ff;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;span style="color:#3333ff;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;span style="color:#3333ff;"&gt;Dalam buku Jurnalistik Praktis susunan Titin Supartini (1993) mengungkapkan bahasa jurnalistik merupakan perpaduan bahasa yang baik, benar, dan menarik, yang mempunyai unsur intelektual, komunikatif dan estetika.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;span style="color:#3333ff;"&gt;&lt;/span&gt; &lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;span style="color:#3333ff;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;span style="color:#3333ff;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;span style="color:#3333ff;"&gt;Bahasa yang baik adalah bahasa yang selaras dengan kontekstualnya. Yang dipentingkan adalah unsur komunikatifnya. Bahasa yang baik juga akan terekspresi dalam cara penyampaian yang sistematis, sehingga mudah dicerna.Bahasa yang benar adalah bahasa yang berpatokan pada kaidah-kaidah bahasa yang berlaku. Bahasa yang benar adalah bersifat logis, kalimatnya efektif, dan unsur yang digunakan memiliki fungsi dan makna.Bahasa yang menarik adalah bahasa yang mampu memberikan suasana dinamis, segar, dan aktual, sehingga pembaca merasa betah membacanya.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;span style="color:#3333ff;"&gt;&lt;/span&gt; &lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;span style="color:#3333ff;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;span style="color:#3333ff;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;span style="color:#3333ff;"&gt;Mempelajari bahasa jurnalistik, rasanya kurang lengkap bila pembaca MIQRA INDONESIA tidak mengetahui karakteristik bahasa jurnalistik versi FX. Koesworo, dkk.(Dibalik Tugas Kulit Tinta; 1994), yaitu:&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;span style="color:#3333ff;"&gt;&lt;/span&gt; &lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;span style="color:#3333ff;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;span style="color:#3333ff;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;span style="color:#3333ff;"&gt;1. Sederhana, singkat-padat, jelas, langsung (to the point).&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;span style="color:#3333ff;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;span style="color:#3333ff;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;span style="color:#3333ff;"&gt;2. Hidup, lincah, sesuai dengan zamannya, mengandung kekayaan bahasa rakyat.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;span style="color:#3333ff;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;span style="color:#3333ff;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;span style="color:#3333ff;"&gt;3. Kalimat singkat dan kata-kata positif, mengandung banyak fakta dengan menggunakan kata sesedikit mungkin (more and less words).&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;span style="color:#3333ff;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;span style="color:#3333ff;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;span style="color:#3333ff;"&gt;4. Bahasanya memasyarakat, dengan mengutamakan isi. Memperhatikan tata bahasa, tetapi tidak terlalu mengutamakannya.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;span style="color:#3333ff;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;span style="color:#3333ff;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;span style="color:#3333ff;"&gt;5. Memiliki banyak gaya (style) bahasa. Yang dimaksud style adalah pemilihan dan penggunaan kata-kata sedemikian rupa, sehingga menghasilkan pengertian tertentu bagi pembacanya.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;span style="color:#3333ff;"&gt;&lt;/span&gt; &lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;span style="color:#3333ff;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;span style="color:#3333ff;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;span style="color:#3333ff;"&gt;Akhirnya, tidak ada kata lain yang pantas diajukan untuk pembaca MIQRA INDONESIA, selain selamat menulis dan semoga sukses berdakwah lewat tulisan artikel! Amin. Wallahu‘alam.***&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;span style="color:#3333ff;"&gt;&lt;/span&gt; &lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;span style="color:#3333ff;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;span style="color:#3333ff;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;span style="color:#3333ff;"&gt;&lt;strong&gt;&lt;em&gt;Penulis Pendiri Majelis Inspirasi Alquran dan Realitas Alam (MIQRA) Indonesia.&lt;/em&gt;&lt;/strong&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;strong&gt;&lt;em&gt;&lt;span style="color:#3333ff;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/em&gt;&lt;/strong&gt; &lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;strong&gt;&lt;em&gt;&lt;span style="color:#3333ff;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/em&gt;&lt;/strong&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;span style="color:#3333ff;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;strong&gt;&lt;span style="font-size:130%;color:#ff0000;"&gt;DAPATKAN ARTIKEL LAINYA TENTANG:&lt;/span&gt;&lt;/strong&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;strong&gt;&lt;span style="font-size:130%;color:#ff0000;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/strong&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;span style="color:#3333ff;"&gt;1. Menjadi Penulis Sukses, Mendapatkan Harta Karun, Menulis Buku, bisnis internet. Klik di bawah ini:&lt;/span&gt;&lt;a href="http://www.penulissukses.com/?id=buku08"&gt;&lt;span style="color:#3333ff;"&gt;http://www.penulissukses.com?id=buku08&lt;/span&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt; &lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;span style="color:#3333ff;"&gt;2. Dapatkan E-Book (berbahasa Indonesia) di bawah ini:- Cara Mudah, Cepat dan Praktis Nampang di Internet/ Dasar-Dasar HTML.- Panduan Praktis Membangun Situs Dinamis dan Interaktif dengan PHP- Cara Mengirim Puluhan, ratusan Bahkan Ribuan Email dalam Sekali Klik. - Download GRATIS Ringkasan/Summary buku "KUNCI EMAS, Rahasia Sukses Membangun Kekayaan dan Kesejahteraan", Karya: L.Y. Wiranaga, Penerbit: PT. Gramedia Pustaka Utama.Klik di bawah ini: &lt;/span&gt;&lt;a href="http://www.megabuku.com/?ref=1788" target="_blank"&gt;&lt;span style="color:#3333ff;"&gt;http://www.megabuku.com?ref=1788&lt;/span&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt; &lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="left"&gt;&lt;span style="color:#3333ff;"&gt;&lt;strong&gt;&lt;em&gt;Arda Dinata, adalah praktisi kesehatan, pengusaha inspirasi, pembicara, trainer, dan motivator di Majelis Inspirasi Alquran dan Realitas Alam (MIQRA) Indonesia.E-mail: &lt;/em&gt;&lt;/strong&gt;&lt;/span&gt;&lt;a href="mailto:arda.dinata@gmail.com"&gt;&lt;span style="color:#3333ff;"&gt;&lt;strong&gt;&lt;em&gt;arda.dinata@gmail.com&lt;/em&gt;&lt;/strong&gt;&lt;/span&gt;&lt;/a&gt;&lt;span style="color:#3333ff;"&gt;&lt;strong&gt;&lt;em&gt;Hp. 081.320.476048.&lt;/em&gt;&lt;/strong&gt;&lt;/span&gt;&lt;a href="http://www.miqra.blogspot.com/"&gt;&lt;span style="color:#3333ff;"&gt;&lt;strong&gt;&lt;em&gt;http://www.miqra.blogspot.com&lt;/em&gt;&lt;/strong&gt;&lt;/span&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/8727524107436465935-7301489189218439976?l=ardawriters.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://ardawriters.blogspot.com/feeds/7301489189218439976/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=8727524107436465935&amp;postID=7301489189218439976' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8727524107436465935/posts/default/7301489189218439976'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8727524107436465935/posts/default/7301489189218439976'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://ardawriters.blogspot.com/2008/06/sukses-menulis-artikel.html' title='Success Writers Article [Sukses Menulis Artikel]'/><author><name>Arda Dinata</name><uri>http://www.blogger.com/profile/01342567880537584108</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='23' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/_kTh44erH7X0/SMrONi2QbEI/AAAAAAAAACs/cQwo8nvKEKc/S220/Foto+Arda+Dinata.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry></feed>
